Ganjar Pranowo Tegur 3 Kepala Sekolah yang Lamban Verifikasi SKTM

Kompas.com - 10/07/2018, 14:15 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. KOMPAS.com/Muhlis Al AlawiGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

SEMARANG, KOMPAS.com – Hampir 150.000 surat keterangan tidak mampu (SKTM) digunakan untuk mendaftarkan anak didik di masa PPDB Online untuk SMAN dan SMKN di Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun sampai menegur tiga kepala sekolah SMA-SMK negeri agar bekerja keras melakukan verifikasi atas SKTM di sekolah-sekolah tersebut. Teguran langsung disampaikan melalui saluran telepon via kepala sekolah.

“Tadi saya tegur keras beberapa kepala sekolah yang tidak mau verifikasi. Kalau gak mau jadi kepala sekolah ya berhenti, saya tegas saja,” kata Ganjar, di sela sidak di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah di Semarang, Selasa (10/7/2018).

Tiga sekolah yang diberi teguran yaitu SMAN Mojogedang, Karanganyar; SMKN 1 Blora dan SMKN 1 Purwokerto. Tiga sekolah itu diduga lamban dalam menjalankan perintah verifikasi SKTM.

Baca juga: Hampir 150.000 SKTM Digunakan untuk Daftar Sekolah SMA-SMK di Jateng

Tiga sekolah itu juga ditegur karena jumlah SKTM yang masuk dinilai tidak wajar, atau jumlah melebihi daya tampung sekolah.

Ganjar mengancam jika tidak melakukan verifikasi SKTM, para kepala sekolah tersebut diminta untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satu teguran yaitu kepada Kepala SMKN 1 Blora. Di sekolah itu, jumlah pendaftar yang melampirkan SKTM melebihi daya tampung sekolah. Ia pun meminta kepala sekolah mengerahkan semua guru untuk proses verifikasi SKTM.

Ia pun minta laporan langsung atas verifikasi itu. Batas waktu hasil verifikasi maksimal pada 15.00 WIB sore ini.

Ganjar menegaskan, persoalan PPDB online, terutama soal penggunaan SKTM, harusnya menjadi pembelajaran semua pihak, baik pemerintah, sekolah maupun orang tua.

Baca juga: Ternyata Rumahnya Besar dan Punya Mobil, Jadi SKTM-nya Kami Tolak...

Pihak orang tua, sambung politisi PDI-P ini, penting agar tidak mendidik anaknya dengan cara-cara kebohongan. Pemerintah, juga punya komitmen untuk membantu sekolah swasta tidak kekurangan siswa di masa pendaftaran ini.

“Orang tua murid jangan didik anak dengan cara berbohong, pemerintah akan bantu, yang tidak dapat sekolah akan disalurkan. Pemerintah juga punya keinginan agar sekolah swasta dapat terisi, pemerintah juga harus profesional agar memberi pelayanan lebih baik, pastinya jujur,” ucapnya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X