Kalah Pilkada Jatim, Gus Ipul Belum Terpikir untuk "Nyaleg" - Kompas.com

Kalah Pilkada Jatim, Gus Ipul Belum Terpikir untuk "Nyaleg"

Kompas.com - 12/07/2018, 21:34 WIB
Saifullah Yusuf (Gus Ipul).KOMPAS.com/Achmad Faizal Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

SURABAYA, KOMPAS.com - Saifullah Yusuf ( Gus Ipul) mengaku belum memiliki rencana untuk maju sebagai calon legislatif di Pileg tahun depan.

Dia mengaku masih fokus menyelesaikan tugasnya sebagai wakil gubernur Jatim hingga Februari 2019.

"Belum terpikir oleh saya untuk nyaleg, ini masih fokus menyelesaikan jabatan wakil gubernur mendampingi Pak Soekarwo," kata Gus Ipul di Surabaya, Kamis (12/7/2018).

Dia mengaku mendapatkan tawaran dari sejumlah partai untuk maju sebagai calon legislatif. Sayangnya Gus Ipul tidak menyebut partai-partai yang menawarinya.

"Pokoknya adalah, tidak etis kalau saya sebut," jelasnya.

Baca juga: Temui Prabowo, Gus Ipul Laporkan Dugaan Kecurangan di Pilkada Jatim

Untuk maju sebagai caleg, dia mengaku harus berkonsultasi dan meminta masukan dari para ulama.

Karena dia merasa masih perlu dukungan dan bimbingan ulama dalam menentukan langkah politik.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menutup pendaftaran caleg pada 17 Juli mendatang atau hanya tersisa 5 hari lagi.

Artinya, masih ada waktu 5 hari untuk Gus Ipul mendaftar sebagai caleg.

Hasil rekapitulasi suara Pilkada Jatim, pasangan Khofifah Indar Parawansah-Emil Elistianto Dardak menang dengan perolehan 10.465.218 suara (53,55 persen).

Baca juga: Keluarga Akhirnya Relakan Rizky Meninggal Digigit King Kobra

Sementara pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno memeroleh 9.076.014 suara (46,45 persen).

Total suara yang masuk dari 38 kabupaten/kota se- Jawa Timur sebanyak 20.323.259.

Dari jumlah itu, suara yang dinyatakan sah sebanyak 19.541.232, sedangkan 782.027 suara dinyatakan tidak sah.

Di Pilkada Jatim, pasangan Khofifah Indar Parawansah-Emil Elistianto Dardak di Pilkada Jatim diusung koalisi Partai Demokrat, Golkar, Hanura, PPP, PAN, dan Nasdem.

Sementara pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno diusung koalisi PDI-P, PKB, PKS, dan Gerindra. 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

PT KCI: Sejumlah Seri Kartu E-Money Belum Bisa Terbaca di 'Gate' Stasiun KRL

PT KCI: Sejumlah Seri Kartu E-Money Belum Bisa Terbaca di "Gate" Stasiun KRL

Megapolitan
Bangunan Cagar Budaya yang Dirusak Pemiliknya Ternyata Buatan Bung Karno

Bangunan Cagar Budaya yang Dirusak Pemiliknya Ternyata Buatan Bung Karno

Regional
Saat Tertidur, Gendang Telinga Perempuan Ini Dilubangi Kecoa

Saat Tertidur, Gendang Telinga Perempuan Ini Dilubangi Kecoa

Internasional
PPP: Jika Gugatan Perindo Dikabulkan, Jangan Berasumsi Jokowi Pilih Jusuf Kalla

PPP: Jika Gugatan Perindo Dikabulkan, Jangan Berasumsi Jokowi Pilih Jusuf Kalla

Nasional
Ridwan Kamil Segel Bangunan Cagar Budaya yang Dibongkar Pemiliknya

Ridwan Kamil Segel Bangunan Cagar Budaya yang Dibongkar Pemiliknya

Regional
Dilarang MK, Pengurus Parpol yang Kini Anggota DPD Harus Mengundurkan Diri

Dilarang MK, Pengurus Parpol yang Kini Anggota DPD Harus Mengundurkan Diri

Nasional
Kenapa Kita Sebaiknya Tidak Memuji Anak dengan Kata “Pintar”?

Kenapa Kita Sebaiknya Tidak Memuji Anak dengan Kata “Pintar”?

Edukasi
Infografik: Logo Peringatan HUT RI di Era Pemerintahan Jokowi

Infografik: Logo Peringatan HUT RI di Era Pemerintahan Jokowi

Nasional
Menkumham: Saya Stres, Kejadian di Sukamiskin Memalukan

Menkumham: Saya Stres, Kejadian di Sukamiskin Memalukan

Nasional
Pembobol ATM di Depok Mengaku Sudah 2 Kali Beraksi

Pembobol ATM di Depok Mengaku Sudah 2 Kali Beraksi

Megapolitan
Seorang Ibu di Bekasi Cekik hingga Tewas Bayi yang Baru Dilahirkannya

Seorang Ibu di Bekasi Cekik hingga Tewas Bayi yang Baru Dilahirkannya

Megapolitan
Banting Temannya hingga Tewas, Seorang Pelajar Bunuh Diri

Banting Temannya hingga Tewas, Seorang Pelajar Bunuh Diri

Internasional
Posisi Perindo dalam Uji Materi soal Syarat Cawapres Dinilai Lemah

Posisi Perindo dalam Uji Materi soal Syarat Cawapres Dinilai Lemah

Nasional
Warga Bukit Duri Menang 'Class Action' soal Penggusuran di Tingkat Banding

Warga Bukit Duri Menang "Class Action" soal Penggusuran di Tingkat Banding

Megapolitan
E-Ticketing Sudah Normal, Penumpang KRL di Stasiun Juanda Masih Kebingungan

E-Ticketing Sudah Normal, Penumpang KRL di Stasiun Juanda Masih Kebingungan

Megapolitan

Close Ads X