Kompas.com - 01/07/2018, 12:23 WIB
Calon gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat bertemu Rabiatul Adawiyah, guru Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Darul Maza Kota Bekasi, di Rumah Pemenangan Pasangan Rindu di Jalan Cipaganti, Bandung, Minggu (1/7/2018).  Rabiatul Adawiyah dipecat tempatnya mengajar karena memilih Ridwan Kamil pada Pilkada Jabarta 27 Juni 2018. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANICalon gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat bertemu Rabiatul Adawiyah, guru Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Darul Maza Kota Bekasi, di Rumah Pemenangan Pasangan Rindu di Jalan Cipaganti, Bandung, Minggu (1/7/2018). Rabiatul Adawiyah dipecat tempatnya mengajar karena memilih Ridwan Kamil pada Pilkada Jabarta 27 Juni 2018.


BANDUNG, KOMPAS.com - Kandidat gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bertemu dengan Rabiatul Adawiyah, guru Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Darul Maza Kota Bekasi yang diberhentikan karena memilih calon gubernur yang berbeda dengan arahan pihak sekolah pada Pilkada Jawa Barat 2018.

Saat Pilkada Jawa Barat (Jabar) 2018, Rabiatul menjagokan Ridwan Kamil dan ia mengaku mencoblos Ridwan saat pemilihan.

Dalam pertemuan hari ini, Ridwan berjanji akan segera mencari pekerjaan baru untuk Rabia.

"Kami tidak mau memperpanjang yang penting sudah damai sudah ada perbincangan saling memahami. Sehingga saya fokus karena sudah janji ke ibu Rabia ini untuk melanjutkan hidupnya dengan pekerjaan yang insya Allah sedang saya bantu upayakan," ujar Ridwan di Rumah Pemenangan Pasangan Rindu, Jalan Cipaganti, Bandung, Minggu (1/7/2018).

Baca juga: Guru di Bekasi Mengaku Dipecat Sekolah karena Pilih Ridwan Kamil-Uu

Ridwan yang akrab disapa Emil tengah mencari tempat kerja baru untuk Rabia di kawasan Bekasi yang tak jauh dari tempat tinggalnya.

"Ada beberapa pilihan di Bekasi masih saya perlu koordinasi, karena beliau menyampaikan tidak harus kembali mengajar bisa dibidang lain yang tetap berhubungan dengan sumber daya manusia. Karena ibu ini pendidikannya dari UPI, latarberlakangnya di sana. Dalam dunia pendidikan tidak harus selalu pengajar, bisa jadi manajemen, konseptor atau apa saja," ujar Emil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia berharap kejadian serupa tak terulang kembali dalam proses demokrasi. Ia meminta agar insiden itu tak perlu diperdebatkan lagi.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita lanjutkan kehidupan kita, jangan terlalu fokus lagi urusan pilkada. Sehingga kita bisa menata Jabar, Bekasi, Bandung lebih baik dengan cara baru. Bahkan untuk hal yang membedakan kita fokus saja persamaan yang kita punya. Insya Allah Jabar menyongsong Jabar yang lebih baik," ujar Emil.

Baca juga: Pepen Akan Carikan Sekolah Baru untuk Guru yang Dipecat karena Pilih Ridwan Kamil



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.