Sistem Zonasi di Jateng Tidak Bermasalah, Kecuali SKTM...

Kompas.com - 11/07/2018, 17:51 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah Gatot Bambang Hastowo, Rabu (11/7/2018) KOMPAS.com/NAZAR NURDINKepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah Gatot Bambang Hastowo, Rabu (11/7/2018)

SEMARANG, KOMPAS.com - Sistem zonasi di masa Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) online dinilai tidak bermasalahah di Jawa Tengah.

Aduan yang muncul di PPDB hanya soal banyaknya Surat Keterangan Tidak Mampu ( SKTM) yang diduga tidak sesuai fakta.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Gatot Bambang Hastowo mengatakan, komplain di masa pendaftaran mayoritas soal SKTM.

Banyak orangtua yang mendaftarkan anaknya merasa waswas jika tidak melampirkan SKTM.

"Pendaftaran PPDB Online ini bagus dan tidak ada masalah. Masalah hanya di SKTM yang katanya tidak dapat dipertanggungjawabkan," ujar Gatot di kantornya, Rabu (11/7/2018).

Baca juga: Bertambah, Total SKTM PPDB di Jawa Tengah yang Dibatalkan Jadi 78.404

Gatot menjelaskan, SKTM yang dilampirkan adalah asli karena dikeluarkan pejabat pemerintah yang berwenang.

Sebagai institusi negara, surat yang diterbitkan Pemerintah diyakini keabsahannya.

"SKTM yang dikeluarkan itu asli dari pejabat yg berwenang. Harapan kami dengan itu bisa selesai," katanya.

Namun yang terjadi sangat berbeda. Jumlah pendaftar yang menggunakan SKTM mencapai ratusan ribu, apakah itu kategori miskin asli atau mendadak miskin.

Di masa PPDB, kuota untuk siswa kategori tidak mampu minimal 20 persen.

"Anak miskin atau tidak mampu itu diatur paling sedikit 20 persen. Tidak ada batasan maksimalnya. Kalau dia miskin maka mendaftarnya dibuktikan dengan SKTM atau bentuk surat lain yang dikeluarkan pemerintah," tambahnya.

Baca juga: Siapakah yang Berhak Mendapatkan SKTM?

Di masa zonasi, anak kategori miskin juga hanya bisa mendaftar di zona I, tidak bisa keluar zona. Itu berbeda dengan anak bukan kategori tidak mampu.

"Jadi 1 anak ini bisa mendaftar di 4 tempat sekolah, tapi khusus anak tidak mampu itu hanya bisa di zona 1. Kalau SMK bisa karena gak pakai zona," pungkasnya.

Sejauh ini, hingga pukul 15.00 WIB, ada 78.404 SKTM yang dicoret atau dibatalkan. Jumlah itu naik 339 dibanding pencoretan di hari sebelumnya yang mencapai 78.065.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

127 Anak Positif Covid-19 di Surabaya, Terpapar dari Orangtua

127 Anak Positif Covid-19 di Surabaya, Terpapar dari Orangtua

Regional
Sebelum Tewas, Penyerang Polsek Daha Selatan Terlebih Dahulu Bakar Mobil Patroli lalu Serang Polisi

Sebelum Tewas, Penyerang Polsek Daha Selatan Terlebih Dahulu Bakar Mobil Patroli lalu Serang Polisi

Regional
Unggah Postingan Bernada Kebencian pada Institusi Polisi, Ibu Rumah Tangga Ditahan

Unggah Postingan Bernada Kebencian pada Institusi Polisi, Ibu Rumah Tangga Ditahan

Regional
Mobil Polisi yang Dibakar Pelaku Penyerangan Mapolsek di Kalsel Sempat Meledak

Mobil Polisi yang Dibakar Pelaku Penyerangan Mapolsek di Kalsel Sempat Meledak

Regional
Nihil Kasus Corona, 12 Kabupaten di NTT Siap Terapkan 'New Normal'

Nihil Kasus Corona, 12 Kabupaten di NTT Siap Terapkan "New Normal"

Regional
Sepeda Motor Terbakar Usai Kecelakaan di Depan SPBU, Pelajar SMA Tewas

Sepeda Motor Terbakar Usai Kecelakaan di Depan SPBU, Pelajar SMA Tewas

Regional
Sejumlah Pantai di Bali Dibuka untuk Turis Asing, Warga Lokal Belum Diizinkan Masuk

Sejumlah Pantai di Bali Dibuka untuk Turis Asing, Warga Lokal Belum Diizinkan Masuk

Regional
Pendaftaran PPDB Surabaya Dapat Diakses lewat Aplikasi Android

Pendaftaran PPDB Surabaya Dapat Diakses lewat Aplikasi Android

Regional
Sebelum Meninggal, Polisi di Kalsel Sempat Berikan Perlawanan pada Pelaku Penyerangan

Sebelum Meninggal, Polisi di Kalsel Sempat Berikan Perlawanan pada Pelaku Penyerangan

Regional
Fakta Mapolsek Daha Selatan Diserang OTK, Anggota Polisi Tewas dan Ditemukan Dokumen ISIS

Fakta Mapolsek Daha Selatan Diserang OTK, Anggota Polisi Tewas dan Ditemukan Dokumen ISIS

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Juni 2020

Regional
Tak Pakai Masker, Warga Dihukum Menghafal Pancasila

Tak Pakai Masker, Warga Dihukum Menghafal Pancasila

Regional
Jajarannya Nekat Korupsi Saat Pandemi, Ganjar Langsung Seret ke KPK

Jajarannya Nekat Korupsi Saat Pandemi, Ganjar Langsung Seret ke KPK

Regional
Sambut 'New Normal' di Babel, 6 Sekolah Dibuka, Kecuali di Pangkalpinang

Sambut "New Normal" di Babel, 6 Sekolah Dibuka, Kecuali di Pangkalpinang

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Juni 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Juni 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X