Daftar Jadi Caleg, Wali Kota Bima Ajukan Pengunduran Diri

Kompas.com - 13/07/2018, 14:16 WIB
Wali Kota Bima, H Qurais H Abidin KOMPAS.com/SyarifudinWali Kota Bima, H Qurais H Abidin

BIMA, KOMPAS.com - Wali Kota Bima, H Qurais H Abidin mengajukan surat pengunduran diri ke Gubenur Nusa Tenggara Barat (NTB), beberapa waktu lalu.

Orang nomor satu di Bima ini mengajukan permohonan pengunduran diri dari jabatannya karena ingin mendaftar sebagai caleg DPR RI 2019.

Plt Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Syahrial Nuryadin membenarkan adanya surat pengajuan pengunduran diri wali kota Bima tersebut.

Syahrial menyatakan, pengajuan permohonan pengunduran diri Wali Kota Bima dengan alasan akan maju menjadi caleg DPR RI dari daerah pemilihan NTB.


Baca juga: Zohri, Sang Juara Dunia Lari U-20, Hidup Yatim Piatu di Rumah Lapuk dan Tak Bisa Beli Sepatu (1)

“Ya betul, surat pengajuan pengunduran diri wali kota sudah dikirim ke Mendagri melalui Pemprov NTB. Saat ini sedang berproses,” ujar Syahrial kepada wartawan, Jumat (13/7/2018).

Meski sudah mengajukan surat pengunduran diri, wali kota Bima masih tetap menjabat hingga akhir masa jabatanya.

Menurut dia, Qurais masih menjabat sebagai kepala daerah hingga masa jabatannya berakhir pada 24 Juli mendatang.

“Untuk jabatan wali kota, tidak berpengaruh walaupun beliau sudah mengajukan surat pengunduran diri. Wali Kota masih menjabat sampai dengan tanggal akhir jabatanya,” tuturnya.

Diketahui, Qurais merupakan Wali Kota Bima dua periode. Masa jabatan akan berakhir sampai 24 Juli 2018.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harus Bayar Rp 800.000 Untuk Lauk 2 Ekor Ayam, Pembeli: Ayam Apa Ini?

Harus Bayar Rp 800.000 Untuk Lauk 2 Ekor Ayam, Pembeli: Ayam Apa Ini?

Regional
Warga Dikejutkan Penampakan Surili, Hewan Maskot PON Jabar 2016, Berkeliaran di Permukiman

Warga Dikejutkan Penampakan Surili, Hewan Maskot PON Jabar 2016, Berkeliaran di Permukiman

Regional
Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Jayapura Papua, Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Jayapura Papua, Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Regional
Ini Alasan 4 Keluarga Jokowi Berniat Maju Pilkada 2020

Ini Alasan 4 Keluarga Jokowi Berniat Maju Pilkada 2020

Regional
4 'Kerajaan' yang Pernah Gegerkan Warga, Keraton Agung Sejagat hingga Kerajaan Ubur-Ubur

4 'Kerajaan' yang Pernah Gegerkan Warga, Keraton Agung Sejagat hingga Kerajaan Ubur-Ubur

Regional
[POPULER NUSANTARA] Munculnya Kesultanan Selaco | Viral Tagihan 2 Ekor Ayam Rp 800.000

[POPULER NUSANTARA] Munculnya Kesultanan Selaco | Viral Tagihan 2 Ekor Ayam Rp 800.000

Regional
Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Regional
Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Regional
Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Regional
Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Regional
Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Regional
Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Regional
Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X