Ratusan Warga Keracunan Makanan Pesta Pernikahan, Ini Kata Tuan Rumah

Kompas.com - 02/07/2018, 20:21 WIB
Para korban keracunan massal di Kabupaten Kampar, Riau mendapat perawatan medis, Minggu (1/7/2018) malam. KOMPAS.com/Idon TanjungPara korban keracunan massal di Kabupaten Kampar, Riau mendapat perawatan medis, Minggu (1/7/2018) malam.

PEKANBARU, KOMPAS.com - H Syamsuar, pemilik rumah penyelenggara pesta pernikahan angkat bicara soal kejadian keracunan massal di Desa Koto Perambahan, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau.

Dia mengaku tidak menyangka akan kejadian itu.

"Kami tidak menyangka ini bisa terjadi. Ini sungguh di luar dugaan," ungkap Syamsuar, Senin (2/7/2018).

Baca juga: Cerita di Balik Demo 2019 Ganti Presiden di Depan Gerai Markobar Milik Anak Jokowi

Dia mengatakan, pada dasarnya semua yang dilakukan untuk pesta itu seperti biasa. Makanan yang dimasak makanan biasa dan yang makanan yang diorder juga makanan biasa.

"Tidak ada hal-hal yang mencurigakan. Sekarang kami tidak mengetahui penyebab pasti makanan tersebut bisa mengandung bakteri atau racun," tutur Syamsuar.

Dia mengaku, sudah menyerahkan sepenuhnya masalah ini kepada pihak pemerintah untuk memeriksa semua sampel makanan di acara pesta.

"Kami berharap, pemerintah cepat menyelesaikan masalah ini, karena kami pihak keluarga tidak tahu penyebab pasti dari hal tersebut," tutur Syamsuar.

Baca juga: Hilang 1,5 Tahun di Laut Sukabumi, Nining Ditemukan Selamat di Tepi Pantai

Sebelumnya diberitakan, ada 116 orang korban keracunan makanan di Desa Koto Perambahan, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, Minggu (1/7/2018).

Sebelumnya, para korban menghadiri acara pesta pernikahan, Sabtu (30/6/2018). Akibat keracunan itu, para korban mengalami muntah-muntah, mual, mencret dan demam.

Namun, saat ini seluruh korban sudah mendapatkan penanganan medis baik di puskesmas maupun di rumah sakit. Sejumlah korban juga sudah pulang ke rumah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Regional
Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Regional
Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Regional
'Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD'

"Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD"

Regional
Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara 'Real Time'

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara "Real Time"

Regional
Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Regional
Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Regional
Jateng Disebut Biang Kerok Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia, Ganjar: Saya Protes

Jateng Disebut Biang Kerok Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia, Ganjar: Saya Protes

Regional
Sempat Tertutup Longsor, Jalan Nasional di Banjarnegara Bisa Dilalui Kendaraan

Sempat Tertutup Longsor, Jalan Nasional di Banjarnegara Bisa Dilalui Kendaraan

Regional
Kasus Pernikahan Anak Tinggi Akibat Pandemi Covid-19

Kasus Pernikahan Anak Tinggi Akibat Pandemi Covid-19

Regional
Ibunda Mahfud MD Trauma Rumah Didemo, Diungsikan ke Tempat Aman

Ibunda Mahfud MD Trauma Rumah Didemo, Diungsikan ke Tempat Aman

Regional
2 Rumah Singgah Penuh, Pemkab Semarang Minta Bantuan Pemprov Jateng

2 Rumah Singgah Penuh, Pemkab Semarang Minta Bantuan Pemprov Jateng

Regional
Dampak Fenomena Madden Julian Oscillation, Yogya Banyak Hujan

Dampak Fenomena Madden Julian Oscillation, Yogya Banyak Hujan

Regional
Fakta Rumah Mahfud MD Didemo Ratusan Orang, Isunya Terkait Pemanggilan Rizieq Shihab

Fakta Rumah Mahfud MD Didemo Ratusan Orang, Isunya Terkait Pemanggilan Rizieq Shihab

Regional
Selama November, BPBD Banjarmasin 9 Kali Evakuasi Ular dari Rumah Warga

Selama November, BPBD Banjarmasin 9 Kali Evakuasi Ular dari Rumah Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X