Polda Sulsel Tetapkan 2 Tersangka Tenggelamnya KM Lestari Maju - Kompas.com

Polda Sulsel Tetapkan 2 Tersangka Tenggelamnya KM Lestari Maju

Kompas.com - 09/07/2018, 19:04 WIB
Tim gabungan TNI, Polri dan Basarnas melakukan pencarian korban KMP Lestari Maju yang tenggelam di sekitar lokasi tenggelamnya kapal di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Kamis (5/7/2018). KM Lestari Maju yang membawa penumpang 189 orang yang berangkat dari Pelabuhan Bira Bulukumba menuju Kabupaten Kepulauan Selayar tenggelam dan mengakibatkan 35 orang meninggal dunia, 155 orang selamat dan satu orang masih dalam pencarian.ANTARA FOTO/ABRIAWAN ABHE Tim gabungan TNI, Polri dan Basarnas melakukan pencarian korban KMP Lestari Maju yang tenggelam di sekitar lokasi tenggelamnya kapal di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Kamis (5/7/2018). KM Lestari Maju yang membawa penumpang 189 orang yang berangkat dari Pelabuhan Bira Bulukumba menuju Kabupaten Kepulauan Selayar tenggelam dan mengakibatkan 35 orang meninggal dunia, 155 orang selamat dan satu orang masih dalam pencarian.

MAKASSAR, KOMPAS.com – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sulsel menetapkan dua tersangka dalam kasus feri KM Lestari Maju yang dikandaskan di Perairan Selayar.

Kedua tersangka itu yakni nakhoda KM Lestari Maju, Agus Susanto dan perwira Syahbandar Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba, Kuat Maryanto.

Keduanya ditetapkan tersangka karena dinilai lalai menjalankan tugas sehingga mengakibatkan KM Lestari Maju tenggelam yang menewaskan 36 orang penumpang.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Dicky Sondani dalam konfrensi persnya, Senin (9/7/2018) mengatakan, kedua tersangka merupakan penanggungjawab kejadian.

Baca juga: Basarnas: Aditya, Bayi 1 Tahun Korban KM Lestari Maju, Masih Dicari

 

Nakhoda sebagai penanggungjawab kecelakaan kapal dan perwira Syahbandar dinilai lalai memberikan izin berlayar meski kapal tersebut melebihi kapasitas.

“Kedua tersangka dijerat pasal berbeda," ujarnya.

Nakhoda KM Lestari Maju dijerat pasal 320 subsider pasal 112 UU Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran juncto pasal 359 KUHP.

Perwira Syahbandar dijerat pasal 303 subsider pasa 117 UU Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran juncto pasal 359 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

Baca juga: Basarnas: Aditya, Bayi 1 Tahun Korban KM Lestari Maju, Masih Dicari

Polisi juga memeriksa pemilik KM Lestari Maju berinisial HY dan seorang petugas tiket berinisial IS.

Keduanya masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi di ruang pemeriksaan Dit Reskrimsus Polda Sulsel. Ia pun menegaskan, bahwa tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah.

“Pemilik kapal masih sebagai saksi dan masih diperiksa. Polisi juga menunggu hasil pemeriksaan saksi ahli seperti KNKT dan Basarnas," ucapnya.

"Tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru. Tapi kita periksa semua saksi ahli terkait kelayakan kapal dan izin-izinnya. Total saksi yang telah diperiksa terkait KM Lestari Maju berjumlah 21 orang,” tambahnya.

Kompas TV Setelah proses pendinginan selesai, tim Labfor Polda Bali baru akan melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

36 Eksemplar Tabloid Indonesia Barokah Tersebar di 12 Masjid Kota Bekasi

36 Eksemplar Tabloid Indonesia Barokah Tersebar di 12 Masjid Kota Bekasi

Megapolitan
Diancam Dilaporkan ke KPK, KPU Siap Hadapi Konsekuensi Terkait Polemik OSO

Diancam Dilaporkan ke KPK, KPU Siap Hadapi Konsekuensi Terkait Polemik OSO

Nasional
Sultan Pahang Terpilih Menjadi Raja Baru Malaysia

Sultan Pahang Terpilih Menjadi Raja Baru Malaysia

Internasional
Kisah Tentara Jepang yang Bersembunyi di Hutan Selama 28 tahun

Kisah Tentara Jepang yang Bersembunyi di Hutan Selama 28 tahun

Internasional
Tim Kampanye Nasional Wakili Jokowi Penuhi Panggilan Bawaslu DKI

Tim Kampanye Nasional Wakili Jokowi Penuhi Panggilan Bawaslu DKI

Megapolitan
5 Fakta Tim Inspektorat Jatim Datangi Wabup Trenggalek, Irit Bicara hingga Tolak Beri Keterangan

5 Fakta Tim Inspektorat Jatim Datangi Wabup Trenggalek, Irit Bicara hingga Tolak Beri Keterangan

Regional
Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu karena Diduga Menghina Prabowo

Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu karena Diduga Menghina Prabowo

Nasional
Pihak Fahri Hamzah Ancam Ajukan Penyitaan Aset PKS

Pihak Fahri Hamzah Ancam Ajukan Penyitaan Aset PKS

Nasional
China Tahan Warga Australia atas Tuduhan Ganggu Keamanan Nasional

China Tahan Warga Australia atas Tuduhan Ganggu Keamanan Nasional

Internasional
KPK Disarankan Umumkan Nama Anggota DPR yang Belum Lapor LHKPN

KPK Disarankan Umumkan Nama Anggota DPR yang Belum Lapor LHKPN

Nasional
Temui Kedua Kubu di Pilpres, Dubes Uni Eropa Tegaskan Pihaknya Netral

Temui Kedua Kubu di Pilpres, Dubes Uni Eropa Tegaskan Pihaknya Netral

Nasional
Mantan Gangster asal Korsel Tewas Ditembak di Gedung Karaoke di Tokyo

Mantan Gangster asal Korsel Tewas Ditembak di Gedung Karaoke di Tokyo

Internasional
Gunung Papandayan Jadi TWA, Ridwan Kamil Segera Gelar Rapat

Gunung Papandayan Jadi TWA, Ridwan Kamil Segera Gelar Rapat

Regional
Sekda DKI Sebut Izin Food Street di Pulau Reklamasi Bisa Sambil Jalan

Sekda DKI Sebut Izin Food Street di Pulau Reklamasi Bisa Sambil Jalan

Megapolitan
Diperiksa KPK, Menpora Mengaku Ditanya Tupoksi dan Mekanisme Pengajuan Dana Hibah

Diperiksa KPK, Menpora Mengaku Ditanya Tupoksi dan Mekanisme Pengajuan Dana Hibah

Nasional

Close Ads X