Presiden Jokowi Ajak Santri Jaga Ukhuwah Islamiyah

Kompas.com - 15/07/2018, 06:54 WIB
Presiden Jokowi menghadiri pengajian khataman Alquran dan haul di Pondok Pesantren (Ponpes) An Najah Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Sabtu (14/7/2018) malam.KOMPAS.com/Labib Zamani Presiden Jokowi menghadiri pengajian khataman Alquran dan haul di Pondok Pesantren (Ponpes) An Najah Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Sabtu (14/7/2018) malam.

SRAGEN, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak kepada para santri Pondok Pesantren An Najah Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, untuk menjaga ukhuwah Islamiyah karena merupakan aset terbesar Bangsa Indonesia.

"Aset terbesar Bangsa Indonesia adalah persatuan, kerukunan, dan persaudaraan sampai sekarang bisa kita jaga dengan baik," kata Jokowi di Ponpes An Najah Gondang, Sragen, Jawa Tengah, Sabtu (14/7/2018) malam.

Aset tersebut, menurut Jokowi, penting dijaga dengan baik. Pasalnya, setiap memasuki pesta demokrasi pemilihan bupati, wali kota, gubernur dan pilpres sering kali warga terpecah belah karena berbeda pilihan.

"Beda dengan tetangga enggak apa-apa, yang penting tetap rukun. Itu pesta demokrasi kok. Inilah kematangan kita dalam berpolitik kedewasaan," ujar Jokowi.

Jokowi juga mengimbau kepada masyarakat tidak mudah terpecah belah karena perbedaan pilihan dalam politik.

"Jangan mau dikompor-komporin. Sering kali kalau sudah mendekati pemilihan bupati, wali kota, gubernur, dan presiden dikompor-kompori. Yang ngomporin siapa? Iya, para politikus. Kompori, kompori, kompori panas semuanya jadi tidak saling sapa antartetangga, kampung dan teman. Kita ini adalah saudara sebangsa dan setanah air," tambah dia.

Pengajian khataman Alquran dan haul di Ponpes An Najah Gondang, Sragen tersebut dihadiri oleh ribuan peserta yang terdiri dari santri, tamu undangan dan warga sekitar pondok.



Terkini Lainnya


Close Ads X