Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/07/2018, 06:30 WIB
Achmad Faizal,
Caroline Damanik

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.comMuhammad Nur Arifin, Wakil Bupati Trenggalek, bakal meneruskan tugas Emil Elistianto Dardak sebagai Bupati Trenggalek yang menang di Pilkada Jawa Timur 2018 bersama Khofifah Indar Parawansa.

Saat resmi menduduki kursi Bupati Trenggalek pada Februari tahun depan, dia tercatat sebagai bupati termuda dengan usia 28 tahun.

Saat dilantik menjadi Wakil Bupati Trenggalek pada Februari 2016 lalu, dia juga tercatat dalam rekor Muri sebagai wakil bupati termuda dengan usia 25 tahun.

Baca juga: Emil Dardak: Pak Presiden Tanya soal Bandara di Mataraman

Rekor bupati termuda dari Jatim sebelumnya sudah pernah diraih oleh Makmun Ibnu Fuad, Bupati Bangkalan yang dilantik saat berusia 26 tahun pada 2012. Nur Arifin juga tercatat lebih muda dari Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid yang berusia 32 tahun.

"Pemuda saat ini harus menguasai pemerintahan dan harus bisa merumuskan kebijakan," kata Nur Arifin di Surabaya, Minggu (15/7/2018).

Baca juga: Jokowi: Saya Minta di Rest Area Jualannya Bukan Kentucky, Diganti Sate dan Soto...

Dia enggan menyebutkan program-program yang akan dijalankannya saat resmi menjadi Bupati Trenggalek.

"Saya hanya meneruskan program Mas Emil yang sudah tersusun di rencana pembangunan daerah. Saya, kan, hanya meneruskan, bukan menggantikan," ucapnya.

Trenggalek tidak hanya menyumbang rekor bupati termuda. Emil Dardak juga akan menjadi Wakil Gubernur Jatim Wakil Gubernur Jatim termuda saat dilantik Februari 2019. Pada bulan itu, suami artis Arumi Bachsin itu berusia 35 tahun.

Baca juga: Cawapres Jokowi Mengerucut pada 10 Nama, Siapa Saja Mereka?

Dia lebih muda dari tiga wakil gubernur terpilih dari tiga provinsi lainnya di Pilkada Serentak 2018, yakni Chusnunia Chalim dari Provinsi lampung yang berusia 37 tahun, Andi Sudirman Sulaiman dari Sulawesi Selatan dan Taj Yasin dari Jawa Tengah yang masing-masing berusia 36 tahun.

Emil Dardak dan Nur Arifin memenangkan Pilkada Trenggalek pada 2015. Didukung tujuh partai koalisi, Emil-Arifin menang telak atas pasangan lawannya yang berstatus petahana dengan perolehan 292.248 suara atau sekitar 76,28 persen. 

Baca juga: Presiden Jokowi Curhat, Semakin Banyak Hujatan di Media Sosial

Sementara itu, di Pilkada Jatim, pasangan Khofifah-Emil yang diusung koalisi Partai Demokrat, Golkar, Hanura, PPP, PAN, dan Nasdem unggul dalam perolehan suara dengan 10.465.218 suara (53,55 persen).

Adapun pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno yang diusung koalisi PDI-P, PKB, PKS, dan Gerindra hanya memperoleh 9.076.014 suara (46,45 persen).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com