Sudrajat-Syaikhu soal Pilkada Jabar: Ini Bukan Kekalahan, tetapi Pelajaran...

Kompas.com - 09/07/2018, 12:13 WIB
Calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat nomor urut 3  Sudrajat - Ahmad Syaikhu bersama tim pemenangan Asyik yang dihuni oleh koalisi PKS, Partai Gerindra dan PAN, Senin (9/7/2018). KOMPAS.com/Putra Prima Perdana. Calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat nomor urut 3 Sudrajat - Ahmad Syaikhu bersama tim pemenangan Asyik yang dihuni oleh koalisi PKS, Partai Gerindra dan PAN, Senin (9/7/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum Daerah Jawa Barat (KPUD Jabar) telah memutuskan secara resmi pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) sebagai pemenangan Pilkada Jawa Barat 2018.

Menanggapi ketetapan KPU, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat nomor urut 3 Sudrajat - Ahmad Syaikhu (Asyik) mengeluarkan sikap resmi.

Sikap tersebut juga mewakili sikap tim pemenangan Asyik yang dihuni oleh koalisi PKS, Partai Gerindra dan PAN.

Sudrajat dalam konferensi pers di Fox Hotel, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin (19/7/2018) mengatakan, pihaknya menerima posisi urutan kedua di Pilkada Jabar. 


"Kita terima keadaan ini sebagai hasil prestasi kita dengan sabar dan tawadhu dengan ketakwaan. Kepada adik saya, saya dan pak Syaikhu menyampaikan selamat kepada saudara Ridwan Kamil kami dan Uu Ruzhanul Ulum atas terpilihnya saudara sebagi gubernur dan wakil gubernur,” kata Sudrajat.

Baca juga: Penjelasan Denny JA soal Lonjakan Suara Sudrajat-Syaikhu dan Sudirman-Ida

Meski demikian, Sudrajat mengatakan pihaknya tidak mau menyatakan keputusan KPUD Jawa Barat sebagai sebuah kekalahan.

“Saya bersama tim tidak pernah menganggap ini sebagai kekalahan tapi ini sebagai pelajaran. Kita tidak pernah kalah, hanya belajar. Pelajaran ini kami anggap amat berharga,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, KPU Jabar melakukan rapat pleno terbuka penghitungan suara tingkat provinsi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018 di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Bandung, Minggu (8/7/2018).

Hasilnya, pasangan nomor urut 1 pada Pilkada Jawa Barat 2018, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu), mendapat suara terbanyak dengan 7.226.254 suara (32,88 persen).

Dalam Pilkada Jabar 2018, Ridwan-Uu diusung Partai Nasdem, PKB, PPP, dan Partai Hanura.

Sementara pasangan nomor urut 2, Tubagus Hasanudin-Anton Charliyan yang diusung PDI-P, mendapat 2.773.078 suara (12,62 persen).

Pasangan koalisi PKS dan Partai Gerindra, Sudrajat-Ahmad Syaikhu, memperoleh 6.317.465 suara (28,74 persen).

Adapun pasangan nomor urut 4, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi, yang diusung Partai Golkar dan Partai Demokrat, memperoleh 5.663.198 suara (25,77 persen).

Baca juga: INFOGRAFIK: Ridwan Kamil-UU Pemenang Pilkada Jabar

Kompas TV Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum pasti kebenarannya.
Kompas TV Partai Demokrat kecewa dengan keputusan Presiden Jokowi mengangkat Komjen M Iriawan sebagai penjabat Gubernur Jawa Barat.


Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Regional
Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Regional
Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Regional
25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

Regional
Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Regional
Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Regional
Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Regional
Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Regional
Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Regional
Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Regional
6 Fakta Proyek 'Underpass' Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

6 Fakta Proyek "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

Regional
Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Regional
Duduk Perkara Cerita Viral Perempuan Pendaki Gunung Rinjani Disetubuhi Saat Hipotermia...

Duduk Perkara Cerita Viral Perempuan Pendaki Gunung Rinjani Disetubuhi Saat Hipotermia...

Regional
Geger Bayi Meninggal karena Ditolak Rumah Sakit, Ini Penjelasannya

Geger Bayi Meninggal karena Ditolak Rumah Sakit, Ini Penjelasannya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Underpass' Kentungan Yogyakarta Ambles | PAN Bantah Amien Rais Pernah Nazar Jalan Kaki Yogya-Jakarta

[POPULER NUSANTARA] "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles | PAN Bantah Amien Rais Pernah Nazar Jalan Kaki Yogya-Jakarta

Regional
Close Ads X