Dugaan Pungli PPDB, Kepala Sekolah, Guru hingga Ketua Komite Jadi Tersangka

Kompas.com - 17/07/2018, 21:09 WIB
Salah seorang tim penyidik Saber Pungli Polresta Barelang sedang menyusun sejumlah uang yang merupakan barang bukti dari dugaan kasus pungli PPDB yang dilakukan di SMA Negeri 10 Sei Panas, Batam KOMPAS.COM/ HADI MAULANASalah seorang tim penyidik Saber Pungli Polresta Barelang sedang menyusun sejumlah uang yang merupakan barang bukti dari dugaan kasus pungli PPDB yang dilakukan di SMA Negeri 10 Sei Panas, Batam

BATAM, KOMPAS.com - Lima orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pungli Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) di SMP Negeri 10 Sei Panas, Batam, Kepulauan Riau.

Ketua Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Kota Batam AKBP Muji Supriyadi mengatakan, lima orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka adalah Kepala SMP Negeri 10 dan wakilnya, dua guru honorer, serta Ketua Komite.

"Pada dasarnya kelima orang itu sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Namun pastinya, kami akan menunggu usai dilakukannya gelar perkara di Polda Kepri," kata Muji di Mapolresta Barelang, Selasa (17/7/2018).

Tidak saja kelimanya, ke depan tidak menutup kemungkinan bisa saja akan ada tersangka baru dari pengembangan kasus pungli PPDB ini.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki mengaku, sampai saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan.

"Artinya dari proses hasil yang dilakukan saber pungli kota Batam, kami akan gelarkan dulu perkaranya di Mapolda Kepri. Dan selanjutnya baru bisa dinyatakan apakah kelimanya ditetapkan tersangka atau malah sebaliknya," ucap Hengki.

Ditanyai apakah ada tekanan dari penangan kasus ini, Hengki mengaku sama sekali tidak ada.

"Tidak ada tekananan, ini murni karena kami akan melakukan gelar perkara di Polda Kepri besok, Rabu (17/7/2018) sebelum akhirnya menetepkan tersangka dari kasus pungli PPDB ini," ungkap Hengki.

Pantauan Kompas.com di Maporesta Barelang, sebelumnya kasus ini akan dilakukan ekpos di halaman Mapolresta Barelang. Namun tiba-tiba saja, ekspos tersebut dibatalkan sementara sejumlah barang bukti sempat dikeluarkan dan disusun untuk kelengkapan ekspos.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Regional
Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Regional
Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Regional
Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Regional
Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Regional
Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Regional
Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Regional
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Regional
Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Regional
Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Regional
UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual 'Dosen' Swinger

UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual "Dosen" Swinger

Regional
Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Regional
Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus  WFH

Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus WFH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X