Zohri, Sang Juara Dunia Lari 100 Meter U-20, Hidup Dalam Kesederhanaan - Kompas.com

Zohri, Sang Juara Dunia Lari 100 Meter U-20, Hidup Dalam Kesederhanaan

Kompas.com - 12/07/2018, 19:45 WIB
Rumah Lalu Muhammad Zohri, sang juara dunia kejuaraan lari 100 meter U20 di Finlandia di Lombok Utara, tampak sederhana berdinding kayu diapit rumah-rumah sekitarnya yang lebih mewah, Kamis (12/7/2018).KOMPAS.com/FITRI R Rumah Lalu Muhammad Zohri, sang juara dunia kejuaraan lari 100 meter U20 di Finlandia di Lombok Utara, tampak sederhana berdinding kayu diapit rumah-rumah sekitarnya yang lebih mewah, Kamis (12/7/2018).

LOMBOK UTARA, KOMPAS.com - Lalu Muhamad Zohri (18), warga Dusun Karang Pangsor, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, menjadi juara dunia untuk kejuaraan lari 100 meter U20 di Finlandia, Rabu (11/7/2018) sore kemarin waktu Finlandia.

Prestasi Zohri ini membanggakan Indonesia, juga warga Nusa Tenggara Barat (NTB) serta keluarganya di Lombok Utara. Sebab, ini pertama kalinya atlet Indonesia menyabet gelar tersebut. 

Siapa sangka, sang atlet lari ini ternyata hidup dalam kesederhanaan dan serba terbatas. Kompas.com berkesempatan mendatangi rumah Zohri, Kamis (12/7/2018) pagi.

Rumah sederhana Lalu Muhammad Zohri berada di dusun Karang Pangsor, Lombok Utara. Rumah ini mendadak ramai dikunjungi keluarga, tetangga dan sahabat Zohri. 

Mereka kembali menyaksikan aksi luar biasa Zohri di tayangan Youtube untuk kejuaraan lari 100 meter junior U20 di Finlandia.

Baca juga: Bonus Menanti Zohri di Tanah Air, Rumah hingga Modal Usaha

Mereka bahkan bersorak saat melihat Zohri menerjang garis finish dan melampaui tujuh atlet lari asing lainnya, termasuk juara dunia asal Amerika Serikat (AS) Anthony Scwaartz dan Eric Harrison.

“Alhamdullilah, ini sungguh kejutan buat kami. Saya sebagai kakaknya sangat bersyukur dan tidak pernah menyangka adik saya bisa menjadi juara dunia. Dia benar-benar membuat kami menangis karena bahagia,” kata Baiq Fazilla, kakak kandung Zohri yang ditemui Kompas.com, sambil menghapus air matanya.

Keluarga, tetangga dan sahabat Zohri terus saja mengulang tayangan aksi Zohri di Youtube sembari mengusap air mata mereka. 

Lalu Muhammad Zohri (tengah) Lalu Muhammad Zohri (tengah)

Minta sepatu

Fazilla bercerita, dia dan adiknya merupakan yatim piatu. Zohri sendiri mulai menjadi atlet lari sejak duduk di bangku SMP. Setahun sebelum bertanding di kejuaraan dunia tersebut, Zohri meminta pada kakaknya untuk dibelikan sepatu seharga Rp 400.000. 

"Dia minta ke saya uang Rp 400.000 untuk beli sepatu sebelum berangkat ke Jakarta untuk melanjutkan pertandingan ke luar negeri. Saya hanya bisa memberikannya uang seadanya. Saya sangat bangga padanya dan dia tak pernah menuntut,” kata Fazilla sembari menyeka air matanya.

Baca juga: VIDEO: Detik-detik Kemenangan Zohri di Kejuaraan Dunia 100 Meter Atletik

Baiq Fazilah (29), kakak kandung Lalu Muhammad Zohri, peraih medali emas lari 100 meter Kejuaraan Dunia Atletik U-20, di Tampere, Finlandia, menunjukkan sejumlah medali yang telah diperoleh adiknya, di rumahnya yang sederhana di dusun Karang Pangsor, Kecamatan Pemenang, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Kamis (12/7/2018). ANTARA FOTO/ AHMAD SUBAIDI Baiq Fazilah (29), kakak kandung Lalu Muhammad Zohri, peraih medali emas lari 100 meter Kejuaraan Dunia Atletik U-20, di Tampere, Finlandia, menunjukkan sejumlah medali yang telah diperoleh adiknya, di rumahnya yang sederhana di dusun Karang Pangsor, Kecamatan Pemenang, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Kamis (12/7/2018).

