Belum Diresmikan, Jembatan Kaca di Tana Toraja Sudah Retak - Kompas.com

Belum Diresmikan, Jembatan Kaca di Tana Toraja Sudah Retak

Kompas.com - 13/07/2018, 09:36 WIB
Suasana pesta kembang api pada perayaan malam tahun baru 2018 di Monumen Patung Yesus, Puncak Burake, Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan.ANTARA FOTO / ADWIT B PRAMONO Suasana pesta kembang api pada perayaan malam tahun baru 2018 di Monumen Patung Yesus, Puncak Burake, Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

TANA TORAJA, KOMPAS.com – Belum juga diresmikan, jembatan kaca yang berada di ketinggian di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel) retak.

Proyek pembangunan jembatan kaca ini menggunakan APBD Tana Toraja sebesar Rp 3,4 miliar untuk menunjang wisata di Patung Jesus di puncak ketinggian gunung.

Retaknya jembatan kaca di Tana Toraja dibenarkan oleh Kepala Biro Protokol dan Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Devo Khadafi saat dikonfirmasi, Jumat (13/7/2018).

Menurut dia, penyebab keretakan salah satu kaca yang menjadi alas jembatan belum diketahui dan masih diteliti.

Baca juga: Patung Yesus di Samosir Mulai Dibangun

Jembatan kaca dibangun oleh Pemkab Tana Toraja, belum selesai dan masih tanggungjawab pihak ketiga yakni perusahaan yang melakukan pengerjaan. Dengan adanya keretakan salah satu kaca, pihak ketiga langsung melakukan penggantian dan perbaikan,” katanya.

Devo menuturkan, jembatan kaca tersebut akan diresmikan jika sudah betul-betul bagus dan safety serta diketahui penyebab keretakannya. Karena yang retak hanya satu lembar kaca, apakah di bagian sambungan atau keseluruhan.

"Ini harus dipastikan, karena persoalan keselamatan harus nomor satu lantaran di tempat ketinggian. Kalau dari pemaparan yang saya tahu, ini merupakan sebuah sistem pengamanan yang bagus. Ini yang harus ditahu, kenapa bisa retak. Kaca tebal menjadi alas jembatan dan kaca yang sama digunakan di jembatan kaca di China,” tuturnya.

Baca juga: Wisata Baru di Banyumas, Ada Jembatan Kaca Setinggi 27 Meter...

Devo berharap, jembatan kaca ini untuk menunjang wisata patung Yesus di Buntu Burake, Tana Toraja. Di mana lokasi jembatan kaca berada di ketinggian dan sangat indah dan menjadi salah satu destinasi wisata di Sulsel.

“Jembatan kaca tidak bisa dilalui oleh kendaraan dan hanya khusus untuk pejalan kaki. Itupun pengunjung yang ingin naik ke jembatan kaca dibatasi, dalam artian pengunjung akan antrian berkelompok,” jelasnya.

Devo menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sendiri akan mengawasi proyek ini dan memastikan bahwa kawasan ini aman untuk wisata. Karena pembangunan Patung Yesus merupakan inisiasi dari Pemerintah Provinsi untuk menunjang wisata di Tana Toraja.



Close Ads X