Mencoblos Lebih dari Satu Kali, Anggota KPPS Ditahan Polisi

Kompas.com - 01/07/2018, 20:01 WIB
Ditahan. shutterstockDitahan.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Seorang petugas KPPS TPS 03 Desa Pulau Tinggi, Kabupaten Kampar, bernama Syamsuardi alias SS, ditahan polisi.

Dia dinyatakan bersalah karena mencoblos lebih dari satu kali saat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, 27 Juni 2018.

"Dikhawatirkan melarikan diri, SS sekitar pukul 00.20 WIB, langsung di bawa oleh penyidik ke Mapolres Kampar untuk diamankan selama 1x24 jam," kata Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan, Minggu (1/7/2018).

"Apabila masih diperlukan keterangannya dapat diperpanjang masa penahanan," kata dia lagi.

Baca juga: Petugas KPPS Coblos Sisa Surat Suara, 10 TPS di Maluku Gelar Pemungutan Suara Ulang

Sebelum ditahan, SS sempat diperiksa oleh Sentra Gakkumdu Kabupaten Kampar, yang terdiri dari anggota Panwaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan.

Akibat perbuatan SS, Panwaslu Kecamatan Kampar merekomendasikan dilakukannya pemungutan suara ulang (PSU) di TPS tersebut dan sudah dilaksanakan pada Kamis 28 Juni 2018.

Baca juga: Anggota KPPS Lalai, 3 TPS di Pekanbaru Gelar Pemungutan Suara Ulang

SS dijerat Pasal 178 B Jo 178 A UU No 10 tahun 2016 Tentang perubahan kedua atas UU No 01 tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 01 tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota.

Baca juga: Semua Surat Suara Dicoblos Petugas KPPS, TPS 02 di NTT Gelar Pencoblosan Ulang

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Penganiayaan Pengemudi Ojol, Tersangka Sempat Mengancam akan Menembak Korban

Kasus Penganiayaan Pengemudi Ojol, Tersangka Sempat Mengancam akan Menembak Korban

Regional
Sebelum Hilang Misterius, Pendaki di Gunung Guntur Sempat Begadang hingga Jam 2 Pagi

Sebelum Hilang Misterius, Pendaki di Gunung Guntur Sempat Begadang hingga Jam 2 Pagi

Regional
Pilkada Banyuwangi 2020, PDI-P Beri Rekomendasi untuk Istri Bupati Azwar Anas

Pilkada Banyuwangi 2020, PDI-P Beri Rekomendasi untuk Istri Bupati Azwar Anas

Regional
Duduk Perkara Penganiayaan Pengemudi Ojol di Pekanbaru, Berawal Saling Klakson

Duduk Perkara Penganiayaan Pengemudi Ojol di Pekanbaru, Berawal Saling Klakson

Regional
Pilkada Gresik 2020, Rekomendasi PKB Turun kepada Pasangan Qosim-Alif

Pilkada Gresik 2020, Rekomendasi PKB Turun kepada Pasangan Qosim-Alif

Regional
Beri Mahar Sandal Jepit dan Segelas Air, Pengantin Pria: Tak Ada Niat Ingin Viral

Beri Mahar Sandal Jepit dan Segelas Air, Pengantin Pria: Tak Ada Niat Ingin Viral

Regional
Bentrok di Madina, 3 Warga Menyerahkan Diri, Total 17 Diamankan

Bentrok di Madina, 3 Warga Menyerahkan Diri, Total 17 Diamankan

Regional
Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Suap, Bupati Kutai Timur Dipecat Nasdem

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Suap, Bupati Kutai Timur Dipecat Nasdem

Regional
Tawa Lepas 2 Gadis Cilik di Tengah Kepungan Banjir di Kotawaringin Barat

Tawa Lepas 2 Gadis Cilik di Tengah Kepungan Banjir di Kotawaringin Barat

Regional
Kronologi ABK Jatuh dari Kapal dan Hilang di Laut Aru, Berawal Perbaiki Lampu Rusak

Kronologi ABK Jatuh dari Kapal dan Hilang di Laut Aru, Berawal Perbaiki Lampu Rusak

Regional
Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru Ternyata dalam Pengaruh Narkoba

Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru Ternyata dalam Pengaruh Narkoba

Regional
Detik-detik Pendaki Hilang di Gunung Guntur, Berhasil Ditemukan Berkat Ritual Penjaga Parkir

Detik-detik Pendaki Hilang di Gunung Guntur, Berhasil Ditemukan Berkat Ritual Penjaga Parkir

Regional
Viral karena Nikahi Model Cantik dengan Mahar Sandal Jepit, Pria Ini Dirisak, Dibilang hanya Cari Sensasi

Viral karena Nikahi Model Cantik dengan Mahar Sandal Jepit, Pria Ini Dirisak, Dibilang hanya Cari Sensasi

Regional
Ridwan Kamil: Sebelum Jadi Zona Hijau, Sekolah Belum Boleh Tatap Muka

Ridwan Kamil: Sebelum Jadi Zona Hijau, Sekolah Belum Boleh Tatap Muka

Regional
Meski Ditetapkan Tersangka, Sastrawan Felix Nesi Tak Ditahan Polisi

Meski Ditetapkan Tersangka, Sastrawan Felix Nesi Tak Ditahan Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X