Dari pengamatan Kompas.com, Zohri bukan berasal dari keluarga mampu. Rumahnya sangat sederhana, demikian juga dengan kamar tidur Zohri yang lapuk, dengan dinding dari anyaman bambu dan kayu. Sebagian dinding ditutupi koran yang sudah lapuk. 

Hingga Kamis sore, belum ada perwakilan pemerintah Kabupaten Lombok Utara yang datang memberikan ucapan selamat ke keluarga Zohri. Sementara Bupati Lombok Utara Nasmul Ahyar tiba menjelang maghrib dan berkesempatan melihat rumah sederhana Zohri.

Baca juga: JEO - Lalu Muhammad Zohri, Debutan Pelari Pengganti yang Jadi Juara Dunia U-20

Sebagai informasi, Zohri merupakan atlet berprestasi untuk lari 100 meter. Pada 2017 dia menyabet 7 emas untuk kejurnas. Pada 2018 dia juga menyabet emas untuk atletik junior Asia 100 meter di Jepang dengan catatan waktu 10,27 detik. 

Terakhir, dia menyabet gelar Juara Dunia 100 meter di Finlandia dengan catatan waktu 10,18 detik. 

Kompas TV Presiden Jokowi menyebut, kemenangan atlet atletik Lalu Muhammad Zohri turut dirasakan seluruh rakyat indonesia.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

PT KCI: Sejumlah Seri Kartu E-Money Belum Bisa Terbaca di 'Gate' Stasiun KRL

PT KCI: Sejumlah Seri Kartu E-Money Belum Bisa Terbaca di "Gate" Stasiun KRL

Megapolitan
Bangunan Cagar Budaya yang Dirusak Pemiliknya Ternyata Buatan Bung Karno

Bangunan Cagar Budaya yang Dirusak Pemiliknya Ternyata Buatan Bung Karno

Regional
Saat Tertidur, Gendang Telinga Perempuan Ini Dilubangi Kecoa

Saat Tertidur, Gendang Telinga Perempuan Ini Dilubangi Kecoa

Internasional
PPP: Jika Gugatan Perindo Dikabulkan, Jangan Berasumsi Jokowi Pilih Jusuf Kalla

PPP: Jika Gugatan Perindo Dikabulkan, Jangan Berasumsi Jokowi Pilih Jusuf Kalla

Nasional
Ridwan Kamil Segel Bangunan Cagar Budaya yang Dibongkar Pemiliknya

Ridwan Kamil Segel Bangunan Cagar Budaya yang Dibongkar Pemiliknya

Regional
Dilarang MK, Pengurus Parpol yang Kini Anggota DPD Harus Mengundurkan Diri

Dilarang MK, Pengurus Parpol yang Kini Anggota DPD Harus Mengundurkan Diri

Nasional
Kenapa Kita Sebaiknya Tidak Memuji Anak dengan Kata “Pintar”?

Kenapa Kita Sebaiknya Tidak Memuji Anak dengan Kata “Pintar”?

Edukasi
Infografik: Logo Peringatan HUT RI di Era Pemerintahan Jokowi

Infografik: Logo Peringatan HUT RI di Era Pemerintahan Jokowi

Nasional
Menkumham: Saya Stres, Kejadian di Sukamiskin Memalukan

Menkumham: Saya Stres, Kejadian di Sukamiskin Memalukan

Nasional
Pembobol ATM di Depok Mengaku Sudah 2 Kali Beraksi

Pembobol ATM di Depok Mengaku Sudah 2 Kali Beraksi

Megapolitan
Seorang Ibu di Bekasi Cekik hingga Tewas Bayi yang Baru Dilahirkannya

Seorang Ibu di Bekasi Cekik hingga Tewas Bayi yang Baru Dilahirkannya

Megapolitan
Banting Temannya hingga Tewas, Seorang Pelajar Bunuh Diri

Banting Temannya hingga Tewas, Seorang Pelajar Bunuh Diri

Internasional
Posisi Perindo dalam Uji Materi soal Syarat Cawapres Dinilai Lemah

Posisi Perindo dalam Uji Materi soal Syarat Cawapres Dinilai Lemah

Nasional
Warga Bukit Duri Menang 'Class Action' soal Penggusuran di Tingkat Banding

Warga Bukit Duri Menang "Class Action" soal Penggusuran di Tingkat Banding

Megapolitan
E-Ticketing Sudah Normal, Penumpang KRL di Stasiun Juanda Masih Kebingungan

E-Ticketing Sudah Normal, Penumpang KRL di Stasiun Juanda Masih Kebingungan

Megapolitan

Close Ads X