Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum Menang di Real Count PKS

Kompas.com - 04/07/2018, 18:49 WIB
Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum saat berfoto usai unggul dalam perolehan hitung cepat Pilkada Jabar, di Hotel Papandayan, Bandung, Rabu (27/6/2018).KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum saat berfoto usai unggul dalam perolehan hitung cepat Pilkada Jabar, di Hotel Papandayan, Bandung, Rabu (27/6/2018).


BANDUNG, KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Jawa Barat mengumumkan hasil hitung asli (real count) yang didapatkan dari seluruh kabupaten kota di Jawa Barat.

Dalam presentasi yang dibeberkan kepada wartawan, DPW PKS Jawa Barat menyebut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil -Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) menempati posisi tertinggi perolehan suara di Jawa Barat dengan total 7.175.804.

Posisi kedua ditempati pasangan Sudrajat-Syaikhu (Asyik) dengan perolehan suara 6 302.254 diikuti pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (Deddy-Dedi) dengan 5.610 051 dan pasangan Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah) di posisi buncit dengan perolehan suara 2.754.631.


PKS bersama Gerindra dan PAN adalah pengusung pasangan Asyik. Sementara, pasangan Rindu diusung oleh Partai NasDem, PKB, PPP dan Hanura. Demokrat berkoalisi dengan Golkar mengusung Deddy-Dedi. Pasangan terakhir, Hasanah, diusung PDI-P.

Baca juga: Gerindra Klaim Sudrajat-Ahmad Syaikhu Juara Pilkada Jawa Barat 2018

“Hasil ini menjadi rujukan di internal PKS,” kata Ketua DPW PKS Jawa Barat Nur Supriyanto dalam konferensi pers yang digelar di kantor DPW PKS Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (4/7/2018).

Lebih lanjut Supriyanto menambahkan, publikasi hasil hitung asli DPW PKS ini diharapkan menepis isu-isu yang beredar di lapangan terutama yang menyebutkan jika pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) menjadi pemenang di Pilkada Jawa Barat 2018.

“Mudah-mudahan hasil ini meng-clear-kan berita yang beredar,” imbuhnya.

Meski begitu, kata Supriyanto, PKS belum akan memberikan selamat kepada pasangan Rindu. PKS tetap menunggu keputusan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Jawa Barat pada tanggal 9 Juli 2018 mendatang.

“Kami hanya menyampaikan data sebagai pertanggungjawaban kami kepada publik. Tapi kami masih menunggu pengumuman dari KPU karena yang berwenang adalah KPU,” tuturnya. 

Hasil penghitungan PKS ini sesuai dengan quick count yang dilakukan sejumlah lembaga survei yang menempatkan pasangan Rindu sebagai peroleh suara terbanyak Pilkada Jabar 2018. 

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo HASIL AKHIR 5 LEMBAGA SURVEI PILKADA JABAR

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Partai Gerindra Jawa Barat menolak hasil hitung cepat (quick count) Pilkada Jawa Barat 2018 dari seluruh lembaga survei. Alasannya, sejumlah survei yang dilakukan lembaga survei tidak sesuai dengan hasil quick count.

Dalam survei-survei sebelum pelaksanaan pilkada, pasangan Asyik berada dalam urutan ketiga perolehan suara. Peroleh suara terbanyak menurut adalah pasangan Rindu disusul Deddy-Dedi.

Namun, dalam quick count pasangan Asyik justru mengatasi pasangan Deddy-Dedi.

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Mulyadi mengatakan, menurut penghitungan internal, pasangan Asyik menang atas pasangan Rindu. Baca juga: Gerindra Yakin Sudrajat-Syaikhu Pemenang Pilkada Jabar Versi KPU



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Sebelum Disekap, Istri Ketua KPU Cianjur Diseret 2 Pria Berpenutup Wajah

Sebelum Disekap, Istri Ketua KPU Cianjur Diseret 2 Pria Berpenutup Wajah

Regional
Cerita di Balik Kerusuhan Lapas Langkat, Napi yang Kelaparan hingga Arogansi Petugas

Cerita di Balik Kerusuhan Lapas Langkat, Napi yang Kelaparan hingga Arogansi Petugas

Regional
Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Pakai Bus di Bandung Diprediksi Meningkat

Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Pakai Bus di Bandung Diprediksi Meningkat

Regional
Hutan Rusak Diduga Jadi Penyebab Banjir Bandang di Kabupaten Lebak

Hutan Rusak Diduga Jadi Penyebab Banjir Bandang di Kabupaten Lebak

Regional
Lebaran 2019, Konsumsi BBM di Jatim Diprediksi Naik 12 Persen

Lebaran 2019, Konsumsi BBM di Jatim Diprediksi Naik 12 Persen

Regional
Selundupkan Ribuan Benih Lobster, Pemilik Melarikan Diri dengan Lompat ke Air

Selundupkan Ribuan Benih Lobster, Pemilik Melarikan Diri dengan Lompat ke Air

Regional
Perketat Keamanan, Kampus di Bandung Ini Dilengkapi 'Command Center' dan 'Panic Button'

Perketat Keamanan, Kampus di Bandung Ini Dilengkapi "Command Center" dan "Panic Button"

Regional
Mahasiswa UGM Jadi Joki Tes Masuk di Surabaya, Ini Tanggapan Rektor

Mahasiswa UGM Jadi Joki Tes Masuk di Surabaya, Ini Tanggapan Rektor

Regional
Pulang Safari Ramadhan, Wabup Rembang Terlibat Kecelakaan Beruntun

Pulang Safari Ramadhan, Wabup Rembang Terlibat Kecelakaan Beruntun

Regional
5 Fakta Penyelundupan 1 Ton Ganja, Disembunyikan di Sasis Truk hingga Hendak Dibawa ke Jakarta

5 Fakta Penyelundupan 1 Ton Ganja, Disembunyikan di Sasis Truk hingga Hendak Dibawa ke Jakarta

Regional
Antisipasi Bencana Kekeringan, BPBD Banyumas Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih

Antisipasi Bencana Kekeringan, BPBD Banyumas Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih

Regional
Mogok Belajar Siswa yang Tolak Kepsek Diganti Berakhir dengan Surat Perjanjian

Mogok Belajar Siswa yang Tolak Kepsek Diganti Berakhir dengan Surat Perjanjian

Regional
Dari Balairung, Dosen UGM Serukan Pesan Persatuan dan Perdamaian

Dari Balairung, Dosen UGM Serukan Pesan Persatuan dan Perdamaian

Regional
Kronologi Penyekapan Istri Ketua KPU Cianjur

Kronologi Penyekapan Istri Ketua KPU Cianjur

Regional
Banyak TKI Ilegal asal NTT di Malaysia, BP3TKI Kupang Bangun Rumah Informasi Migrasi Aman

Banyak TKI Ilegal asal NTT di Malaysia, BP3TKI Kupang Bangun Rumah Informasi Migrasi Aman

Regional

Close Ads X