Jenazah Anis, Korban Tabrakan Speedboat, Dipulangkan ke NTT Pakai Uang Urunan - Kompas.com

Jenazah Anis, Korban Tabrakan Speedboat, Dipulangkan ke NTT Pakai Uang Urunan

Kompas.com - 02/07/2018, 15:39 WIB
Salah satu keluarga korban yang menjemput jenazah korban tabrakan speedboat TKI ilegal di perairan perbatasan Pulau Sebatik. Sebuah sebuah speedboad yang membawa belasan TKI ilegal dari Tawau, Malaysia, menuju pulau Sebatik di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, dilaporkan terlibat tabrakan dengan sebuah speedboat yang diduga dari Filipina, Sabtu (30/6/2018). KOMPAS.com/SUKOCO Salah satu keluarga korban yang menjemput jenazah korban tabrakan speedboat TKI ilegal di perairan perbatasan Pulau Sebatik. Sebuah sebuah speedboad yang membawa belasan TKI ilegal dari Tawau, Malaysia, menuju pulau Sebatik di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, dilaporkan terlibat tabrakan dengan sebuah speedboat yang diduga dari Filipina, Sabtu (30/6/2018).

NUNUKAN, KOMPAS.com - Salah satu korban tewas dalam kecelakaan speedboat di perairan Pulau Sebatik di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) pada Jumat (29/6/2018) malam pukul 19.00 Wita dipulangkan oleh keluarganya. 

Korban tersebut atas nama Anis Platin (54). Oleh keluarganya, jenazah Anis akan dipulangkan ke Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Namun, pemerintah melalui BP3TKI menolak menanggung biaya pemulangan jenazah korban sebab korban tidak terdaftar di BNP3TKI sebagai tenaga kerja Indonesia ( TKI) yang bekerja di Malaysia. 

Oleh sebab itu, pihak keluarga akhirnya melakukan urunan untuk membiayai pemulangan jenazah Anis. Hal itu disampaikan oleh Sogen, salah satu kerabat Anis, Senin (2/7/2018).

Baca juga: Tabrakan Speedboat, Seorang TKI Mengaku 2 Anaknya Masih Hilang 

"BP3TKI menolak pemulangan yang kami ajukan dengan alasan korban bukan TKI. Terpaksa keluarga dari Jakarta urunan untuk biaya pemulangan," ujarnya.

Menurut Sogen, Anis dipastikan merupakan TKI yang bekerja di Malaysia karena memiliki dokumen dan jaminan dari majikannya di Malaysia.  

Anis Platin merupakan salah satu korban tabrakan speedboat yang membawa rombongan TKI dari Malaysia pada Jumat (29/6/2018) malam atau sekitar pukul pukul 19.00 Wita.

Akibat tabrakan tersebut, Kantor Pencarian dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan mencatat enam penumpang ditemukan meninggal, 13 penumpang selamat sementara tiga penumpang belum diketahui nasibnya.

Baca juga: Satu TKI Korban Tabrakan Speedboat di Sebatik Belum Teridentifikasi

Kompas TV Akibat kecelakaan ini, dua orang penumpang tewas, dua lainya menghilang, sementara dua orang penumpang selamat.

 


Terkini Lainnya


Close Ads X