60 Persen Jemaah Calon Haji Jateng-DIY Berisiko Tinggi

Kompas.com - 16/07/2018, 12:21 WIB
Jemaah calon haji tiba di Embarkasi Solo, Senin (16/7/2018). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIJemaah calon haji tiba di Embarkasi Solo, Senin (16/7/2018).

BOYOLALI, KOMPAS.com - Kasubag Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Afief Mundzir menuturkan, sekitar 60 persen dari 34.112 jamaah calon haji dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta ( DIY) Tahun 1439/2018 berstatus risiko tinggi (risti).

" Jemaah haji kita adalah jemaah yang dalam usianya relatif manula atau usia lanjut. Masih berkisar pada angka 60 persen dari jumlah jamaah yang ada," kata Afief ditemui di Embarkasi Solo, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (16/7/2018).

Menurut Afief, jumlah jemaah calon haji yang risti tersebut tergolong wajar. Hal ini karena jemaah yang mendaftar haji rata-rata usianya sudah tua dan ditambah dengan waktu tunggu yang panjang.

"Ini menjadi sangat wajar bukan berarti ada persoalan bagaimana-bagaimana. Karena otomatis kita tahu sendiri jemaah kita yang mendaftar rata-rata usianya sudah tua. Waktu tunggu panjang otomatis usia mereka semakin tua sehingga jumlahnya pun meningkat," ungkap dia.

Baca juga: Cerita Pasutri Penjual Es Tebu Asal Jombang, Pergi Haji Berkat Celengan Bambu

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada jemaah calon haji untuk tetap menjaga kesehatan baik selama di pemondokan di Embarkasi Solo maupun pada saat menjalankan ibadah haji di Makkah.

Afief menambahkan, 34.112 jemaah calon haji yang diberangkatkan dari Embarkasi Solo terbagi atas 95 kelompok terbang (kloter). Kloter pertama yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah berasal dari Kabupaten Tegal berjumlah 359 jemaah.

"Kalau tidak ada perubahan kloter pertama dari Kabupaten Tegal yang akan diberangkatkan besuk (Selasa) pagi pukul 05.35 WIB," ungkap Afief.

General Manager Garuda Indonesia Solo, Hendrawan mengungkapkan, Garuda Indonesia menyediakan lima pesawat jenis Airbus A330 di Embarkasi Solo selama musim haji tahun 2018. Pesawat ini mampu mengangkut sebanyak 360 orang penumpang.

"Pemberangkatan haji tahun ini dilaksanakan melalui dua fase, yaitu pemberangkatan dan pemulangan. Pada fase pemberangkatan akan dibagi menjadi dua gelombang dimulai pada 17 Juli - 15 Agustus 2018," kata dia.

Baca juga: Jemaah Calon Haji Bertambah, Embarkasi Solo Tambah Gudang Penampung Koper

Hendrawan menambahkan, gelombang pertama pemberangkatan pada 17 - 29 Juli 2018 dari Solo - Madinah transit di Padang. Gelombang dua pemberangkatan pada 30 Juli - 15 Agustus 2018 rute Solo - Jeddah transit di Padang.

"Fase pemulangan 26 Agustus sampai 25 September 2018 kita bagi dua gelombang. Pertama 26 Agustus - 7 September 2018 dari Jeddah - Solo. Gelombang kedua 8 - 25 September 2018 rute Madinah - Solo," kata Hendrawan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X