Soal Susu Kental Manis, Dinas Pangan Masih Tunggu Edaran Resmi BPOM

Kompas.com - 09/07/2018, 15:30 WIB
Susu kental manis KarpenkovDenisSusu kental manis

KARAWANG, KOMPAS.com - Dinas Pangan Kabupaten Karawang menilai media sosial ( medsos) sangat berperan menyampaikan informasi terkait susu kental manis yang disebutkan BPOM tidak mengandung susu.

"Link atau berita yang dibagikan lewat medsos sangat berperan untuk memberikan informasi kepada masyarakat," ujar Kepala Bidang (Kabid) Keamanan Pangan Dinas Pangan Kabupaten Karawang Iip Gipari, Senin (9/7/2018). 

Dengan informasi yang tersebar tersebut,  lanjutnya, masyarakat menjadi tahu untuk bersikap  lebih bijak dalam mengonsumsi kental manis.

Selain itu, lanjutnya, biasanya produsen akan memperbaiki dan melaksanakan edaran BPOM dan pemerintah.

Baca juga: INFOGRAFIK: Fakta Seputar Si Kental Manis

Iip mengatakan, pihaknya masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat terkait fakta susu kental manis tidak mengandung susu.

Sebab, hingga saat ini pihaknya belum menerima edaran resmi dari BPOM dan pihak terkait perihal fakta susu kental manis tidak mengandung susu.

"Untuk mengambil tindakan kita harus ada dasar. Sejauh ini kami belum menerima edaran atau surat perintah resmi," ujarnya.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karawang dan pihak terkait lainnya, perihal langkah yang akan ditempuh.

Baca juga: BPOM Temukan Pelanggaran pada Visualisasi Iklan Produk Susu Kental Manis

 

Meski demikian, ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memberikan kental manis kepada balita. Sebab,  BPOM

"Apa yang sejak dahulu kita kenal dengan susu kental manis fakta yang ditemukan BPOM sama sekali tidak mengandung susu," tambahnya.

Ia juga meminta produsen dan distributor mematuhi edaran BPOM agar kemasan kental manis tidak menggunakan gambar susu.

Kompas TV Setelah adanya alternatif susu dari bahan kedelai, kali ini ada lagi susu yang menggunakan bahan talas.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Regional
Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Regional
Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Regional
Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Regional
Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Regional
Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Regional
Video Viral Warga Desa 'Usir' Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Video Viral Warga Desa "Usir" Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Regional
Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Regional
Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Regional
Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Regional
Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Regional
Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Regional
Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Regional
Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Regional
Hendak Bersandar, Kapal Nelayan Bali Diusir dari Kepulauan Aru

Hendak Bersandar, Kapal Nelayan Bali Diusir dari Kepulauan Aru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X