Mahasiswa Universitas Brawijaya Ciptakan Kosmetik dari Kulit Kelinci

Kompas.com - 16/07/2018, 13:28 WIB
Kosmetik berbahan kulit kelinci hasil inovasi mahasiswa Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya, Kota Malang. Dok. Humas Universitas BrawijayaKosmetik berbahan kulit kelinci hasil inovasi mahasiswa Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya, Kota Malang.

MALANG, KOMPAS.com - Sejumlah mahasiswa Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya, membuat inovasi berupa kosmetik berbahan dasar kulit kelinci. Kosmetik itu diberi nama Moisra atau moisturizer from rabbit skin collagen extract.

Terdapat lima mahasiswa yang terlibat dalam inovasi itu, yakni Ema Yorentina, Mifrotul Komariyah, Febrina Eka Rahayu, Chresna Putra Oktaviannanda dan Rizal Wahyu A.

Ema Yorentina mengatakan, kosmetik berupa pelembab berbahan kulit kelinci itu bisa mengatasi masalah kulit kering dan meregenerasi sel-sel kulit yang mati melalui kandungan kolagen di dalamnya.

"Ekstrak kolagen kulit kelinci dapat membantu mengatasi masalah kulit kering dan meregenerasi sel-sel kulit agar lebih lembab dan sehat," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (16/7/2018).

Baca juga: ITS Raih Juara Umum Kontes Robot Indonesia 2018

Selain itu, kosmetik tersebut diperkaya dengan ekstrak kulit buah apel, ekstrak kulit buah naga dan ekstrak daun teh. Kandungan antioksidan alami di dalamnya mampu efektif melindungi kulit dari paparan sinar UV dan radikal bebas.

"Moisra diperkaya dengan ekstrak kulit buah apel, ekstrak kulit buah naga, dan ekstrak daun teh yang mengandung antioksidan alami sehingga efektif dalam melindungi kulit dari paparan sinar UV dan radikal bebas," jelasnya.

Ema mengatakan, pihaknya sudah menguji inovasi itu dan hasilnya dijamin aman.

"Tahap produksi dan pengujian produk dilaksanakan di Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya," ungkapnya.

Baca juga: Juara 1 Kontes Robot Nasional,Tim UMM Jajal Kontes Robot di Amerika

Dengan adanya inovasi tersebut, nilai ekonomi yang dihasilkan oleh kulit kelinci bertambah. Sebab, selama ini kulit kelinci hanya dimanfaatkan untuk aksesoris dan untuk membuat kerupuk rambak.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Depresi, Ibu di Kalsel Bunuh Dua Anaknya yang Masih Balita

Diduga Depresi, Ibu di Kalsel Bunuh Dua Anaknya yang Masih Balita

Regional
Jaksa Ajukan Banding Terhadap Vonis Jerinx, Anggap Putusan Hakim Tak Berikan Efek Jera

Jaksa Ajukan Banding Terhadap Vonis Jerinx, Anggap Putusan Hakim Tak Berikan Efek Jera

Regional
Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Regional
Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Regional
Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Regional
Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Regional
Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Regional
Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Regional
Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman 'Bird Strike' di Bandara Kualanamu

Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman "Bird Strike" di Bandara Kualanamu

Regional
Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Regional
'Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka'

"Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka"

Regional
Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Regional
Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Regional
Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Regional
PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X