Gara-gara Tali Menghalangi Jalan, Petani Bakar Rekannya - Kompas.com

Gara-gara Tali Menghalangi Jalan, Petani Bakar Rekannya

Kompas.com - 14/07/2018, 11:41 WIB
Ilustrasi bakar diri.Shutterstock Ilustrasi bakar diri.

LUWU, KOMPAS.com – Seorang petani di Dusun Lumaring, Desa Lumaring, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, berinisial ST (31) nekat membakar rekannya, Sampe (45) di pondok kebun pada Jumat (13/7/2018) dini hari lalu, sekitar pukul 01.30 Wita.

Korban mengalami luka bakar pada bagian paha, betis dan kaki setelah disiram bensin oleh ST.

“Korban mengalami luka bakar dalam keadaan melepuh pada bagian kedua kaki sampai paha bagian atas dan menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Batara Guru Belopa. Pelaku ST sekarang ini sudah diamankan dan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata AKP Faisal Syam, kasat Reskrim Polres Luwu, Sabtu (14/7/2018).

ST ditangkap polisi setelah mendengar laporan warga. Pelaku langsung dibawa ke Mapolres Luwu untuk menjalani pemeriksaan dengan barang bukti berupa 1 buah botol bensin, 1 buah korek api, 1 lembar selimut dengan kondisi sudah terbakar.

Menurut pelaku ST, kejadian berawal saat dirinya mendatangi korban di pondok kebunnya dengan maksud menyuruh agar tali yang sudah dipasang membentang di jalan agar ditopang ke atas karena menghalangi orang yang lewat. Sedangkan jalanan tersebut merupakan lokasi kebun milik korban.

“Permintaan saya diterima korban dengan catatan akan dilakukan pada esok hari, tapi saya inginkan agar segera dilakukan karena sudah sering saya menyuruh untuk menopang tali tersebut tapi tidak dihiraukan, makanya saya kesal dengan dia,” ujarnya.

Baca juga: Pegawai Kelurahan Mengamuk dan Membakar Kantornya Sendiri

Pelaku kemudian pulang ke rumahnya. Lalu pelaku mengambil bensin dari tangki sepeda motornya kemudian mendatangi kembali korban di pondok kebun.

Setibanya di pondok kebun, pelaku langsung masuk menemui Sampe yang sedang tiduran sambil memegang ponselnya. ST langsung menyiram bensin sebanyak 2 kali pada kaki korban.

Baca juga: Terdengar Ledakan Dua Kali Sebelum Api Membakar Rumah Ini

Setelah itu, pelaku menyalakan korek dan membakar kaki korban. Lorban langsung berdiri dalam keadaan terbakar dan berlari menuju rumah warga minta pertolongan.


Terkini Lainnya

Pria Spanyol Simpan Jenazah Ibunya di Dalam Rumah selama Setahun

Pria Spanyol Simpan Jenazah Ibunya di Dalam Rumah selama Setahun

Internasional
Dikira Anjing Liar, Pemilik Toko Hewan Ternyata Selamatkan Rubah Perak

Dikira Anjing Liar, Pemilik Toko Hewan Ternyata Selamatkan Rubah Perak

Internasional
Ada Gelaran Semarang 10K, Perhatikan Penutupan Ruas-Ruas Jalan Ini

Ada Gelaran Semarang 10K, Perhatikan Penutupan Ruas-Ruas Jalan Ini

Regional
Polisi Tetapkan 2 Tersangka Pesta Seks di Sleman

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Pesta Seks di Sleman

Regional
Cegah Jajanan Terkontaminasi E-Coli, Dinkes Depok Imbau Warga Bawa Tempat Makan dan Minum Sendiri

Cegah Jajanan Terkontaminasi E-Coli, Dinkes Depok Imbau Warga Bawa Tempat Makan dan Minum Sendiri

Megapolitan
Sekjen PAN Menduga Kader Palsu PAN Ingin Cari Keuntungan dari Tim Jokowi-Ma'ruf

Sekjen PAN Menduga Kader Palsu PAN Ingin Cari Keuntungan dari Tim Jokowi-Ma'ruf

Nasional
PAN: Mereka Bukan Kader, Mungkin Orang yang Disewa, Dipakaikan Baju PAN untuk Foto

PAN: Mereka Bukan Kader, Mungkin Orang yang Disewa, Dipakaikan Baju PAN untuk Foto

Nasional
Keluarga Korban Lion Air JT 610 Dilarang Gugat Boeing

Keluarga Korban Lion Air JT 610 Dilarang Gugat Boeing

Regional
Bersiap, 'Agen-agen KPK' akan Sambangi Sekolah!

Bersiap, "Agen-agen KPK" akan Sambangi Sekolah!

Edukasi
Kementerian ESDM Pastikan Izin Lingkungan Pertambangan Jadi Kewenangan Pemda

Kementerian ESDM Pastikan Izin Lingkungan Pertambangan Jadi Kewenangan Pemda

Regional
KPAI: Putusan MK Beri Ruang untuk Kesempatan Pendidikan 12 Tahun

KPAI: Putusan MK Beri Ruang untuk Kesempatan Pendidikan 12 Tahun

Nasional
Ada Kasus E-coli, Dinkes Depok Tingkatkan Pengawasan Jajanan Sekolah

Ada Kasus E-coli, Dinkes Depok Tingkatkan Pengawasan Jajanan Sekolah

Megapolitan
Maleo dan Satwa Endemik Jadi Magnet Ekowisata 6 Desa di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

Maleo dan Satwa Endemik Jadi Magnet Ekowisata 6 Desa di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

Regional
Polri Ungkap Peredaran Sabu 22 Kg dari Malaysia

Polri Ungkap Peredaran Sabu 22 Kg dari Malaysia

Nasional
Nonton Langsung Pesta Seks, Setiap Orang Dipungut Biaya Rp 1,5 Juta

Nonton Langsung Pesta Seks, Setiap Orang Dipungut Biaya Rp 1,5 Juta

Regional

Close Ads X