Kantor Desa Kotafoun di NTT Hangus Terbakar, Kerugian Rp 70 Juta

Kompas.com - 14/07/2018, 13:38 WIB
Ilustrasi kebakaranShutterstock Ilustrasi kebakaran

KEFAMENANU, KOMPAS.com - Kantor Desa Kotafoun, di Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, hangus terbakar, Jumat (13/7/2018).

Kebakaran tersebut mengakibatkan semua dokumen, arsip dan peralatan kantor tidak bisa diselamatkan.

Kasat Reskrim Polres TTU Iptu Nyoman Gede Arya, mengatakan, kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian material mencapai puluhan juta rupiah.

Baca juga: Menunggu Hasil Penyelidikan Kebakaran di Kantor Kemenhub

"Kasus kebakaran itu dilaporkan langsung oleh Kepala Desa Kotafoun Yohanes Manek," ucap Nyoman, kepada Kompas.com, Jumat malam.

Menurut keterangan sejumlah saksi, lanjut Nyoman, api berasal dari dinding bagian belakang kantor desa, kemudian menjalar dan menghanguskan bangunan kantor desa.

Bangunan Kantor Desa Kotafoun merupakan bangunan bekas Polindes, yang mana bangunannya masih semi permanen terbuat dari dinding bebak (pelepah pohon) dan beratapkan seng.

Baca juga: Kebakaran Kapal di Benoa Bali, Api Belum Bisa Dipadamkan

"Atas kejadian itu, barang-barang inventaris kantor desa tidak ada yang dapat selamatkan dan menurut keterangan dari Kepala Desa, kerugian ditaksir berjumlah kurang lebih Rp 70 juta," ujar dia.

Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan secara intensif, untuk mencari tahu penyebab kebakaran tersebut.


Terkini Lainnya

CPNS Mundur Setelah Lolos Seleksi, Alasannya Tempat Tugas Terlalu Jauh

CPNS Mundur Setelah Lolos Seleksi, Alasannya Tempat Tugas Terlalu Jauh

Regional
Lagi, Murid 'Bullying' Gurunya Sendiri di Jakarta

Lagi, Murid "Bullying" Gurunya Sendiri di Jakarta

Megapolitan
Pihak Ratna Sarumpaet Keberatan JPU Hadirkan Saksi Penyidik dari Polda Metro

Pihak Ratna Sarumpaet Keberatan JPU Hadirkan Saksi Penyidik dari Polda Metro

Megapolitan
Potensi Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno Dinilai Belum Dioptimalkan

Potensi Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno Dinilai Belum Dioptimalkan

Nasional
Ganjar Pranowo Pastikan UNBK Hari Pertama Berjalan Lancar

Ganjar Pranowo Pastikan UNBK Hari Pertama Berjalan Lancar

Regional
Kronologi Kecelakaan Maut di Jambi, 5 Pegawai Bank Tewas Terjebak di Mobil yang Terbakar

Kronologi Kecelakaan Maut di Jambi, 5 Pegawai Bank Tewas Terjebak di Mobil yang Terbakar

Regional
Pentagon Sepakat Kucurkan Dana Rp 14 Triliun untuk Bangun Tembok Perbatasan

Pentagon Sepakat Kucurkan Dana Rp 14 Triliun untuk Bangun Tembok Perbatasan

Internasional
Ketika Jokowi dan Prabowo Mengaku Kerap Dihina dan Difitnah...

Ketika Jokowi dan Prabowo Mengaku Kerap Dihina dan Difitnah...

Nasional
Masih Bingung Pilih Calon Pemimpin? Saksikan 'KandidatFest'!

Masih Bingung Pilih Calon Pemimpin? Saksikan "KandidatFest"!

Nasional
26 Maret 1885, Kremasi Dilegalkan di Inggris

26 Maret 1885, Kremasi Dilegalkan di Inggris

Internasional
Tak Laporkan Dana Kampanye, 4 Parpol di Ngada Flores Didiskualifikasi dari Pileg 2019

Tak Laporkan Dana Kampanye, 4 Parpol di Ngada Flores Didiskualifikasi dari Pileg 2019

Regional
Ini Tarif Baru Ojek Online di Sumatera, Jawa dan Bali Mulai Mei 2019

Ini Tarif Baru Ojek Online di Sumatera, Jawa dan Bali Mulai Mei 2019

Regional
Transjakarta ke Pondok Cabe dan UI Diminati Masyarakat, tapi Terkendala Macet

Transjakarta ke Pondok Cabe dan UI Diminati Masyarakat, tapi Terkendala Macet

Megapolitan
Ratna Sarumpaet Keluhkan Kondisi Tahanan Polda Metro Jaya

Ratna Sarumpaet Keluhkan Kondisi Tahanan Polda Metro Jaya

Megapolitan
Mulai April 2019, Alat Perekam Transaksi 'Online' Digunakan di Kepulauan Riau

Mulai April 2019, Alat Perekam Transaksi "Online" Digunakan di Kepulauan Riau

Nasional

Close Ads X