Kompas.com - 12/07/2018, 20:06 WIB
Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian terhadap pemulung bernama Agus Sujarno yang hilang pasca tertimbun longsoran sampah pada Rabu (11/7/2018) di TPA Supit Urang, Kota Malang, Kamis (12/7/2018) KOMPAS.com/ANDI HARTIK Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian terhadap pemulung bernama Agus Sujarno yang hilang pasca tertimbun longsoran sampah pada Rabu (11/7/2018) di TPA Supit Urang, Kota Malang, Kamis (12/7/2018)

MALANG, KOMPAS.com - Jajaran Polres Malang Kota menerjunkan anjing pelacak K-9 untuk mencari keberadaan Agus Sujarno (45) seorang pemulung yang tertimbun longsoran sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang, Kecamatan Sukun, Kota Malang pada Rabu (11/7/2018).

Kendati demikian, anjing pelacak itu belum berhasil mendeteksi keberadaan korban.

"Belum, belum ditemukan," kata Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri di sela memimpin proses pencarian, Kamis (12/7/2018).

Asfuri mengatakan, proses pencarian cukup sulit. Sebab, tempat kejadian musibah (TKM) berada di tepi gundukan sampah yang menggunung dengan kemiringan 70 derajat. Kondisi itu dapat memicu longsor sampah susulan.

"Tadi kita lihat, memang untuk TKP ini tingkat kemiringannya, sangat miring sekali sekitar 70 derajat," katanya.

Baca juga: TPA Lokasi Pemulung Tertimbun Sampah, Overload Sejak 3 Tahun Lalu

"Tanahnya kan labil. Itu tumpukan sampah. Sehingga jika tim (pencarian) salah berpijak itu akan longsor," imbuh Asfuri.

Karenanya, proses pencarian dilakukan secara manual dan hati - hati. Gundukan sampah di atas yang memicu longsor juga disingkirkan untuk keselamatan proses pencarian.

"Tumpukan sampah yang ada di atas kita geser, kita tarik, kita ratakan sehingga kemungkinan untuk longsor lagi dari atas sudah tidak ada. Namun tetap kita antisipasi karena di lereng - lereng ini masih ada tumpukan sampah antara lima sampai tujuh meter, ini juga rawan terjadi longsor sehingga pencarian tadi kita lakukan secara manual," jelasnya.

Komandan Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Satrio Nuridanto mengungkapkan hal yang sama. Kondisi tepi gundukan sampah yang labil membuat proses pencarian menjadi sulit.

"Kesulitannya tanah landai dan miring," katanya.

Baca juga: Lokasi Curam, Pemulung yang Tertimbun Longsoran Sampah Sulit Ditemukan

Diketahui, Agus Sujarno (45) tertimbun longsoran sampah saat memulung di blok 2 TPS Supit Urang, Kota Malang, Rabu (11/7/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Gundukan sampah yang ada di atasnya tiba - tiba ambles mengenai dirinya.

Sementara itu, Miskan yang berada di lokasi yang sama berhasil menyelamatkan diri dengan menancapkan tongkatnya untuk dibuat pegangan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X