Rekapitulasi KPU Malang: Sutiaji-Edi Unggul Atas 2 Paslon Lain yang Ditahan KPK - Kompas.com

Rekapitulasi KPU Malang: Sutiaji-Edi Unggul Atas 2 Paslon Lain yang Ditahan KPK

Kompas.com - 05/07/2018, 23:23 WIB
Suasana rekapitulasi suara Pilkada Kota Malang oleh KPU Kota Malang, Kamis (5/7/2018)KOMPAS.com/ANDI HARTIK Suasana rekapitulasi suara Pilkada Kota Malang oleh KPU Kota Malang, Kamis (5/7/2018)

MALANG, KOMPAS.com - Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang nomor urut 3, Sutiaji - Sofyan Edi Jarwoko (SAE) unggul pada Pilkada Kota Malang 2018.

Berdasarkan hasil rekapitulasi suara oleh Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kota Malang, pasangan yang diusung Partai Demokrat dan Partai Golkar itu unggul dengan perolehan 165.194 suara.

Dengan begitu, pasangan Sutiaji - Edi unggul atas dua pasangan lainnya yang tersangkut kasus korupsi. Yakni pasangan nomor urut 1, Yaqud Ananda Gudban - Ahmad Wanedi (Menawan) yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PPP dan NasDem serta pasangan nomor urut 2, M Anton - Syamsul Mahmud (Asyik) yang diusung PKB, Gerindra dan PKS.

Baca juga: DPS Pemilu 2019 Dibakar Orang Tak Dikenal di Kota Malang

Pasangan Menawan memperoleh 69.973 suara dan pasangan Asyik mendapatkan 135.710 suara. Total jumlah suara sah sebanyak 370.877 suara, tidak sah sebanyak 26.945. Total jumlah pemilih sebanyak 397.822 orang.

"Untuk Pilwali jumlah pemilih 397.822. Untuk paslon 1 perolehan suaranya 69.973. Untuk paslon 2 memperoleh 135.710. Untuk paslon 3 memperoleh 165.194," kata Ketua KPU Kota Malang, Zaenudin, Kamis (5/7/2018).

Sementara itu, Zaenudin memastikan bahwa proses rekapitulasi berjalan aman. Hanya saja, salah satu saksi pasangan calon mempermasalahkan form C6 yang tidak terdistribusi.

"Pada prinsipnya rekapitulasi di tingkat Kota Malang berjalan aman, lancar dan hanya ada keberatan, permintaan dari salah satu saksi untuk distribusi C6 yang tidak terdistribusi itu berita acaranya harus ada. Dan itu sudah kami siapkan," jelasnya.

Baca juga: Data Real Count Form C1, Sutiaji-Edi Klaim Menang di Pilkada Malang

Diketahui, Pilkada Kota Malang diwarnai kasus korupsi. Dua calon wali kota ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) karena terseret kasus suap pembahasan P-APBD Kota Malang tahun anggaran 2015 setelah pasangan calon ditetapkan oleh KPU.

Dua calon wali kota itu adalah Yaqud Ananda Gudban dan M Anton. Praktis, Sutiaji merupakan satu - satunya calon wali kota yang leluasa mengikuti tahapan pelaksanaan Pilkada. Sedangkan dua calon wali kota lainnya melalui seluruh tahapan Pilkada dari balik penjara.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Penembakan di Bank Florida, Pelaku Telepon Polisi Usai Tewaskan 5 Orang

Penembakan di Bank Florida, Pelaku Telepon Polisi Usai Tewaskan 5 Orang

Internasional
WFP: Terorisme Subur Tanpa Ketahanan Pangan dan Pendidikan yang Baik

WFP: Terorisme Subur Tanpa Ketahanan Pangan dan Pendidikan yang Baik

Internasional
TKN Jokowi-Ma'ruf Persilakan Bawaslu Usut Pembelian Sabun Rp 2 Miliar

TKN Jokowi-Ma'ruf Persilakan Bawaslu Usut Pembelian Sabun Rp 2 Miliar

Nasional
Angkasa Pura II Sediakan 'Vending Machine' bagi Pengguna Bus Bandara Soekarno-Hatta

Angkasa Pura II Sediakan "Vending Machine" bagi Pengguna Bus Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Arab Saudi Akan Gelar Festival Lari Dikejar Banteng ala Spanyol

Arab Saudi Akan Gelar Festival Lari Dikejar Banteng ala Spanyol

Internasional
Polisi Inggris Gelar Operasi untuk Selamatkan Seekor 'Gerbil Lapar'

Polisi Inggris Gelar Operasi untuk Selamatkan Seekor "Gerbil Lapar"

Internasional
Jaksa Bantah Eksepsi Hakim Merry Purba soal Tak Punya Bukti Permulaan

Jaksa Bantah Eksepsi Hakim Merry Purba soal Tak Punya Bukti Permulaan

Nasional
Polisi Sebut 6 Tersangka Kasus Amblesnya Jalan Gubeng Surabaya

Polisi Sebut 6 Tersangka Kasus Amblesnya Jalan Gubeng Surabaya

Regional
[HOAKS] Surat Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan PNS oleh BKN

[HOAKS] Surat Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan PNS oleh BKN

Nasional
Moderator Debat Kedua Pilpres Ditentukan Jumat Besok

Moderator Debat Kedua Pilpres Ditentukan Jumat Besok

Nasional
Penyetaraan Gaji Perangkat Desa Diterapkan Paling Lambat Maret 2019

Penyetaraan Gaji Perangkat Desa Diterapkan Paling Lambat Maret 2019

Nasional
Pengendara Motor Tewas Terlindas Mobil Boks di Jalan Daan Mogot

Pengendara Motor Tewas Terlindas Mobil Boks di Jalan Daan Mogot

Megapolitan
Dijemput di Lapas Porong, Tersangka Mafia Bola Diperiksa di Mapolda Jatim

Dijemput di Lapas Porong, Tersangka Mafia Bola Diperiksa di Mapolda Jatim

Regional
Arsul Sani: Kita Sama-sama Tahu, Tahun 2014 PPP Usung Prabowo-Hatta

Arsul Sani: Kita Sama-sama Tahu, Tahun 2014 PPP Usung Prabowo-Hatta

Nasional
Kalapas Cipinang Terkesan dengan Sikap Ahok Selama Jadi Narapidana

Kalapas Cipinang Terkesan dengan Sikap Ahok Selama Jadi Narapidana

Megapolitan

Close Ads X