Undip Terima 3.569 Calon Mahasiswa Baru, Jurusan Hukum dan Manajemen Favorit

Kompas.com - 04/07/2018, 15:42 WIB
Undip Semarang KOMPAS.com/NAZAR NURDINUndip Semarang

SEMARANG, KOMPAS.com - Sebanyak 3.569 calon mahasiswa lolos masuk di kampus Universitas Diponegoro (Undip) melalui jalur SBMPTN.

Wakil Rektor Undip bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Muhamad Zaenuri menjelaskan, secara total ada 86.316 calon mahasiswa yang melakukan pendaftaran. Dari jumlah pendaftar tersebut, Undip hanya menerima 3.569 calon mahasiswa melalui jalur itu.

"Calon mahasiswa yang berminat dan mendaftar di Undip melalui jalur SBMPTN meningkat 14 persen jika dibandingkan tahun 2017," kata Zainuri, Rabu (4/7/2018).

Baca juga: 4.161 Peserta SBMPTN 2018 Diterima di Unpad

Dia menerangkan, dari 86.000 calon mahasiswa, 32.223 di antaranya memilih Undip sebagai pilihan pertama, kemudian 31.796 sebagai pilihan kedua dan 22.297 sebagai pilihan ketiga.

Puluhan ribu calon mahasiswa tersebut bersaing ketat dengan yang lainnya. Di fakultas favorit, persaingan untuk masuk semakin ketat.

Fakultas favorit yang menjadi saingan ketat antara lain Fakultas Hukum, Ekonomika dan Bisnis Prodi Manajemen, Akuntansi, Fakultas Psikologi. Kemudian Fakultas Kedokteran, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Teknik (Sipil) dan Ilmu Gizi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Persaingan ketat misalnya untuk pendaftar program studi farmasi. Dari 1.788 pendaftar di SBMPTN, hanya 34 orang yang diterima.

"Persentase keketatan masuk ke prodi itu sebesar 1,95 persen. Sementara prodi perikanan tangkap persentase keketatannya agak longgar yakni 12 persen, karena peminat 350 diterima 42 orang," ujarnya.

Baca juga: Cerita Pemilik 5 Ekor Ikan Arapaima, Biaya Rp 200.000 Per Hari hingga Didatangi Polisi

Sebelum SBMPTN, Undip juga telah menerima 2.929 calon mahasiswa dari jalur undangan atau SNMPTN. Namun demikian dari 2.929 yang diterima, hanya 2.784 orang yang melakukan pendaftaran ulang.

Rektor Undip Yos Johan Utama mengatakan, bagi calon mahasiswa yang belum masuk masih ada kesempatan masuk melalui jalur mandiri. Di jalur itu, total kuota yang disediakan sebanyak 30 persen.

"Undip masih ada kuota 30 persen dari total calon mahasiswa untuk jalur mandiri. Silahkan bersaing melalui jalur ini," tambahnya. (K93-14)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.