KPU Bantah Tak Netral di Pilkada Jawa Tengah

Kompas.com - 30/06/2018, 12:37 WIB
Ketua KPU Jawa Tengah Joko Purnomo saat ditemui di kantornya, Senin (25/6/2018) KOMPAS.com/NAZAR NURDINKetua KPU Jawa Tengah Joko Purnomo saat ditemui di kantornya, Senin (25/6/2018)

SEMARANG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Tengah membantah institusinya tak netral dalam pelaksanaan Pilkada Jawa Tengah. Ia menilai tuduhan yang seperti itu hanya persepsi dari pasangan salah satu calon.

Ketua KPU Jawa Tengah Joko Purnomo mengatakan, pihaknya selalu berusaha adil untuk semua pasangan calon yang berlaga. Semua proses serta tahapan di dalam kampanye juga dilakukan secara terbuka dan tidak ada yang ditutupi.

Masalah daftar pemilih tetap (DPT) yang dilaporkan bermasalah sebanyak 3 juta juga diselesaikan secara terbuka.

"Kalau di lapangan terjadi dinamika, itu tergantung pasangan calon. Kami fair dan adil untuk semua pasangan calon," kata Joko, Sabtu (30/6/2018).

Baca juga: Sudirman-Ida Kritik Lembaga-lembaga Survei di Pilkada Jateng

Calon Gubernur nomor urut 2 Sudirman Said-Ida Fauziyah sebelumnya mengatakan, jika Pilkada digelar secara fair, dirinya berpotensi menang. Namun dalam pelaksanaannya, ia mengklaim menemukan banyak kecurangan.

Menurut Joko, jika salah satu pihak memang tidak puas atas proses tahapan ada mekanisme tersendiri. Tim pemenangan pasangan calon dapat mengawal surat suara, baik di tingkat TPS, Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten hingga Provinsi.

Ia juga merinci bahwa rekapitulasi surat suara secara manual saat ini masih di tingkat kecamatan. Pada 2-6 Juli akan direkap di tingkat kabupaten dan 7-9 Juli direkap di tingkat Provinsi. Setelah direkap, lalu diadakan hasil siapa pemenang Pilkada.

"Kalau hasil tetap akhir belum puas ada mekanismenya," tambahnya.

Baca juga: Litbang Kompas: Kekuatan Pasangan Sudrajat-Syaikhu dan Sudirman-Ida Mengejutkan

Setelah diperoleh pemenang Pilkada, KPU akan mengusulkan ke DPRD Jawa Tengah agar diusulkan kepada Kemendagri agar dilakukan pelantikan mendapat sumpah janji.

"Pelantikan dimana terserah Kemendagri, karena itu sudah wilayah mereka," tambahnya.

Berdasar realcount KPU hingga Jumat (29/6/2018) malam dari data yang terkumpul melalui formulir C1 sebanyak 98,77 persen, atau 63.187 dari 63.973 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Berdasar data itu, Ganjar-Yasin yang diusung PDIP, PPP, Nasdem dan Demokrat mendapat suara sebanyak 10.235.780 atau 58,79 persen. Sementara Sudirman-Ida yang diusung Gerindra, PKB, PAN, dan PKS mendapat suara sebanyak 7.173.539 atau 41,21 persen.

Total suara yang masuk sebanyak 18.167.343, dengan suara sah sebanyak 17.399.719, dan tidak sah sebanyak 766.999. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Mei 2020

Regional
Penumpang Bandara YIA Tujuan Jakarta Wajib Memenuhi Syarat Ini

Penumpang Bandara YIA Tujuan Jakarta Wajib Memenuhi Syarat Ini

Regional
Waspada! Banjir Rob Terjang Pesisir Selatan Bali

Waspada! Banjir Rob Terjang Pesisir Selatan Bali

Regional
Belum Terapkan New Normal, Tanggap Darurat di Salatiga Diperpanjang Satu Bulan

Belum Terapkan New Normal, Tanggap Darurat di Salatiga Diperpanjang Satu Bulan

Regional
Kapolsek Ditahan, Posisi Terancam Diganti, Diduga Mabuk, Mobilnya Tabrak Rumah hingga Tewaskan Warga

Kapolsek Ditahan, Posisi Terancam Diganti, Diduga Mabuk, Mobilnya Tabrak Rumah hingga Tewaskan Warga

Regional
Salurkan BLT Dana Desa, Bupati Luwu Utara: Poinnya Bukan Bantuan, Tapi..

Salurkan BLT Dana Desa, Bupati Luwu Utara: Poinnya Bukan Bantuan, Tapi..

Regional
Gelombang Tinggi Merusak Bangunan di Pantai Selatan Gunungkidul

Gelombang Tinggi Merusak Bangunan di Pantai Selatan Gunungkidul

Regional
#BantuMakan, Aksi Mahasiswa Undip Bantu Teman yang Tak Mudik Selama Pandemi Covid-19

#BantuMakan, Aksi Mahasiswa Undip Bantu Teman yang Tak Mudik Selama Pandemi Covid-19

Regional
Gadis 16 Tahun Disetubuhi Ayahnya Sejak SD hingga Hamil, Terungkap Setelah Lahirkan Bayi

Gadis 16 Tahun Disetubuhi Ayahnya Sejak SD hingga Hamil, Terungkap Setelah Lahirkan Bayi

Regional
PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang 3 Hari, Jadi Masa Evaluasi Sebelum New Normal

PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang 3 Hari, Jadi Masa Evaluasi Sebelum New Normal

Regional
Baru Beoperasi, RSUP dr J Leimana Ambon Sudah Tangani 10 Pasien Corona

Baru Beoperasi, RSUP dr J Leimana Ambon Sudah Tangani 10 Pasien Corona

Regional
Sulit Tampilkan Wisata Budaya Saat New Normal, Bali Ingin Genjot Wisata Alam

Sulit Tampilkan Wisata Budaya Saat New Normal, Bali Ingin Genjot Wisata Alam

Regional
Sempat Tolak Makamkan Jenazah Ayah dengan Prosedur Corona, 1 Keluarga Positif Covid-19

Sempat Tolak Makamkan Jenazah Ayah dengan Prosedur Corona, 1 Keluarga Positif Covid-19

Regional
Wali Kota Pontianak: Penerapan New Normal Gagal Jika Masyarakat Tak Disiplin

Wali Kota Pontianak: Penerapan New Normal Gagal Jika Masyarakat Tak Disiplin

Regional
Tak Punya SIKM, 9 Orang Dilarang Naik Kereta Api Purwokerto Tujuan Jakarta

Tak Punya SIKM, 9 Orang Dilarang Naik Kereta Api Purwokerto Tujuan Jakarta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X