Tim SAR Kaltim-Kaltara Temukan 1 Jenazah Korban Tabrakan Spedboat - Kompas.com

Tim SAR Kaltim-Kaltara Temukan 1 Jenazah Korban Tabrakan Spedboat

Kompas.com - 01/07/2018, 11:29 WIB
Jenazah seorang bocah yang ditemukan di perairan perbatasan Pulau Sebatik diduga merupakan salah satu korban kecelakaan tabrakan speedboat yang terjadi pada Jumat malam. Tim SASR masih melakukan upaya pencarian terhadap 4 korban yang belum diketahui nasibnya.Dok Kantor Pencarian dan Pertolongan kabupaten Nunukan Jenazah seorang bocah yang ditemukan di perairan perbatasan Pulau Sebatik diduga merupakan salah satu korban kecelakaan tabrakan speedboat yang terjadi pada Jumat malam. Tim SASR masih melakukan upaya pencarian terhadap 4 korban yang belum diketahui nasibnya.

NUNUKAN, KOMPAS.com - Tim SAR (search and rescue) Kaltim- Kaltara, Minggu (1/7/2018), menemukan satu jenazah yang diduga korban tabarakan speedboat di perairan Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara pada Jumat malam lalu.

Kasie Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kaltim- Kaltara Octavianto mengatakan, jenazah tersebut adalah bocah berusia sekitar 10 tahun. Jenazah bocah itu masih mengenakan kaos bergambar spiderman, bercelana hitam, dan mengenakan sepatu.

”Korban ditemukan pukul 08.30 Wita. Saat ini dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Nunukan untuk diidentifikasi,” kata Octavianto, Minggu.

Baca juga: Tabrakan Speedboat, Seorang TKI Mengaku 2 Anaknya Masih Hilang

Dari hasil identifikasi keluarga korban, bocah itu bernama Yordimus Waton (9), anak dari  Bernad Waton. Adik Yordimus Waton, yaitu Cherlin Waton (4) saat ini juga belum diketahui keberadaannya.

Cherlin bersama ibunya, Agustina Jawa Kellen, dan Yordimus, menjadi penumpang speedboat yang mengalami kecelakaan itu. Agustina telah ditemukan meninggal setelah tabrakan.

Sebuah speedboat yang membawa sejumlah tenaga kerja Indonesia ( TKI) terlibat tabrakan di perairan Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara pada Jumat lalu.

Sebanyak 13 TKI selamat sat ini dan dibawa ke Puskesmas Sebatik. Sejumlah lainnya hilang dan tewas. 

Hingga hari Minggu ini, upaya pencarian korban oleh tim SAR gabungan telah menemukan 6 korban meninggal, dan diperkirakan masih ada 4 korban yang belum diketahui nasibnya.

“Korban yang terdata hingga hari ke 3, penumpang selamat 13, ditemukan meninggal dunia 6 orang, dan dalam pencarian 4 orang,” kata Octavianto.


Terkini Lainnya


Close Ads X