Kompas.com - 01/07/2018, 23:06 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi saat menghadiri acara diskusi Asian Games 2018 bertajuk Diskusi Bukber: Asian Games dan Revolusi Mental, di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Senin (20/5/2018). KOMPAS.COM/NUGYASA LAKSAMANAMenteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi saat menghadiri acara diskusi Asian Games 2018 bertajuk Diskusi Bukber: Asian Games dan Revolusi Mental, di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Senin (20/5/2018).

PANGKALPINANG, KOMPAS.com — Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi meminta proses hukum terkait kasus pemukulan pada anaknya tetap diteruskan.

"Saya berharap kepolisian akan terus melanjutkan proses hukumnya," kata Imam seusai menyaksikan MXGP 2018 seri Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (1/7/2018).

Imam menyayangkan kekerasan yang dialami anaknya saat menonton pertandingan sepak bola antara Persija melawan Persebaya beberapa waktu lalu.

Menurut dia, seharusnya suporter tidak bertindak anarkistis. Jalur hukum ditempuh untuk memberikan pembelajaran kepada para suporter.

Baca juga: Jakmania yang Diduga Pukul Anak Menpora Jadi Tersangka tetapi Tak Ditahan

"Karena ini juga merupakan pembelajaran bagi suporter sepakbola yang seharusnya berlaku baik," ujar Imam.

Imam mengatakan, walaupun akan ada upaya damai ataupun permohonan maaf dari Jakmania, proses hukum harus tetap berlanjut.

Baca juga: Polisi Amankan Jakmania yang Diduga Pukul Anak Menpora

"Kita semua sudah lihat videonya, kan. Apakah pantas seorang ketua kelompok suporter sepak bola berlaku seperti itu?" ujarnya.

Pemukulan ini terjadi ketika anak Imam Nahrawi menyaksikan laga antara Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2018).

Dalam video yang beredar di media sosial, putra Imam Nahrawi diusir dari bangku tribune penonton dan kemudian dipukul oleh salah satu oknum suporter dari arah belakang ketika sedang berjalan.


Pemukulan ini terjadi ketika anak Imam Nahrawi menyaksikan laga antara Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2018). Dalam video yang beredar di media sosial, putra Imam Nahrawi diusir dari bangku tribune penonton dan kemudian dipukul oleh salah satu oknum suporter dari arah belakang ketika sedang berjalan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Anaknya Dipukul Oknum Suporter, Imam Nahrawi Tempuh Jalur Hukum", https://bola.kompas.com/read/2018/06/29/09320088/anaknya-dipukul-oknum-suporter-imam-nahrawi-tempuh-jalur-hukum.
Penulis : M. Hafidz Imaduddin
Editor : Eris Eka Jaya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan 'Bapenda Kapendak'

Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan "Bapenda Kapendak"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.