TGB: Bonus Rp 200 Juta untuk Zohri

Kompas.com - 13/07/2018, 15:42 WIB
Gubernur Nusa Tenggara Barat Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) saat mengunjungi Kantor Redaksi Kompas.com di Menara Kompas, Jakarta, Kamis (12/7/2018).KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Gubernur Nusa Tenggara Barat Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) saat mengunjungi Kantor Redaksi Kompas.com di Menara Kompas, Jakarta, Kamis (12/7/2018).

MATARAM, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memberikan bonus Rp 200 juta kepada Lalu Muhammad Zohri (18), atlet asal NTB yang mewakili Indonesia dan menjadi juara dalam Kejuaraan Dunia Atletik U-20 di finlandia, Rabu (11/7/2018).

Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi mengatakann bonus diberi berupa dalam bentuk polis asuransi sebesar Rp 100 juta dan modal usaha sebesar Rp 100 juta.

"Semalam saya hubungi Zohri saat dia sedang makan malam bersama Ibu Dubes Wiwiek Setyawati Firman kita disana. Saya sampaikan ucapan selamat atas prestasi yang luar biasa. Alhamdulillah, sungguh kebanggaan untuk NTB dan Indonesia" ungkap TGB dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (13/7/2018).

TGB mengaku bangga dengan prestasi yang diraih Zohri. Menurut dia, Zohri merupakan salah satu anak muda berprestasi yang disiapkan untuk Generasi Emas 2025.


"Saya juga berpesan agar dia tidak terlena. Harus bersyukur, terus berlatih dan tetap rendah hati. Zohri komit untuk terus berlatih dan membela Merah Putih" tambahnya.

Atlet kelahiran 1 Juli 2000 itu juga tengah disiapkan menyumbangkan medali emas di Asian Games 2018 pada Agustus mendatang.

TGB berharap semua atlet NTB bisa terus berprestasi, dan apa yang Zohri raih sekarang membuktikan bahwa ketekunan pasti akan mendatangkan hasil yang positif.

Zohri menjadi juara dalam Kejuaraan Dunia Atletik U-20 untuk nomor 100 meter putra di Finlandia, Rabu (11/7/2018). Dia berhasil mencapai garis akhir dalam waktu 10,18 detik (dengan percepatan angin searah pelari 1,2 meter/detik).

Zohri bahkan mengungguli duo sprinter asal Amerika Serikat, Anthony Schwartz dan Eric Harrison.

Atlet asal NTB ini merupakan atlet berprestasi untuk lari 100 meter. Pada 2017, dia menyabet 7 emas untuk kejurnas. Pada 2018, dia juga menyabet emas untuk atletik junior Asia 100 meter di Jepang dengan catatan waktu 10,27 detik.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X