Mendes Eko: Tahun Depan Dana Desa Ditambah hingga Rp 80 Triliun

Kompas.com - 18/07/2018, 10:13 WIB
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat berkunjung di Festival Agro Banyuwangi Selasa (17/7/2018) KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat berkunjung di Festival Agro Banyuwangi Selasa (17/7/2018)

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi ( Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo memastikan dana desa untuk 2019 akan ditambah hingga Rp 80 triliun.

Hal tersebut disampaikan Mendes PDTT saat berkunjung ke Banyuwangi Selasa (17/7/2018). Menurutnya penambahan dana desa merupakan komitmen dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membangun desa.

"Tahun depan tiap desa akan mendapatkan Rp 1 miliar -Rp 4 miliar. Namun ini akan disesuaikan dengan serapan masing-masing desa," jelas Mendes PDTT.

Ia menjelaskan, pada tahun pertama dana desa mencapai Rp 20,67 triliun dengan dana yang terserap 82 persen. Sementara pada tahun kedua, dana desa ditingkatkan dua kali lipat yaitu Rp 46,98 triliun dengan penyerapan 97 persen. Sedangkan tahun ketiga dana desa sebesar Rp 60 triliun dengan target serapan 99 persen.


Menurut dia, dengan dana desa, hingga saat ini sudah terbangun 120.000 kilometer jalan desa, kemudian ada puluhan ribu PAUD dan poskesdes didirikan, drainase, posyandu serta 102.000 MCK di bangun di desa-desa.

"Presiden Bank Dunia minggu lalu mengapresiasi proses model pembangunan desa dengan dana desa dan model ini akan menjadi percontohan di negara lain," jelasnya.

Mendes PDDT meminta pihak desa untuk fokus menggunakan dana desa tahun depan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat desa seperti membangun desa-desa wisata dan juga membuat bank sampah.

"Sehingga masyarakat desa bisa lebih mandiri. Sekarang banyak bank-bank sampah yang dikelola dan menghasilkan keuntungan besar bahkan lebih besar dari dana desa yang digunakan," pungkasnya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Regional
Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Regional
Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Regional
133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, 'Sex Toys' Paling Dominan

133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, "Sex Toys" Paling Dominan

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Regional
Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Regional
Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Regional
Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Regional
[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

Regional
Kasus Penipuan 'Wedding Organizer' di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Kasus Penipuan "Wedding Organizer" di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Regional
Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Regional
Cerita Para Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Pernikahan Impian pun Akhinya Batal

Cerita Para Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Pernikahan Impian pun Akhinya Batal

Regional
Dipenjara 2 Minggu, Tersangka Penghina Risma Keluar Tahanan dan Cium Pipi Anaknya

Dipenjara 2 Minggu, Tersangka Penghina Risma Keluar Tahanan dan Cium Pipi Anaknya

Regional
Jenazah Pratu Yanuarius Loe, Korban Heli MI-17 asal NTT Diterbangkan Hari Ini

Jenazah Pratu Yanuarius Loe, Korban Heli MI-17 asal NTT Diterbangkan Hari Ini

Regional
Terlibat Prostitusi Online, Ibu Ini Tawarkan Gadis di Bawah Umur Lewat WhatsApp

Terlibat Prostitusi Online, Ibu Ini Tawarkan Gadis di Bawah Umur Lewat WhatsApp

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X