Golkar NTT Deklarasikan Dukungan untuk Pencalonan Jokowi-Airlangga - Kompas.com

Golkar NTT Deklarasikan Dukungan untuk Pencalonan Jokowi-Airlangga

Kompas.com - 05/07/2018, 06:36 WIB
Pengurus Golkar NTT, saat deklarasi mengusung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto untuk berduet dengan Joko Widodo pada Pilpres 2019.KOMPAS.com/Sigiranus Marutho Bere Pengurus Golkar NTT, saat deklarasi mengusung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto untuk berduet dengan Joko Widodo pada Pilpres 2019.

KUPANG, KOMPAS.com - Partai Golkar bertekad mewujudkan duet Joko Widodo- Airlangga Hartarto pada Pilpres 2019.

Karena itu, Golkar berharap, Jokowi bisa menerima Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga sebagai cawapres. 

"Ada tiga dimensi rasional yang menjadi alasan prinsip Golkar mencalonkan Airlangga Hartarto sebagai cawapres, yakni dimensi ideal, realistis, dan fleksibilitas," kata Ketua Pemenangan Partai Golkar Wilayah NTT, Josef Nae Soi, di Hotel Kupang, Rabu (4/7/2018).

Josef menjelaskan, dimensi ideal artinya Golkar menghargai suara rakyat.

Baca juga: Cerita Pemilik 5 Ekor Ikan Arapaima, Biaya Rp 200.000 Per Hari hingga Didatangi Polisi

"Golkar adalah partai pemenang nomor urut dua di Indonesia sehingga seharusnya kita hormati suara rakyat," ucapnya.

Kedua, dimensi realistis, artinya Golkar tidak bisa memaksakan kehendak presiden untuk memilih.

"Tapi kita punya tanggung jawab moral untuk mendorong Ketua Umum jadi cawapres," tegas Nae Soi sambil mengajak seluruh kader Golkar NTT mendukung pencalonan Ketum Airlangga jadi cawapres.

Berikut naskah deklarasi pencalonan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto, sebagai cawapres untuk mendampingi Capres Joko Widodo.

Baca juga: Bangga Hasil Pilkada Jabar-Jateng, PKS Belum Tentu Usung Prabowo Jadi Capres

Pertama, Partai Golkar adalah partai yang sejak kelahirannya 28 Oktober 1964, tetap berkomitmen untuk tetap tegak, utuh dan lestarinya NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika, dengan semangat serta roh karya dan kekaryaan.

Kedua, kemajuan pembangunan nasional dan terciptanya kehidupan demokrasi nasional yang dinamis termasuk di NTT yang mendapat perhatian besar dari pemerintah Jokowi dan JK, harus diteruskan pada lima tahun berikutnya 2019-2024 untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia di NTT.

Ketiga, kepemimpinan nasional Presiden Jokowi yang merakyat dan melayani rakyat dari Sabang sampai Merauke dan dari Miagas sampai Rote, yang berprestasi dan kemajuannya sudah dirasakan masyarakat harus dilanjutkan dengan didampingi seorang calon wapres yang memiliki integritas dan rekam jejak yang baik serta seorang figur yang memimpin partai besar untuk menjamin jalannya pemerintahan untuk kesinambungan pembangunan nasional.

Keempat, bahwa Ketua Umum DPP Partai Golkar yang juga Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto, adalah salah seorang putra terbaik bangsa yang wajar dan pantas dicalonkan sebagai Wapres RI pada Pemilu 2019 mendampingi Capres RI Ir Joko Widodo.

Karena itu, dengan kesadaran dan tanggung jawab terhadap bangsa dan negara, DPD Partai Golkar NTT menyatakan mendukung pencalonan Jokowi dan Airlangga Hartarto sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada Pilpres 2019.

Deklarasi ini digelar di sela Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Dua Partai Golkar NTT, dengan dua agenda utama yakni evaluasi Pilkada serentak di NTT dan penetapan bakal caleg DPR RI, DPRD NTT dan DPRD Kabupaten dan Kota.

Kompas TV Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto bertemu dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar di Kantor PKB.



Close Ads X