Dinilai Berbahaya, Ikan Aligator Dilarang Diperjualbelikan

Kompas.com - 02/07/2018, 18:30 WIB
Ikan aligator yang kepalanya mirip buaya, beberapa kali muncul di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Di kalangan pembudidaya ikan keramba jaring apung Jatiluhur, jenis ikan ini cukup besar dan galak serta pernah menggigit manusia. KOMPAS/Dedi MuhtadiIkan aligator yang kepalanya mirip buaya, beberapa kali muncul di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Di kalangan pembudidaya ikan keramba jaring apung Jatiluhur, jenis ikan ini cukup besar dan galak serta pernah menggigit manusia.

SEMARANG, KOMPAS.com - Ikan-ikan berbahaya seperti alligator fish atau ikan aligator dilarang diperjualkan di wilayah Jawa Tengah. Ikan jenis itu dilarang dirawat, dipasarkan, hingga dilepasliarkan.

Kepala Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Semarang Gatot R Perdana mengatakan, ikan aligator memang menjadi habitat yang dilarang untuk dirawat dan dilepasliarkan.

Hal itu sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 14 Tahun 2014 tentang Larangan Pemasukan Jenis Ikan Berbahaya dan Invasif di perairan Indonesia.

Menurut Gatot, dilarangnya ikan aligator karena dapat berdampak buruk terhadap ekosistem lain.

Baca juga: Warga Tangkap 13 Ikan Arapaima di Sungai Brantas, 3 Ekor Dikonsumsi

"Ikan itu juga membayakan manusia yang ada berada wilayah perairan," ujar Gatot, disela menerima empat ekor alligator fish dari Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah, Senin (2/7/2018).

Ia menjelaskan, ada 153 spesies ikan berbahaya dan invasif yang dilarang untuk dirawat maupun diperdagangkan. Dari 153 ikan itu antara lain aligator, Piranha, sapu-sapu, tiger fish dan arapaima.

Pihak Balai Karantina, sebut dia, saat ini telah mendapat 10 ekor piranha dan lima ikan aligator.

"Kami telah mengidentifikasi bahwa di Jateng terdapat beberapa jenis ikan berbahaya macam aligator dan arapaima," ucapnya.

Baca juga: Ecoton: Ada yang Sengaja Lepas Ikan Arapaima ke Sungai Brantas

"Ikan-ikan jenis itu setelah diserahkan kepada kami, nantinya akan dimusnahkan atau bisa juga dititipkan kepada lembaga konservasi di sejumlah daerah," pungkasnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Tengah Lalu M. Syafriadi mengatakan empat ekor alligator fish yang diserahkan sebelumnya ditemukan di pasar ikan hias, kemudian dipelihara di kantor sebagai binatang peliharaan.

Ikan aligator yang diserahkan panjangnya mencapai 30 sentimeter. Keempat ekor ikan tersebut kemudian diserahkan ke kantor BKIPM Kota Semarang. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dokter Senior Meninggal karena Covid-19, Mengabdi sejak 1980

Dokter Senior Meninggal karena Covid-19, Mengabdi sejak 1980

Regional
'Saya Tak Tahu Awal Mulanya, Tiba-tiba Suroto Tiduran, Tak pernah Bangun'

"Saya Tak Tahu Awal Mulanya, Tiba-tiba Suroto Tiduran, Tak pernah Bangun"

Regional
Janjikan Lulus CPNS, Nenek 74 Tahun Bawa Kabur Uang Rp 250 Juta Milik Korban

Janjikan Lulus CPNS, Nenek 74 Tahun Bawa Kabur Uang Rp 250 Juta Milik Korban

Regional
Selain karena Harta Warisan, Ibu Kalsum Adukan Anaknya soal Pencemaran Nama Baik

Selain karena Harta Warisan, Ibu Kalsum Adukan Anaknya soal Pencemaran Nama Baik

Regional
Saat Pandemi, 70 Siswa SMK Itu Pesta 'Prom Night' di Hotel...

Saat Pandemi, 70 Siswa SMK Itu Pesta "Prom Night" di Hotel...

Regional
Tolak Permintaan Maaf, Keluarga Ngotot Laporkan Anak Ibu Kalsum ke Polisi

Tolak Permintaan Maaf, Keluarga Ngotot Laporkan Anak Ibu Kalsum ke Polisi

Regional
Terobosan Kampung Tangkal Covid-19 Bantu Warga Kena PHK: Lahan Penuh Ular Jadi Kebun Sayur, Saluran Kumuh Jadi Tambak Ikan

Terobosan Kampung Tangkal Covid-19 Bantu Warga Kena PHK: Lahan Penuh Ular Jadi Kebun Sayur, Saluran Kumuh Jadi Tambak Ikan

Regional
Ibu Kalsum Adukan Balik Anaknya soal Harta Warisan, Polisi: Belum Tentu Bisa Jadi Laporan

Ibu Kalsum Adukan Balik Anaknya soal Harta Warisan, Polisi: Belum Tentu Bisa Jadi Laporan

Regional
Sempat Ingin Dipenjarakan, Ibu Kalsum Adukan Balik Anaknya ke Polisi soal Harta Warisan

Sempat Ingin Dipenjarakan, Ibu Kalsum Adukan Balik Anaknya ke Polisi soal Harta Warisan

Regional
Fakta Ayah Cabuli Anak Kandung, Dilakukan Selama 10 Tahun, Tepergok Istri

Fakta Ayah Cabuli Anak Kandung, Dilakukan Selama 10 Tahun, Tepergok Istri

Regional
TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Ini 2 Opsi bagi Pemkot

TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Ini 2 Opsi bagi Pemkot

Regional
TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Komandan: Mereka Tempati Aset Kami

TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Komandan: Mereka Tempati Aset Kami

Regional
'Beras 10 Kilogram Itu Seharga 4 Gram Emas, Kalau Dibeli dengan Uang Rp 2 Juta'

"Beras 10 Kilogram Itu Seharga 4 Gram Emas, Kalau Dibeli dengan Uang Rp 2 Juta"

Regional
Cerita Suroto, Tiduran 10 Tahun di Kamar dan Pernah Dipenjara

Cerita Suroto, Tiduran 10 Tahun di Kamar dan Pernah Dipenjara

Regional
Perjuangan Paramita Jalani Hidup Pascagempa Palu, Lumpuh Separuh Badan dan Andalkan Suami

Perjuangan Paramita Jalani Hidup Pascagempa Palu, Lumpuh Separuh Badan dan Andalkan Suami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X