Suara Asyik Melejit, PKS Sebut Aher Potensial Maju Pilpres 2019

Kompas.com - 05/07/2018, 07:31 WIB
Politisi PKS Ahmad Heryawan ketika ditemui di Kantor Kementerian Dalam Negeri RI, Jakarta, Rabu (25/4/2018). KOMPAS.com/ MOH NADLIRPolitisi PKS Ahmad Heryawan ketika ditemui di Kantor Kementerian Dalam Negeri RI, Jakarta, Rabu (25/4/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Jawa Barat Nur Supriyanto mengklaim sukses mendongkrak perolehan suara pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) di Pilkada Jawa Barat 2018.

Menurut Supriyanto, elektabilitas pasangan Asyik di awal pencalonan di bawah 5 persen. Namun setelah Pilgub Jabar berlangsung, suaranya melejit bahkan menyalip pasangan Deddy-Dedi yang sejak awal elektabilitasnya bersaing dengan pasangan Ridwan Kamil-Uu.

“Ini menjadi kebahagian dan bukti kerja keras para kader,” kata Supriyanto di kantor DPW PKS Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (4/7/2018).

Meski pada kenyataannya pasangan Asyik masih kalah dari pasangan Rindu dalam real count internal PKS Jabar, Supriyanto menilai, melejitnya suara pasangan Asyik menambah kepercayaan diri PKS untuk menyongsong Pilpres 2019.

“Semua pengamat mengatakan ini barometer untuk menuju 2019,” ujarnya.

Baca juga: Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum Menang di Real Count PKS

Supriyanto menjelaskan, salah satu elemen yang membuat suara pasangan Asyik melejit di Pilkada Jawa Barat 2018 adalah kapitalisasi suara dengan menarik isu 2019 ganti presiden.

Namun dia mengakui, jargon pasangan Asyik tersebut kurang maksimal lantaran waktu sosialisasi terbilang pendek.

“Isu ini populer, sangat berpengaruh, cuma waktunya saja yang kurang,” jelasnya.

Supriyanto menjelaskan, menyongsong Pilpres 2019, pihaknya telah melakukan start lebih awal. Sembilan kader terbaik PKS telah diseleksi.

Selain nama Sohibul Iman selaku presiden PKS, nama yang cukup mentereng lainnya adalah mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau yang akrab disapa Aher.

Baca juga: Cerita Pemilik 5 Ekor Ikan Arapaima, Biaya Rp 200.000 Per Hari hingga Didatangi Polisi

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Regional
Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Regional
Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Regional
Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya' | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

[POPULER NUSANTARA] "Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya" | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

Regional
Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Regional
Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Regional
4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

Regional
Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Regional
Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di 'Backhoe' Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di "Backhoe" Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Regional
Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Regional
6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

Regional
Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Regional
Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X