Konsulat RI Tawau Lepas 235 Anak TKI untuk Bersekolah di Nunukan

Kompas.com - 10/07/2018, 09:28 WIB
Konsulat RI di Kota Tawau, Malaysia. KOMPAS.com/SUKOCOKonsulat RI di Kota Tawau, Malaysia.

NUNUKAN, KOMPAS.comKonsulat RI di Kota Tawau, Malaysia, secara resmi melepas 235 anak tenaga kerja Indonesia (TKI) yang akan meneruskan sekolah ke Indonesia.

Konsul RI Tawau Sulistijo Djati Ismojo mengatakan, kepulangan 235 anak TKI akan melanjutkan sekolah setingkat SMA pascalulus dari Community Learning Centre (CLC) yang berada di Negara Bagian Sabah, Malaysia.

Sebanyak 235 anak ini pulang dengan dilengkapi dokumen resmi yang menjamin kepulangan mereka.

“Kami mengapresiasi para siswa, guru dan orang tua yang menguruskan dokumen perjalanan yang sah bagi anak-anaknya untuk pulang ke Indonesia dan tidak lewat jalur samping yang berisiko dan berbahaya dari sisi keselamatan maupun razia apparat keamanan,” ujarnya Senin (09/07/2018).

Koordinator Sabah Bridge Aksar mengatakan, dari 235 siswa sebanyak 135 orang siswa akan melanjutkan sekolah setingkat SMA di Kota Nunukan dan Pulau Sebatik, sementara 100 lainnya akan meneruskan sekolah ke sejumlah wilayah di Jawa, Sulawesi dan Sumatera.

Baca juga: Mahathir Janji Beri Anak-anak TKI di Malaysia Pendidikan Layak

 

Sebanyak 65 siswa yang meneruskan pendidikan di Indonesia bahkan mendapat beasiswa dari Sabah Bridge. “Tahun ini memasuki angkatan ke-4. Penerima Beasiswa Sabah Bridge tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.

Aksar menambahkan, meski orang tua mereka bekerja sebagai TKI di Negara Malaysia, beberapa siswa setelah melanjutkan sekolah di Sekolah Menengah Atas (SMA) di Indonesia mencatatkan prestasi dan bahkan mendapatkan beasiswa masuk di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Indonesia berkat fasilitasi dan rekomendasi Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur.

Sabah Bridge merupakan gerakan sosial guru utusan Pemerintah Indonesia yang bertugas mengajar anak Indonesia di Sabah, Malaysia. Para guru aktivis Sabah Bridge merupakan binaan KRI Tawau dan KJRI Kota Kinabalu.

Kepulangan ratusan anak TKI untuk meneruskan sekolah juga mendapat perhatian Imigrasi Tawau Malaysia.

Mohammad Rizal, wakil dari Jabatan Imigresen Tawau mengatakan, pihaknya akan selalu membantu kebutuhan administrasi kepulangan anak anak TKI yang akan melanjutkan sekolah ke Indonesia melalui jalur yang legal.

Baca juga: Ribuan Anak TKI Tak Berdokumen, Imigrasi Nunukan Bantu Pengurusan

Kompas TV TPA Al Naashiriyah jadi tempat anak Indonesia belajar Al Quran.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Diminta Lebih Empati kepada Korban Banjir

Ridwan Kamil Diminta Lebih Empati kepada Korban Banjir

Regional
Rumah Kos di Bandung Digerebek,  Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Rumah Kos di Bandung Digerebek, Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Regional
Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Regional
Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Regional
5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

Regional
Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Regional
Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Regional
Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Regional
Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Regional
Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Regional
Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Regional
Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Regional
Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Regional
22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

Regional
Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X