Kompas.com - 19/07/2018, 14:38 WIB
Rumah kontrakan SP (31) di  Jalan Petaling, Kelurahan Mariana, Kecamatan Bayuasin 1, Kabupaten Banyuasin,Sumatera Selatan, usai digerbek tim densus 88 Antiteror, Kamis (19/7/2018) KOMPAS.com/ Aji YK PutraRumah kontrakan SP (31) di Jalan Petaling, Kelurahan Mariana, Kecamatan Bayuasin 1, Kabupaten Banyuasin,Sumatera Selatan, usai digerbek tim densus 88 Antiteror, Kamis (19/7/2018)

BANYUASIN, KOMPAS.com — Warga di Jalan Petaling, Kelurahan Mariana, Kecamatan Bayuasin 1, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, dihebohkan atas penangkapan tujuh terduga teroris di wilayah mereka.

Informasi yang dihimpun, awalnya tim Densus 88 antiteror menangkap SP (31) di rumahnya, Rabu (18/7/2018) sekitar pukul 20.15 WIB.

SP diketahui mengontrak rumah di daerah Petaling sejak 1,5 tahun lalu. Dari keterangan SP, petugas kembali bergerak dan menangkap satu terduga teroris berinisial AR (33) tak jauh dari kontrakan SP sekitar pukul 20.45 WIB.

Dari SP, barang bukti berupa dua pipa paralon bersama satu bungkus penjernih air jenis almunium sulfat ditemukan, berikut tiga lembar surat panggilan SP dari Ditreskrimsus Polda Sumsel.

Belum diketahui secara pasti, kasus apa yang menjerat SP atas temuan surat panggilan dari kepolisian itu.

Sementara dari kontrakan AR, petugas menyita 2 unit telepon seluler, 1 kamera, serta 2 unit multitester bersama satu buku jihad tablis iblis.

Baca juga: 7 Terduga Teroris di Banyuasin Anggota Jaringan Abu Husnah di Solo

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Zulkarnain Adinegara mengatakan, ada tujuh tersangka yang diamankan tim Densus 88. Namun, jenderal bintang dua ini enggan membeberkan secara lengkap identitas maupun inisial semua terduga teroris.

"Jumlahnya ada tujuh orang, ini merupakan sel-sel teroris yang ada di Sumsel. Sekarang sudah dibawa untuk diperiksa," ujar Zulkarnain.

Zulkarnain melanjutkan, hasil pemeriksaan awal para terduga teroris tersebut merupakan kelompok jaringan Jamaah Anshorud Khilafah (JAK) yang dipimpin Abu Samah berbasis di Solo, Jawa Tengah.

“Ada satu terduga yang diamankan, umurnya masih 21 tahun, ayahnya sudah ditangkap di Lampung atas dugaan teroris jaringan Jamaah Ansharud Daulah (JAD)," kata Zulkarnain.

Densus 88 bersama Polda Sumsel saat ini terus mengembangkan terkait penangkapan tujuh terduga teroris tersebut.

Diketahui, sejak 2018 tim Densus 88 telah berulang kali menangkap para jaringan teroris di Sumsel.

Baca juga: Densus 88 Tangkap 7 Orang Terduga Teroris di Banyuasin

Terakhir, pada Senin (14/5/2018) lalu, dua warga Pekanbaru Riau inisial AA(39) dan HK (38) ditangkap di kawasan KM 5 Palembang pasca-bom bunuh diri di Surabaya.

Kedua terduga itu diketahui merupakan kelompok teroris yang ingin menyerang Markas Komando Brigade Mobil (Brimob) Depok.

Kompas TV MS diketahui pendatang dari Magetan dan baru enam bulan tinggal mengontrak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.