Janji Mau Dinikahi Oknum TNI, Wanita asal Semarang Malah Tertipu Rp 90 Juta

Kompas.com - 11/07/2018, 08:51 WIB
Ilustrasi hukum medis AndreyPopovIlustrasi hukum medis

MAGELANG, KOMPAS.com - Wanita berinisial NN asal Semarang mengaku menjadi korban penipuan oknum anggota TNI berinisial Serka YW (35) asal Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Akibat perbuatan pelaku, NN diduga mengalami kerugian materi hingga sekitar Rp 90 juta.

Keluarga NN juga harus menanggung malu karena rencana pernikahan dengan pelaku pada Agustus 2018 mendatang gagal.

"Janji-janji pelaku kepada adik saya sungguh sangat memalukan, membuat harga diri dan martabat keluarga malu, kami sudah memesan WO (wedding organizer), menentukan hari pernikahan, uang puluhan juta sudah dikeluarkan adik saya," ungkap Erwati, kakak NN, Selasa (10/7/2018).

Erwati menceritakan, pertemuan NN dengan pelaku terjadi pada awal 2017 silam. Dari pertemuan itu berlanjut ke pertemanan sampai waktunya pelaku menyatakan suka dan ingin menjalin hubungan serius kepada NN.

Hubungan asmara keduanya berjalan baik-baik saja, bahkan kedua keluarga sudah saling mengunjungi dan menentukan waktu pernikahan. Selama menjalin hubungan, pelaku tidak segan meminjam uang kepada NN.

NN yang berprofesi sebagai wartawati itu mengaku tidak menaruh curiga apapun kepada pelaku. Hal itu karena sikap dan perbuatan pelaku yang dinilai baik dan sopan. Pelaku juga mengaku masih bujang dan diyakinkan oleh keluarga pelaku.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Awal Juni 2017, pelaku pinjam uang untuk menebus sertifikat rumah orangtuanya di sebuah BPR. Nilainya Rp 30 juta lebih. Kalau ditotal uang adik saya yang dipinjam Rp 90 juta," bebernya.

Baca juga: Terlibat Kasus Dugaan Penipuan, Seorang Anggota DPRD Bogor Ditangkap

Akhir 2017, saat NN berkunjung ke rumah orangtua pelaku di Kabupaten Magelang, secara tidak sengaja ia menemukan sebuah foto bayi dengan nama pelaku dan nama seorang wanita tertera di foto itu.

"Ternyata foto itu adalah anak dan istri pelaku. Adik saya shock berat. Pelaku mengakui itu, tapi berdalih sedang dalam proses percerian. Pelaku tetap berjanji akan menikahinya," paparnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X