7 Hadiah untuk Zohri, Sang Juara Dunia dari NTB

Kompas.com - 17/07/2018, 10:13 WIB
Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri meluapkan kegembiraannya seusai berhasil menjadi yang tercepat pada nomor lari 100 meter pada ajang IAAF World U20 Championships di Tampere, Finlandia, Rabu (11/7). Zohri berhasil meraih medali emas setelah mencatatkan waktu tercepat 10,18 detik, diikuti dua pelari AS Anthony Schwartz (10,22 detik) dan Eric Harrison (10,22 detik). Sepanjang sejarah penyelenggaraan IAAF World U20 Championships selama 32 tahun, penampilan terbaik atlet Indonesia yaitu finis posisi ke-8 sesi heats nomor lari 100m pada tahun 1986. ANTARA FOTO/REUTERS/LehtikuvaPelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri meluapkan kegembiraannya seusai berhasil menjadi yang tercepat pada nomor lari 100 meter pada ajang IAAF World U20 Championships di Tampere, Finlandia, Rabu (11/7). Zohri berhasil meraih medali emas setelah mencatatkan waktu tercepat 10,18 detik, diikuti dua pelari AS Anthony Schwartz (10,22 detik) dan Eric Harrison (10,22 detik). Sepanjang sejarah penyelenggaraan IAAF World U20 Championships selama 32 tahun, penampilan terbaik atlet Indonesia yaitu finis posisi ke-8 sesi heats nomor lari 100m pada tahun 1986.

SOLO, KOMPAS.comLalu Muhammad Zohri (18) menjadi juara dalam ajang Kejuaraan Dunia Atletik U-20 untuk nomor 100 meter putra di Tempere, Finlandia, 11 Juli 2018.

Zohri mencatatkan waktu 10,18 detik dan mengalahkan duo sprinter unggulan Amerika Serikat, Anthony Schawrtz dan Eric Harrison.

Prestasi Zohri tak hanya membanggakan Zohri seorang, tetapi juga seluruh rakyat Indonesia.

Dia pun dibanjiri pujian dan hadiah, baik yang sudah diberikan maupun yang masih dijanjikan dari sejumlah pihak, baik perseorangan maupun pemerintah, sebagai penghargaan terhadap perjuangannya mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional. 

Berikut ini setidaknya tujuh hadiah yang ditawarkan kepada Zohri yang dihimpun Kompas.com:

 

Lombok Utara, Kompas.Com inilah rumah Zohri sang juara dunia lari 100 meter. rumah ini dalam proses renovasi dan rencananya akan menjadi mini Musium sebagai motivasi bagi masyarakat yang ingin belajar tentang kegigihan.Kompas.com/fitri Lombok Utara, Kompas.Com inilah rumah Zohri sang juara dunia lari 100 meter. rumah ini dalam proses renovasi dan rencananya akan menjadi mini Musium sebagai motivasi bagi masyarakat yang ingin belajar tentang kegigihan.

1. Renovasi rumah dan rumah baru

Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk melakukan renovasi rumah keluarga Zohri di Dusun Karang Pangsor, Desa Pemenang Barat, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Selain itu, pemerintah juga menghadiahkan sebuah rumah baru bagi Zohri berukuran 36 meter persegi dengan dua kamar tidur di lahan yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat ( NTB). 

"Kami sudah mulai mendesain renovasi rumah yang ada. Pihak keluarga Zohri tidak ingin dibangun baru karena rumah tersebut memiliki banyak memori. Untuk renovasi rumah lama dan konstruksi rumah baru tidak lama, tidak sampai 6 bulan," kata Basuki Hadimulyono, Sabtu (14/7/2018).

Baca Juga: Ingin Konsentrasi di Asian Games, Zohri Minta Tak Dihubungi Dulu

Selain renovasi rumah, Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) juga akan memberikan hadiah kepada Zohri berupa rumah baru. 

"Iya benar, di NTB (lokasinya)," ujar Ketua Kehormatan REI, MS Hidayat, saat dihubungi, Kamis (12/7/2018).

Menurut Hidayat, hadiah itu adalah tradisi apresiasi REI terhadap atlet berprestasi dunia. Namun, dia belum bisa memberikan alamat rumah yang akan diberikan kepada Zohri.

"Sedang dicari," kata Hidayat.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga siap menghadiahkan satu unit rumah di Kompleks Bangsal Regency, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, yang lokasinya tak jauh dari tempat tinggal keluarga Zohri.

 

Sprinter Indonesia, lalu Muhammad Zohri (kiri) di final 100 meter kejuaraan Dunia U20 IAAFIAAF Sprinter Indonesia, lalu Muhammad Zohri (kiri) di final 100 meter kejuaraan Dunia U20 IAAF

2. Lapangan atletik

Pemerintah Lombok Utara berencana membangun lapangan atletik yang akan diberi nama Lalu Muhammad Zohri.

“Atas prestasi Zohri ini, saya terinspirasi untuk membangun lapangan atletik, akan kami buatkan lintasan untuk para atlet kita di gelanggang olahraga (GOR), di Desa Gondang, Lombok Utara. Lapangan itu akan kami namakan Lalu Muhammad Zohri, sebagai apresiasi kita atas keberhasilan yang luar biasa,” kata Bupati Lombok Barat Najmul Akhyar, Minggu (15/7/2018).

