"Tak Elok Kalau NU Pecah Hanya karena Urusan Pilkada..."

Kompas.com - 03/07/2018, 07:00 WIB
Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut satu Khofifah Indar Parawansa (kiri) dan nomor urut dua Saifullah Yusuf (kanan) bersalaman saat Debat Publik I Pilgub Jatim di Gedung Dyandra Convetion Center, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (10/4/2018). Debat publik pertama tersebut menekankan soal pendidikan, ketenagakerjaan, kesehatan, keagamaan, budaya, kemasyarakatan, ideologi, HAM, kebangsaan, kepemudaan dan keperempuanan. ANTARA FOTO/Zabur KaruruCalon Gubernur Jawa Timur nomor urut satu Khofifah Indar Parawansa (kiri) dan nomor urut dua Saifullah Yusuf (kanan) bersalaman saat Debat Publik I Pilgub Jatim di Gedung Dyandra Convetion Center, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (10/4/2018). Debat publik pertama tersebut menekankan soal pendidikan, ketenagakerjaan, kesehatan, keagamaan, budaya, kemasyarakatan, ideologi, HAM, kebangsaan, kepemudaan dan keperempuanan.

SURABAYA, KOMPAS.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia KH Ma'ruf Amin memberikan pesan kepada dua pasangan calon gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak dan Saifullah Yusuf-Guntur Puti Soekarno, terkait hasil Pilkada Jawa Timur 2018.

Ma'ruf mengatakan, sejak awal dirinya telah meminta dua pasangan calon ini untuk bersikap fair. Apalagi, keduanya merupakan kader Nahdlatul Ulama.

"Jangan ada manipulasi, jangan sampai ada kecurangan. Setelah ada keputusan resmi KPU, siapa pun yang menang dan kalah harus sama-sama menerima," ucap Ma'ruf, Senin (2/8/2018).

Baca juga: Beri Selamat, AHY Sampaikan Pesan SBY kepada Khofifah-Emil


Rois 'Aam PBNU ini juga meminta kepada kandidat yang kalah bisa menerima dengam legawa sehingga tidak ada dendam kesumat satu sama lain.

Dia meminta Khofifah dan Gus Ipul menghormati hasil keputusan resmi KPU dan memberikan semua aspirasi kepada kandidat gubernur terpilih untuk memimpin Jawa Timur 5 tahun ke depan.

Ma'ruf juga berpesan agar siapapun kandidat yang menang bisa memegang dan menjaga amanat rakyat. Sebab, di masa lalu masih banyak gubernur, bupati, dan wali kota, tidak bisa menjaga amanat yang diberikan rakyat.

"Jangan sampai setelah resmi menjabat sebagai gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur, justru malah mengecewakan rakyatnya," ungkap Ma'ruf.

Baca juga: Saat Gus Ipul Dihibur Putra Bungsunya...

Sebelumnya, dia mengaku kecewa karena Khofifah dan Gus Ipul yang adalah kader NU sama-sama maju memperebutkan Jatim-1. Tetapi semuanya sudah terjadi, Ma'ruf pun tidak lagi mau mempersoalkan hal tersebut.

"Sudah terjadi dan sama-sama maju, ya, mungkin bagus juga. Karena yang menang NU dan yang kalah juga pasti NU," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya merasa wajib untuk mendinginkan suasana pasca-Pilkada di Jawa Timur. Jangan sampai menang-kalah ini dijadikan sebagai sumber konflik antar kandidat.

"NU membutuhkan keutuhan dan kerja bareng serta saling menopang. Tidak elok kalau hanya urusan Pilkada saja, NU jadi pecah," pungkas Ma'ruf.

Baca juga: Ini Hasil Akhir 3 Quick Count Pilkada Jatim: Khofifah-Emil Menang

Berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) beberapa lembaga survei, pasangan nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak unggul atas pasangan nomor urut 2 Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno di Pilgub Jatim 2018.

Pada hasil hitung cepat Litbang Kompas, misalnya, pasangan Khofifah-Emil unggul dengan perolehan suara sebesar 53,36 persen.

Sementara itu, pasangan Gus Ipul-Puti Soekarno mendapat 46,64 persen suara. Angka itu dengan jumlah sampel suara yang masuk sebanyak 100 persen. Rekapitulasi perolehan suara di KPU baru akan tuntas dan diumumkan pada 9 Juli mendatang.

Baca juga: Kenapa Khofifah-Emil Unggul di Jatim? Ini Kata Pengamat

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Ijazah Palsu Anggota DPRD Probolinggo, Ketua KPU Mangkir Jadi Saksi

Kasus Ijazah Palsu Anggota DPRD Probolinggo, Ketua KPU Mangkir Jadi Saksi

Regional
Jembatan di Pedalaman Pangkep, Barru dan Bone Akhirnya Diperbaiki

Jembatan di Pedalaman Pangkep, Barru dan Bone Akhirnya Diperbaiki

Regional
Kronologi 10 Gerbong Semen Terguling di Blora, Angkut 1.1360 Ton Semen hingga Tak Ada Korban Jiwa

Kronologi 10 Gerbong Semen Terguling di Blora, Angkut 1.1360 Ton Semen hingga Tak Ada Korban Jiwa

Regional
Antisipasi Kecelakaan, Bus di Terminal Surodakan Jalani Uji Kelaikan

Antisipasi Kecelakaan, Bus di Terminal Surodakan Jalani Uji Kelaikan

Regional
Hujan Angin Landa Sukabumi, Puluhan Rumah dan Pohon Bertumbangan

Hujan Angin Landa Sukabumi, Puluhan Rumah dan Pohon Bertumbangan

Regional
Dua Pria di Gresik Mengaku Polisi dan Memeras Warga

Dua Pria di Gresik Mengaku Polisi dan Memeras Warga

Regional
Gibran: Hari Ini Akan Saya Catat sebagai Utang Pertama kepada Bapak Ibu

Gibran: Hari Ini Akan Saya Catat sebagai Utang Pertama kepada Bapak Ibu

Regional
Kapal yang Angkut 42.000 Zak Semen Tenggelam di Lembata NTT

Kapal yang Angkut 42.000 Zak Semen Tenggelam di Lembata NTT

Regional
Penjualan Pernak-pernik Natal Mulai Ramai di Denpasar

Penjualan Pernak-pernik Natal Mulai Ramai di Denpasar

Regional
Armada Pariwisata yang Gunakan Izin Trayek Palsu Diburu Petugas

Armada Pariwisata yang Gunakan Izin Trayek Palsu Diburu Petugas

Regional
Jokowi Minta Riset Berikan Solusi Masalah Bangsa dan Cegah Duplikasi

Jokowi Minta Riset Berikan Solusi Masalah Bangsa dan Cegah Duplikasi

Regional
Pada 2020, BPOM Akan Diperkuat Fungsinya, Mirip BPOM Amerika Serikat

Pada 2020, BPOM Akan Diperkuat Fungsinya, Mirip BPOM Amerika Serikat

Regional
Sempat Bersitegang, Satpol PP Akhirnya Robohkan Rumah di Tamansari Bandung

Sempat Bersitegang, Satpol PP Akhirnya Robohkan Rumah di Tamansari Bandung

Regional
Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Polisi Tetapkan 1 Tersangka

Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Polisi Tetapkan 1 Tersangka

Regional
3 Ton Solar Subsidi Ditimbun di Bengkel Mobil di Batam, Satu Penjaga Diamankan

3 Ton Solar Subsidi Ditimbun di Bengkel Mobil di Batam, Satu Penjaga Diamankan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X