Viral, Video Petani Semangka Angkut Hasil Panen Pakai Sampan, Ini Ceritanya - Kompas.com

Viral, Video Petani Semangka Angkut Hasil Panen Pakai Sampan, Ini Ceritanya

Kompas.com - 12/07/2018, 10:30 WIB
Video deretan perahu yang mengangkut hasil panen semangka menarik perhatian netizen. Aktivitas ini terjadi di Desa Baruh Jaya, Daha Selatan, Kalimantan Selatan.Dok. Garih Tauman Video deretan perahu yang mengangkut hasil panen semangka menarik perhatian netizen. Aktivitas ini terjadi di Desa Baruh Jaya, Daha Selatan, Kalimantan Selatan.

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebuah video yang menunjukkan aktivitas petani semangka mengangkut hasil panennya menggunakan sampan yang ditarik oleh sebuah perahu motor beredar luas di media sosial, khususnya Instagram.

Salah satu akun yang mengunggah video ini, @indoflashlight, menyebutkan, peristiwa ini terjadi di Kalimantan Selatan.

"Salah satu kegiatan petani di Desa Baruh Jaya, Daha Selatan. Dimana hasil panen di bawa menggunakan perahu yang telah di modifikasi sedemikian rupa. Apa lagi buah yang di bawa, jangan ditanya segarnya tentunya bisa membuat lidah bergoyang. Sahabat, masyarakat disini sudah terbiasa membawa hasil panen dengan mengarungi sungai ini karena dianggap lebih mudah dan cepat. Sangat kreatif ya, menurut IF tmpat ini sangat berpotensi menjadi tujuan wisata masyarakat lokal maupun mancanegara karena unik serta kental akan budaya tradisionalnya," demikian caption pada video yang diunggah tersebut.

Baca juga: Viral, Foto Mata Merah karena Pembuluh Pecah akibat Main Ponsel, Ini Penjelasan Dokter

Video ini telah ditonton lebih dari 190 ribu kali dan dibanjiri ratusan komentar.

Dalam video itu terlihat lebih dari 5 sampan yang berisi hasil panen semangka. Sampan-sampan itu diikatkan tali satu sama lain dan ditarik sebuah perahu motor.

 

Salah satu kegiatan petani di Desa Baruh Jaya, Daha Selatan. Dimana hasil panen di bawa menggunakan perahu yang telah di modifikasi sedemikian rupa. Apa lagi buah yang di bawa, jangan ditanya segarnya tentunya bisa membuat lidah bergoyang. Sahabat, masyarakat disini sudah terbiasa membawa hasil panen dengan mengarungi sungai ini karena dianggap lebih mudah dan cepat. Sangat kreatif ya, menurut IF tmpat ini sangat berpotensi menjadi tujuan wisata masyarakat lokal maupun mancanegara karena unik serta kental akan budaya tradisionalnya. ????Regional: (@indoflashlightKalimantan) @indoflashlightNTT ????Referensi video: (@garih_tauman) ????Lokasi: Kawasan Aliran Sungai di Baruh Jaya, Daha Selatan, Kalimantan Selatan, Indonesia ???????? | #INDOFLASHLIGHT #indoflashlightkalimantan #baruhjaya #kalimantan #indonesia

A post shared by Indoflashlight (@indoflashlight) on Jul 9, 2018 at 12:54am PDT

Setelah ditelusuri, video berdurasi 36 detik ini direkam dan diunggah oleh pengguna akun Instagram, @garih_tauman, bernama Rasyid Ridha.

Saat dihubungi Kompas.com, Rasyid menceritakan kisah di balik video tersebut.

Ia mengungkapkan, video tersebut direkamnya pada Minggu (1/7/2018).

Video yang diunggah akun @garih_tauman milik Rasyid Ridha viral dan mendapatkan Dok. Rasyid Ridha Video yang diunggah akun @garih_tauman milik Rasyid Ridha viral dan mendapatkan
Rasyid mengatakan, ia sudah tiga kali melihat aktivitas para petani ini. Lahan yang digunakan para petani untuk menanam semangka merupakan lahan rawa-rawa.

Baca juga: Viral, Benarkah Larutan Micin Bikin Tanaman Subur?

"Kebetulan ayahnya temen saya petani di sana, jadi diajakin ke lahan semangka di sana luas sekali ribuan hektar. Ini kali ketiga saya lihat itu. Katanya di sana itu sudah dari zaman dulu kayak gitu ngangkutnya. Saat ini di sana lagi musim panen semangka," kata Rasyid kepada Kompas.com, Rabu (11/7/2018).

Saat itu, Rasyid tengah bertugas memberikan pengarahan, mengawasi, dan memberikan penyuluhan kepada para petani.

Rasyid RidhaDok. Rasyid Ridha Rasyid Ridha
Ia mengatakan, semangka dari lahan yang diangkut dengan menggunakan sampan ini ditarik oleh sebuah perahu motor dan kemudian dipindahkan ke perahu yang lebih besar saat sampai ke muara Sungai Negara, yang merupakan aliran Sungai Barito.

Setelah itu, semangka dibawa ke pinggir sungai, dan selanjutnya dipindahkan ke truk-truk untuk dipasarkan ke daerah lain di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

"Semangka yang di perahu tadi dimuat lagi di sini, abis itu dibawa ke sungai besar nanti dimuat lagi ke truk-truk," kata Rasyid.

Baca juga: Viral, Kisah Pasangan Menikah dengan Budget Rp 50 Juta

Perjalanan menuju lahan semangka memerlukan waktu kurang lebih 1 jam dari Kecamatan Daha Selatan.

Petani mengangkut hasil panennya menggunakan perahu karena tidak ada akses jalur darat menuju lahan yang ditanami semangka ini.

"Di sini jalur darat juga ada, tapi kalau ke lahannya ga bisa pake jalur darat," lanjut dia.

Menurut Rasyid, para petani di sana hanya menanam semangka saat musim kemarau karena saat musim hujan lahannya terendam air.

Kompas TV Simak ulasannya dalam Sapa Indonesia Pagi berikut ini!


Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X