Perjuangan Warga demi e-KTP, Datang Subuh hingga Antre Bawa Bayi

Kompas.com - 06/07/2018, 16:08 WIB
Kondisi Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bengkulu, penuh sesak. Antrean warga yang hendak mendapatkan KTP kerap terlihat panjang dan mengular. KOMPAS.COM/FIRMANSYAHKondisi Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bengkulu, penuh sesak. Antrean warga yang hendak mendapatkan KTP kerap terlihat panjang dan mengular.

Meski demikian, Sudarto tidak menampik, kebutuhan teknologi berbasis telepon pintar untuk mendukung kerja Didukcapil sangat diperlukan.

Baca juga: Cerita Pemilik 5 Ekor Ikan Arapaima, Biaya Rp 200.000 Per Hari hingga Didatangi Polisi

Selama ini, dia mengatakan, di beberapa daerah, Disdukcapil kurang dianggap penting oleh Pemda. Padahal menurut dia perannya cukup vital.

"Ada banyak kepentingan pemerintah terhadap data kependudukan seperti proses perencanaan pembangunan, pengambilan kebijakan, dan pembangunan demokrasi seperti Pilkada dan Pemilu. Harus ada perbaikan sistem kependudukan yang murah, cepat dan pelayanan prima," ujarnya.

Baca juga: Kisah Kapolsek Bangil Dikejar Pelaku hingga Dilempar Tas Berisi Bom yang Kemudian Meledak

Selain persoalan tersebut, Sudarto juga mengeluhkan rendahnya akses internet, listrik dan minimnya alat cetak KTP. Listrik kerap mati dan mengganggu kerja, alat cetak ada lima hanya satu yang layak pakai. Sementara itu, akses internet tidak begitu baik.

"Ini juga menjadi bahan evaluasi yang membuat kinerja agak melamban," ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk menyiasati kekurangan tersebut, dia memerintahkan jajarannya melakukan kerja prima secara tepat waktu, mulai pagi hari bahkan tidak jarang hingga larut malam.

Disdukcapil juga melakukan pembagian waktu pelayanan dalam satu minggu ada hari khusus melayani kecamatan tertentu agar tidak terjadi penumpukan layanan masyarakat. Itu juga diberlakukan 100 orang dilayani per hari.

Baca juga: Cerita Menegangkan di Balik Sneaker Asli Bandung yang Dibeli Jokowi

Keluhan terakhir adalah terbatasnya tenaga kerja ASN yang menguasai Teknologi Informatika (TI). Saat ini, hanya ada 2 orang tenaga TI. Idealnya, lanjut Sudarto, ada 5 ahli TI.

Ada 44 ASN melayani masyarakat di Disdukcapil Kota Bengkulu ditambah dengan 13 orang tenaga kontrak.

"Mudah-mudahan ada solusi atas persoalan ini ke depan sehingga antrean warga tidak membludak sehingga layanan prima dapat benar-benar dirasakan masyarakat," ungkap Sudarto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.