Rizky Tewas Dipatuk Ular King Kobra Peliharaan Saat Atraksi di CFD

Kompas.com - 10/07/2018, 16:39 WIB
Foto Rizky sedang bermain dengan ular king cobra saat Car Free Day (CFD) di Bundaran Besar Palangkaraya, Minggu (8/7/2018). Handout/Rizky AhmadFoto Rizky sedang bermain dengan ular king cobra saat Car Free Day (CFD) di Bundaran Besar Palangkaraya, Minggu (8/7/2018).

PALANGKARAYA, KOMPAS.com – Rizky (17) tewas dipatuk ular king kobra peliharaannya sendiri saat menggelar atraksi di kegiatan car free day di Bundaran Besar Palangkaraya, Minggu (8/7/2018).

Dia dipatuk di lengan bagian kanan, namun dia tak langsung merasakan sakit dan masih terus bermain dengan ular tersebut. Satu jam kemudian, Rizky baru mulai merasa lemas sehingga langsung dilarikan ke RS Doris Sylvanus Palangkaraya.

Rizky telah dinyatakan tewas oleh pihak rumah sakit setelah 24 jam dirawat secara intensif.

Baca juga: Perkenalkan, Ini Syahrini dan Rambo, Ular Piton Sepanjang 10 Meter dari Kebumen (1)

Plt Wakil Direktur Pendidikan dan Kemitraan Rumah Sakit Umum Doris Sylvanus, dr. Theodorus Sapta Atmadja, mengatakan bahwa sejak masuk ke rumah sakit pada hari Minggu pagi, tim medis berupaya keras menyelamatkan Rizky.

Dia dirawat di ruang ICU dan sempat diberikan enam vial suntikan serum anti-bisa ular. Rizky juga dipasangi alat bantu pernafasan.

Baca juga: Cerita Amar, Si Penakluk King Kobra di Riau

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun setelah lebih dari 24 jam, kondisinya terus menurun dan belum ada perubahan. Pihak RS akhirnya menyatakan bahwa Rizky sudah tewas pada hari Senin (9/7/2018) sekitar pukul 08.30 WIB.

“Melalui hasil pemeriksaan secara rinci, pihak rumah sakit menyatakan bahwa Rizky telah meninggal,” kata dr. Theodorus saat dikonfirmasi melalui hubungan telepon kepada Kompas.com, Selasa (10/7/2018).

Suwardi, orangtua Rizky, mengatakan bahwa setelah anaknya dinyatakan meninggal oleh pihak RS, mereka membawa Rizky pulang ke rumah.

Baca juga: 4 Cerita Warga Bertemu Langsung Ular Piton di Sulawesi Barat

Keluarga, lanjutnya, tidak langsung percaya bahwa Rizky telah tiada lantaran pada bagian tubuh Rizky masih terasa hangat dan masih mengeluarkan keringat serta tidak kaku, seperti orang yang telah meninggal pada umumnya.

“Walau sudah memasuki hari kedua, namun kami tetap yakin bahwa anak kami belum meninggal, karena badannya masih hangat dan berkeringat, kami masih upayakan untuk melakukan ritual agar anak kami bisa sembuh dan pulih seperti biasa”, kata Suwardi ditemui di rumahnya, Selasa.

Oleh karena itu, hingga Selasa (10/7/2018), keluarga belum juga menguburkan Rizky.

Baca selengkapnya: Keluarga Tak Percaya Rizky Tewas Dipatuk King Kobra, Jenazah Tak Dimakamkan



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X