Kompas.com - 15/07/2018, 00:02 WIB
Truk yang dibajak terduga teroris dan menabrak garasi warga di daerah Sleman, Yogyakarta,  dipasang garis polisi, Sabtu (14/7/2018). KOMPAS.com / Wijaya KusumaTruk yang dibajak terduga teroris dan menabrak garasi warga di daerah Sleman, Yogyakarta, dipasang garis polisi, Sabtu (14/7/2018).


YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu terduga teroris yang ditangkap di Jalan Kaliurang Km 9,5 sempat membajak sebuah truk untuk melarikan diri. Truk bajakan itu berhenti setelah masuk ke dalam gang dan menabrak garasi rumah warga di Gondangan, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman.

"Saya tidak di lokasi, tetapi kakak saya kan tinggal disini. Tadi cerita ke saya kejadiannya," ujar Biworo warga Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman saat ditemui di lokasi, Sabtu (14/07/2018).

Baca juga: Densus 88 Tangkap 3 Orang Terduga Teroris di Jalan Kaliurang

 

Menurut Biworo, truk bajakan itu melaju dari arah Utara ke Selatan. Truk lantas berbelok ke arah kiri masuk ke gang rumah yang ditinggali kakak iparnya Qotimah di RT 01 / RW 44 Gondangan, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman. Truk berhenti setelah menabrak garasi.

"Kakak ipar saya itu mendengar suara seperti tabrakan, terus keluar. Ya itu, ternyata truk menabrak garasi," ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah menabrak garasi, kakaknya melihat ada satu orang yang keluar dari dalam truk langsung berlari kencang. Orang tersebut berlari sambil teriak meminta tolong.

"Sopirnya itu lari ke arah Barat, sambil teriak meminta tolong, satu orang lagi masih di dalam truk. Yang sopirnya lari ke Koramil, kan dekat hanya seberang jalan," kata dia.

Informasi yang sama diungkap Hesti, salah seorang anak kos di gang itu. Saat kejadian ia ada di tempat kosnya. Ia mengira truk yang menabrak garasi yang tepat berada di depan rumah kosnya hanya kecelakaan biasa.

"Pikiran saya kecelakaan biasa. Truknya itu nabrak tapi masih di gas-gas terus gitu," ucapnya.

Ia mengetahui jika bukan kecelakaan, setelah mendengar suara tembakan. Hesti lalu memutuskan masuk ke dalam karena takut.

"Takut terus masuk ke dalam. Saya keluar (rumah) di bantu oleh polisi. Kalau orangnya (terduga teroris) pakai baju hitam," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Densus 88 melakukan penangkapam terhadap tiga orang terduga teroris di Jalan Kaliurang Km 9,5 di depan Kantor Balai Desa Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman. Tiga orang terduga teroris tewas karena melawan saat hendak ditangkap. Baca juga: Baku Tembak di Kaliurang, 3 Terduga Teroris Tewas

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X