Ganjar: Soal SKTM, Orangtua Jangan "Ngapusi"...

Kompas.com - 10/07/2018, 15:57 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. KOMPAS.com/Muhlis Al AlawiGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

MAGELANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta para orangtua untuk jujur saat mendaftarkan anaknya ke sekolah baru.

Hal ini menyusul maraknya Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang disalahgunakan pada proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Jawa Tengah tahun ajaran 2018/2019 ini.

Baca juga: Ternyata Rumahnya Besar dan Punya Mobil, Jadi SKTM-nya Kami Tolak...

"Kita kan mendidik anak untuk jujur, berbudi pekerti, ya orangtua jangan ngapusi (berbohong), masak untuk pendidikan begitu," ungkap Ganjar usai membuka program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Regurel ke-102 di Lapangan Bandongan, Kabupaten Magelang, Selasa (10/7/2018).

Ganjar meminta masyarakat untuk memberikan kesempatan warga yang benar-benar miskin supaya dapat mengenyam pendidikan layak.

"Kasihlah kesempatan, tepo sliro, masyarakat tidak mampu itu negara mau hadir agar mereka bisa sekolah. Sekolahnya bukan (yang) sudah miskin, jelek, sekolahnya juga jelek, enggak begitu," ucapnya.

Baca juga: Rumah Siswa yang Pakai SKTM atau Surat Miskin Akan Dicek Satu-satu

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, kejujuran menjadi modal untuk menanamkan pendidikan karakter pada anak di masa depan. Anak akan tumbuh menjadi manusia berbudi pekerti, selain juga nilai akademis yang baik.

"Nilai budi pekerti ini jauh lebih penting. Ini soal mendidik, soal rasa. Di Australia, orangtua tidak peduli kalau anaknya tidak bisa matematika, fisika, tapi mereka justru takut kalau anaknya enggak bisa antre," ungkap Ganjar.

Baca juga: Cerita Pemilik 10 Ular Piton, Biaya Rp 3 Juta Per Bulan hingga Tolak Tawaran Rp 150 Juta untuk Syahrini (2)

Ganjar mengaku, sudah mencoret lebih dari 30.000 SKTM yang disalahgunakan oknum pada saat PPDB tahun ajaran ini. Pihaknya meminta pihak sekolah untuk segera menuntaskan persoalan SKTM ini sebelum pengumuman PPDB online Jateng, Rabu (11/7/2018) besok.

"Kami Sudah mencoret lebih dari 30.000 SKTM. Beberapa SMA/SMK sudah kami minta untuk melakukan verifikasi. Guru, kepala sekolah, harus turun. Tidak sulit, 1 orang paling verifikasi 5-10 anak," tandasnya.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X