Akhyar menambahkan, lapangan atletik tersebut juga sebagai hadiah untuk Zohri dan anak-anak berprestasi lainnya dari Dyen Gunung atau Lombok Utara.

 

Danrem 162/WB, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani (kiri) berbincang bersama Baiq Fazilah (tengah) kakak kandung Lalu Muhammad Zohri, peraih medali emas lari 100 meter Kejuaraan Dunia Atletik U-20, di Tampere, Finlandia, di rumah gubuknya, di dusun Karang Pangsor, Kecamatan Pemenang, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Kamis (12/7/2018). ANTARA FOTO/ AHMAD SUBAIDI Danrem 162/WB, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani (kiri) berbincang bersama Baiq Fazilah (tengah) kakak kandung Lalu Muhammad Zohri, peraih medali emas lari 100 meter Kejuaraan Dunia Atletik U-20, di Tampere, Finlandia, di rumah gubuknya, di dusun Karang Pangsor, Kecamatan Pemenang, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Kamis (12/7/2018).
3. Prioritas masuk TNI

Jajaran TNI tidak mau ketinggalan untuk memberikan dispensasi kepada Lalu Muhammad Zohri, sprinter muda asal NTB, untuk bergabung dengan TNI tanpa melalui tes.

Hal ini disampaikan langsung Danrem 162/WB Ahmat Rizal kepada Fazilah, kakak kandung Zohri, saat berkunjung di rumah orangtua Zohri di Lombok, NTB.

"Jika Zohri berminat, dia mendapatkan kesempatan bergabung dengan TNI tanpa harus melewati tes," kata Ahmat sebagaimana rilis yang diterima BolaSport.com.

 

Gubernur Nusa Tenggara Barat Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) saat mengunjungi Kantor Redaksi Kompas.com di Menara Kompas, Jakarta, Kamis (12/7/2018).KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Gubernur Nusa Tenggara Barat Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) saat mengunjungi Kantor Redaksi Kompas.com di Menara Kompas, Jakarta, Kamis (12/7/2018).

4. Bonus Rp 200 juta

Pemerintah Porvinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan bonus sebesar Rp 200 juta atas prestasi Zohri. Hal tersebut diungkapkan Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Madjdi dalam keterangan tertulis yang diterima oleh Kompas.com, Jumat (13/7/2018).

"Semalam saya hubungi Zohri saat dia sedang makan malam bersama Ibu Dubes Wiwiek Setyawati Firman kita disana. Saya sampaikan ucapan selamat atas prestasi yang luar biasa. Alhamdulillah, sungguh kebanggaan untuk NTB dan Indonesia," kata TGB.

 

Baiq Fazilah (29), kakak kandung Lalu Muhammad Zohri, peraih medali emas lari 100 meter Kejuaraan Dunia Atletik U-20, di Tampere, Finlandia, menunjukkan sejumlah medali yang telah diperoleh adiknya, di rumahnya yang sederhana di dusun Karang Pangsor, Kecamatan Pemenang, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Kamis (12/7/2018). ANTARA FOTO/ AHMAD SUBAIDI Baiq Fazilah (29), kakak kandung Lalu Muhammad Zohri, peraih medali emas lari 100 meter Kejuaraan Dunia Atletik U-20, di Tampere, Finlandia, menunjukkan sejumlah medali yang telah diperoleh adiknya, di rumahnya yang sederhana di dusun Karang Pangsor, Kecamatan Pemenang, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Kamis (12/7/2018).

5. Beasiswa

Menpora Imam Nahrawi mengatakan akan memberikan apresiasi atas prestasi Zohri. Namun, Nahrowi tidak menjelaskan secara detail saat ditemui di Padepokan Pencak Silat, di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (12/7/2018).

Nahrowi hanya memastikan, Zohri akan mendapatkan beasiswa dari pemerintah.

"Kami siapkan bonus beasiswa karena Zohri berasal dari keluarga yang perlu dibantu oleh pemerintah," tutur dia menjelaskan, sepeti dilansir dari kepada Bolasport.com.

 

Lalu Muhammad Zohri, saat diwawancara seusai menjuarai Kejuaraan Dunia 100 Meter Atletik di Tampere, Finlandia.Youtube IAAF Athletics Lalu Muhammad Zohri, saat diwawancara seusai menjuarai Kejuaraan Dunia 100 Meter Atletik di Tampere, Finlandia.

6.  Diangkat jadi PNS

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur ‎berencana mengangkat Zohri menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

"Saya sudah putuskan dengan kawan-kawan, sebentar lagi kita akan umumkan penerimaan PNS baru, saya akan masukkan ke situ, Zohri ini akan kita angkat jadi PNS dengan formasi khusus," kata Asman di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/7/2018).

‎Dilansir dari Tribunstyle.com, Jumat (13/7/2018), Asman berencana menawari Zohri di Kementerian Pemuda dan Olahraga tanpa meninggalkan profesinya sebagai atlet.

