Polisi Segel 82 Ton Pupuk di Lokasi Wisata Pulau Belitung

Kompas.com - 14/07/2018, 13:19 WIB

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Sebanyak 82 ton lebih pupuk diamankan polisi dari lokasi wisata Pulau Belitung, Kepulauan Bangka Belitung.

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen (Pol) Syaiful Zachri mengatakan, barang bukti yang diamankan terdiri dari pupuk anorganik TMP sebanyak 649 karung atau sekitar 4,2 ton, pupuk NPK sebanyak 84 karung, serta pupuk pertanian dan perkebunan merk Bulan sebanyak 46,6 ton.

“Seluruh barang bukti diberi garis polisi dan diamankan di gudang milik CV Pusat Tani di Tanjung Pandan, Belitung,” kata Syaiful kepada awak media, Jumat (13/7/2018).

Dia mengungkapkan, pupuk yang ditemukan polisi tidak sesuai dengan spesifikasi yang tertera di kemasan serta memiliki kadar di bawah standar.

Selanjutnya untuk uji laboratorium, Subdit Indag Ditkrimsus Polda Bangka Belitung berkoordinasi dengan pihak Kementerian Pertanian.

Baca juga: Kapal Bermuatan Pupuk Tenggelam di Selat Makassar, 11 ABK Selamat

Direktur Kriminal Khusus, Kombes Mukti Juharsa mengatakan, pasal yang dilanggar yakni Pasal 2 ayat (1) Jo Psl 8 ayat (1) UU RI Nomor 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman 5 tahun dan denda maksimal Rp 2 miliar.

Selain itu, ada Pasal 60 ayat (1) UU RI Nomor 12/1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun dan denda Rp 250 juta.

“Pelaku berinisial M belum ditahan karena kami masih mengumpulkan barang bukti dan saksi ahli,” ujar Mukti di gedung Rupatama Polda Bangka Belitung.


Terkini Lainnya

Potensi Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno Dinilai Belum Dioptimalkan

Potensi Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno Dinilai Belum Dioptimalkan

Nasional
Ganjar Pranowo Pastikan UNBK Hari Pertama Berjalan Lancar

Ganjar Pranowo Pastikan UNBK Hari Pertama Berjalan Lancar

Regional
Kronologi Kecelakaan Maut di Jambi, 5 Pegawai Bank Tewas Terjebak di Mobil yang Terbakar

Kronologi Kecelakaan Maut di Jambi, 5 Pegawai Bank Tewas Terjebak di Mobil yang Terbakar

Regional
Pentagon Sepakat Kucurkan Dana Rp 14 Triliun untuk Bangun Tembok Perbatasan

Pentagon Sepakat Kucurkan Dana Rp 14 Triliun untuk Bangun Tembok Perbatasan

Internasional
Ketika Jokowi dan Prabowo Mengaku Kerap Dihina dan Difitnah...

Ketika Jokowi dan Prabowo Mengaku Kerap Dihina dan Difitnah...

Nasional
Masih Bingung Pilih Calon Pemimpin? Saksikan 'KandidatFest'!

Masih Bingung Pilih Calon Pemimpin? Saksikan "KandidatFest"!

Nasional
26 Maret 1885, Kremasi Dilegalkan di Inggris

26 Maret 1885, Kremasi Dilegalkan di Inggris

Internasional
Tak Laporkan Dana Kampanye, 4 Parpol di Ngada Flores Didiskualifikasi dari Pileg 2019

Tak Laporkan Dana Kampanye, 4 Parpol di Ngada Flores Didiskualifikasi dari Pileg 2019

Regional
Ini Tarif Baru Ojek Online di Sumatera, Jawa dan Bali Mulai Mei 2019

Ini Tarif Baru Ojek Online di Sumatera, Jawa dan Bali Mulai Mei 2019

Regional
Transjakarta ke Pondok Cabe dan UI Diminati Masyarakat, tapi Terkendala Macet

Transjakarta ke Pondok Cabe dan UI Diminati Masyarakat, tapi Terkendala Macet

Megapolitan
Ratna Sarumpaet Keluhkan Kondisi Tahanan Polda Metro Jaya

Ratna Sarumpaet Keluhkan Kondisi Tahanan Polda Metro Jaya

Megapolitan
Mulai April 2019, Alat Perekam Transaksi 'Online' Digunakan di Kepulauan Riau

Mulai April 2019, Alat Perekam Transaksi "Online" Digunakan di Kepulauan Riau

Nasional
MRT Sasar Pekerja di Sudirman-Thamrin

MRT Sasar Pekerja di Sudirman-Thamrin

Megapolitan
Ayah Korban Penembakan Massal SD Sandy Hook Tewas, Diduga Bunuh Diri

Ayah Korban Penembakan Massal SD Sandy Hook Tewas, Diduga Bunuh Diri

Internasional
Moeldoko Sebut Bencana di Lombok dan Papua Masih Jadi Urusan Pemerintah Daerah

Moeldoko Sebut Bencana di Lombok dan Papua Masih Jadi Urusan Pemerintah Daerah

Regional

Close Ads X