Petugas Amankan Sabu dari India Senilai Rp 400 Juta

Kompas.com - 11/07/2018, 11:28 WIB
Dua orang tersangka penyalahgunaan narkotika diamankan di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Rabu (11/7/2018). KOMPAS.com/Labib ZamaniDua orang tersangka penyalahgunaan narkotika diamankan di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Rabu (11/7/2018).

SOLO, KOMPAS.com - Petugas gabungan dari Polresta Surakarta dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil mengamankan paket sabu-sabu seberat 3,16 ons atau senilai Rp 400 juta kiriman dari India.

Paket sabu-sabu tersebut diamankan dari seorang warga bernama Coni Wisnu Dirmaga alias Kimin bin Jaka Subagya (22) asal Mangkubumen, RT 002, RW 001, Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo.

Ia ditangkap ketika akan mengambil paket sabu-sabu tersebut di halaman parkir timur Kantor Pos Indonesia Surakarta di Jalan Jenderal Sudirman Solo, Jawa Tengah, Kamis (5/7/2018) pukul 08.00 WIB.

"Ketika diperiksa melalui sinar x-ray kantor pos, petugas curiga dengan isi paket tersebut. Kemudian dibuka untuk mengetahui isi paketan tersebut. Ada tujuh paket sabu-sabu dilakban cokelat," kata Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jateng-DIY, Gatot Sugeng Wibowo di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Rabu (11/7/2018).

Mengetahui paket tersebut berisi sabu-sabu, pihaknya kemudian melakukan koordinasi dengan pihak Polresta Surakarta untuk mengembangkan kasus tersebut.

Baca juga: Perempuan Simpan Sabu di Pakaian Dalam Saat Ditangkap Polisi

Dari hasil pengembangan tersebut, pihaknya berhasil mengamankan seorang tersangka lain, Agus Pujiyanto alias Minthi bin Kismo Pardiyo (41).

Warga RT 004, RW 005 Kelurahan Singopuran, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, ini ditangkap di pinggir Jalan Ahmad Yani tepatnya di depan diler Sarwo Motor Kartasura, Sukoharjo.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo menambahkan, paket sabu-sabu yang dikirim dari India tersebut dikendalikan oleh seorang narapidana di salah satu lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Provinsi Jawa Tengah.

"Kita akan terus kembangkan, kita sudah koordinasikan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas lagi," beber Ribut.

Baca juga: Diduga Edarkan Sabu, Oknum Pengacara Ditangkap Polisi

Kedua tersangka telah melakukan tindak pidana primer tanpa hak atau melawan hukum menerima atau menjadi perantara dalam jual beli narkotika gelombang 1 (satu) dalam bentuk bukan tanam beratnya 5 (lima) gram jo percobaan atau pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika.

"Mereka (tersangka) kita kenakan Pasal114 ayat (2) subsidier 112 ayat (2) Undang-undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukum 20 tahun penjara," kata Ribut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Regional
Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Regional
Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Regional
Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Regional
Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Regional
Kronologi 2 'Speedboat' Tabrakan di Sungai Lalan, Keluar Jalur dan Satu Penumpang Tewas

Kronologi 2 "Speedboat" Tabrakan di Sungai Lalan, Keluar Jalur dan Satu Penumpang Tewas

Regional
Mayat Perempuan di Fondasi Rumah, Diduga Diracun Potasium dan Tinggal Kerangka

Mayat Perempuan di Fondasi Rumah, Diduga Diracun Potasium dan Tinggal Kerangka

Regional
Pecat Pegawai yang Tertangkap Bawa Ganja Saat Patroli, Jasa Marga: Tak Ada Toleransi!

Pecat Pegawai yang Tertangkap Bawa Ganja Saat Patroli, Jasa Marga: Tak Ada Toleransi!

Regional
Debit Sungai Serayu Tinggi, Kapal Ponton Seberat 20 Ton Hanyut, Sempat Tersangkut di Bendungan

Debit Sungai Serayu Tinggi, Kapal Ponton Seberat 20 Ton Hanyut, Sempat Tersangkut di Bendungan

Regional
7 Tahun Jadi Misteri, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Sleman Akhirnya Terungkap

7 Tahun Jadi Misteri, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Sleman Akhirnya Terungkap

Regional
Banjir Sungai Serayu, Ribuan Rumah Terendam, Warga Diungsikan

Banjir Sungai Serayu, Ribuan Rumah Terendam, Warga Diungsikan

Regional
Jelang Debat Gibran dan Bajo Putaran Kedua Nanti Malam, Ini 4 Hal Penting yang Perlu Diketahui

Jelang Debat Gibran dan Bajo Putaran Kedua Nanti Malam, Ini 4 Hal Penting yang Perlu Diketahui

Regional
Polisi Panggil Panitia Turnamen Sepak Bola yang Timbulkan Kerumunan

Polisi Panggil Panitia Turnamen Sepak Bola yang Timbulkan Kerumunan

Regional
238 Mahasiswa Positif Covid-19, Politeknik Transportasi Darat Jadi Klaster Penularan Baru

238 Mahasiswa Positif Covid-19, Politeknik Transportasi Darat Jadi Klaster Penularan Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X