Bercanda Bom di Dalam Pesawat, Pensiunan ASN Diamankan

Kompas.com - 17/07/2018, 17:35 WIB
Para penumpang Batik Air tujuan Kupang-Jakarta saat diturunkan dari pesawat, karena adalah salah satu penumpang bercanda tentang bom, Senin (16/7/2018). KOMPAS.com/ Dokumen Bandara El Tari KupangPara penumpang Batik Air tujuan Kupang-Jakarta saat diturunkan dari pesawat, karena adalah salah satu penumpang bercanda tentang bom, Senin (16/7/2018).

KUPANG, KOMPAS.com - Otoritas Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengamankan seorang pensiunan aparatur sipil negara (ASN) berinisial ES karena bercanda tentang bom di dalam pesawat.

Sales and Shared Services Dept Head Bandara El Tari Kupang, Kadir usman mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (17/7/2018) pagi tadi.

"ES adalah penumpang pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6541 dengan tujuan Kupang menuju Jakarta," ungkap Kadir kepada Kompas.com, Selasa siang.

Menurut Kadir, ES bercanda membawa bom di dalam pesawat saat masih dalam proses boarding. "Yang bersangkutan (YS) duduk di kursi 6A," ucapnya.

Kejadian itu, lanjut Kadir, bermula ketika para penumpang pesawat Batik Air melaksanakan boarding melalui pintu nomor 4.

Selanjutnya, salah satu penumpang yang duduk di kursi 6D, yang meletakkan bagasinya di bagasi kabin bisnis ternyata botol air mineralnya terjatuh.

Baca juga: Bercanda Bom di Dalam Pesawat, WNA Portugal Terancam Penjara 1 Tahun

ES yang duduk di kursi 6A kemudian mengatakan bahwa barang yang terjatuh tersebut adalah bom dan didengar oleh seorang pramugari yang bernama Dinda Risma Ekasari.

"Selanjutnya, pramugari tersebut memastikan ke penumpang tentang pernyataan apa yang diucapkan tadi, dan mereka semua terdiam. Kemudian ibu yang duduk di kursi 6D menjawab bahwa itu hanya botol mineral yang terjatuh," jelasnya.

Dinda lalu melaporkan peristiwa tersebut kepada pramugari senior Kiki Tri Ratnasari dan kemudian masalah itu disampaikan kepada Pilot Dedy Rahmat Kustaman.

Usai menerima laporan dari pramugari, pilot Dedy Rahmat Kustaman menghubungi pihak maskapai untuk memanggil sekuriti Bandara El Tari untuk mengamankan penumpang yang bercanda tentang bom.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

Regional
Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Regional
Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Regional
Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Regional
Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Regional
Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X