Polisi Selidiki Penyebab Keracunan Ratusan Warga di Kampar Riau

Kompas.com - 02/07/2018, 20:17 WIB
Ilustrasi keracunan. ShutterstockIlustrasi keracunan.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Tambang menyelidiki kasus keracunan massal di Desa Koto Perambahan, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau.

Hal itu dilakukan untuk mengetahui jika terdapat tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

"Penyelidikan sedang kita lakukan. Sejauh ini kita sudah meminta keterangan pemilik rumah atas nama H Syamsuar. Untuk saksi belum ada yang kami periksa," ungkap Kapolsek Tambang AKP Handono Sujarwanto pada Kompas.com, Senin (2/7/2018).

Untuk saat ini, pihaknya mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan yang dikirim Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar ke laboratorium Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi Riau di Pekanbaru.

"Hasil pemeriksaan BBPOM akan keluar sekitar seminggu. Sampel makanan dikirim berupa kuah sate, soto, air minum dalam kemasan, cabe merah dan estebak," kata Handono.

Baca juga: Total Warga Keracunan Makanan di Kabupaten Kampar 116 Orang

Dia mengatakan, untuk jumlah korban yang mengalami keracunan sebanyak 122 orang. Para korban mengalami mual, muntah-muntah dan mencret. Namun seluruhnya sudah mendapatkan pertolongan medis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sejauh ini tidak ada korban jiwa. Semoga tidak ada korban jiwa," ucap Handono.

Dia mengaku belum memastikan apakah ada indikasi lain penyebab ratusan warga keracunan. Sementara keracunan diduga berasal dari makanan yang disantap warga disebuah acara pesta pernikahan di desa Koto Perambahan.

"Acara pestanya Sabtu (30/6/2018). Tapi warga mulai mengalami keracunan, Minggu (1/7/2018). Sejauh ini belum dapat kami pastikan makanan apa yang mengandung racun maupun bakteri. Karena banyak makanan yang disantap warga pada acara tersebut," jelas Handono.

Baca juga: Diduga Keracunan Makanan Pesta, Ratusan Warga Dilarikan ke Rumah Sakit

Sebelumnya diberitakan, ratusan warga Desa Koto Perambahan Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau mengalami keracunan.

Para korban dilarikan ke Puskemas Kampar Timur, pada Minggu (1/7/2018) malam, untuk mendapatkan pertolongan pertama. Korban keracunan terdiri dari orang dewasa dan anak-anak.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X