"Dia jadi atlet, dia bekerja sebagai atlet, tapi pegawainya di Kemenpora, pegawai negerinya. Nanti setelah dia tidak jadi atlet lagi, jadi pelatih dia," kata Asman.

 

Suasana keluarga dan tetangga Zohri, sang juara dunia lari 100 meter di Finlandia.Kompas.com/fitri Suasana keluarga dan tetangga Zohri, sang juara dunia lari 100 meter di Finlandia.

7. Minimarket

Zohri juga menerima bantuan uang tunai dan satu unit minimarket Sodaqo dari Global Wakaf Aksi Cepat Tanggap (ACT).

ACT menyerahkan uang tunai Rp 25 juta serta aset minimarket Sodaqo senilai Rp 300 juta. Minimarket tersebut akan diberi nama Sadaqo Zohri.

"Kami telah memikirkan akan memberi bantuan seperti apa yang pantas untuk Zohri, dan kami yakin pilihannya adalah aset minimarket Sadaqo, yang keuntungannya 10 juta per bulannya. Kami ingin agar setelah tak bertanding lagi, Zohri tetap hidup layak,” kata Ahyudin, Presiden ACT, kepada Kompas.tv, Sabtu (15/7/2018).

 

Sumber: Kompas.com (Eris Eka Jaya, Fitri Rachmawati, Fabian Januarius Kuwado, Nusyasa Laksamana)/Tribunstyle

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perkecil Penyebaran Corona, 1.362 Napi di Aceh Dibebaskan

Perkecil Penyebaran Corona, 1.362 Napi di Aceh Dibebaskan

Regional
Dua Warga Batang Positif Terinfeksi Virus Corona, Salah Satunya Dokter

Dua Warga Batang Positif Terinfeksi Virus Corona, Salah Satunya Dokter

Regional
Kabar Baik, Pasien 01 dan 02 Positif Corona di Kepri Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik, Pasien 01 dan 02 Positif Corona di Kepri Dinyatakan Sembuh

Regional
68 TKI dari Singapura Tiba di Sumsel, Dikarantina di Wisma Atlet Jakabaring

68 TKI dari Singapura Tiba di Sumsel, Dikarantina di Wisma Atlet Jakabaring

Regional
Antar Napi Bebas, Kalapas Mojokerto: Jangan Keluyuran, Jangan Nongkrong di Warung Kopi

Antar Napi Bebas, Kalapas Mojokerto: Jangan Keluyuran, Jangan Nongkrong di Warung Kopi

Regional
Siswi SMK Dicabuli 7 Teman Sekolahnya, Otak Pelakunya Teman Dekat Korban dan Masih DPO

Siswi SMK Dicabuli 7 Teman Sekolahnya, Otak Pelakunya Teman Dekat Korban dan Masih DPO

Regional
Riwayat Pasien Positif Corona di Klaten, Bekerja di Jakarta, Diduga Tertular di Surabaya

Riwayat Pasien Positif Corona di Klaten, Bekerja di Jakarta, Diduga Tertular di Surabaya

Regional
Satu Lagi Pasien Positif Virus Corona di DIY Dinyatakan Sembuh

Satu Lagi Pasien Positif Virus Corona di DIY Dinyatakan Sembuh

Regional
Seorang Ibu Hamil Berstatus ODP Covid-19 Meninggal Saat Hendak Melahirkan

Seorang Ibu Hamil Berstatus ODP Covid-19 Meninggal Saat Hendak Melahirkan

Regional
Diduga Belum Bayar Uang Kuliah, Mahasiswi Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Diduga Belum Bayar Uang Kuliah, Mahasiswi Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Regional
Cerita Pasien Pertama di Malang yang Sembuh, Didukung Teman dan Tahu Positif Corona Setelah Pulang ke Rumah

Cerita Pasien Pertama di Malang yang Sembuh, Didukung Teman dan Tahu Positif Corona Setelah Pulang ke Rumah

Regional
Tak Diketahui Riwayat Penyakitnya, Pasien Meninggal di UGD RSUD Ungaran Dimakamkan dengan Prosedur Covid-19

Tak Diketahui Riwayat Penyakitnya, Pasien Meninggal di UGD RSUD Ungaran Dimakamkan dengan Prosedur Covid-19

Regional
4 Fakta 9 Polisi Aniaya Warga hingga Tewas, Hanya Dituntut 1 Tahun Penjara dan Keluarga Minta Keadilan

4 Fakta 9 Polisi Aniaya Warga hingga Tewas, Hanya Dituntut 1 Tahun Penjara dan Keluarga Minta Keadilan

Regional
Lima Pasien Positif Corona asal Magetan Sembuh, Salah Satunya Ada Anak Usia 10 Tahun

Lima Pasien Positif Corona asal Magetan Sembuh, Salah Satunya Ada Anak Usia 10 Tahun

Regional
Pasien Positif Covid-19 yang Mengamuk Saat Dievakuasi Terpaksa Diisolasi Mandiri

Pasien Positif Covid-19 yang Mengamuk Saat Dievakuasi Terpaksa Diisolasi Mandiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X