Kompas.com - 06/07/2018, 16:08 WIB
Kondisi Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bengkulu, penuh sesak. Antrean warga yang hendak mendapatkan KTP kerap terlihat panjang dan mengular. KOMPAS.COM/FIRMANSYAHKondisi Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bengkulu, penuh sesak. Antrean warga yang hendak mendapatkan KTP kerap terlihat panjang dan mengular.

Ada banyak kebutuhan warga yang harus dilayani Aparatur Sipil Negara (ASN) di gedung itu, mulai dari legalisir Kartu Keluarga, pembuatan KK, akte kelahiran pembuatan KTP Elektronik dan surat keterangan lainnya.

Sejumlah warga mengusulkan agar sistem di Disdukcapil dimudahkan dan disederhanakan dengan menggunakan teknologi telpon pintar.

"Kota Bengkulu harusnya meniru Kota Surabaya pengurusan KTP dan sejenisnya cukup menggunakan telepon pintar, tidak harus antre berjam-jam dan menumpuk. Kasihan ibu-ibu yang bawa anak kecil, juga kasihan dengan ASN yang tentu saja repot melayani," tutur Abdul, warga lainnya.

Ramai sejak 4 tahun lalu

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bengkulu Sudarto Widyo Saputro menuturkan, fenomena menumpuknya antrean dan warga datang sejak subuh sudah terjadi empat tahun lalu.

Baca juga: Tanam Ganja di Dalam Lemari Kos, Mahasiswa di Bandung Ditangkap

Menurut dia, secara nasional pemandangan seperti itu terjadi hampir di seluruh kantor Dukcapil di Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kondisi ini terjadi kasus nasional tidak saja di Kota Bengkulu, oleh karena itu kami melakukan beberapa langkah diantaranya peningkatan kinerja dan penggunaan media sosial seperti WhatsApp," tuturnya.

Dia mengatakan, penggunaan teknologi modern dengan mendaftar menggunakan telpon pintar belum diterapkan di Kota Bengkulu.

Baca juga: Ibu Hamil dan Anak Balitanya yang Berbagi Pelampung Saat Kapal Tenggelam Ditemukan Tewas

Ada beberapa keterbatasan bila itu diterapkan, seperti faktor SDM yang belum mumpuni baik di tingkat ASN maupun masyarakat. Faktor berikutnya adalah mahalnya penerapan teknologi bila harus dilakukan di Kota Bengkulu.

"Selama ini kami gunakan WhatsApp. Warga bisa kirimkan foto dan syarat ke WA selanjutnya diteliti kalau persyaratan cukup maka permohonan dapat diterbitkan," ujarnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Regional
Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.