1 Juli, KPU Lakukan Pemungutan Suara Ulang Pilkada Jombang

Kompas.com - 30/06/2018, 08:49 WIB
Petugas melakukan proses scan formulir C dan C1 di KPU Jombang, Kamis (28/6/2018). KOMPAS.com/Muh SyafiiPetugas melakukan proses scan formulir C dan C1 di KPU Jombang, Kamis (28/6/2018).

JOMBANG, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jombang Jawa Timur, menetapkan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang pada salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) akibat adanya kelebihan kertas suara saat penghitungan hasil.

Coblosan ulang untuk Pilkada Jombang tersebut akan dilaksanakan untuk TPS 1 Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang  pada Minggu (1/7/2018).

Keputusan adanya Pemilu Ulang tersebut ditetapkan setelah KPU Jombang menggelar rapat bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Jogoroto, Kamis (28/6/2018) malam.

"Kita Lakukan Pemungutan Suara Ulang di TPS 1 Desa Tambar Kecamatan Jogoroto," kata  M. Fatoni, anggota KPU Jombang, Jumat (29/6/2018).

Baca juga: Real Count KPU, Pasangan Mundjidah-Sumrambah Unggul di Pilkada Jombang

"Logistik sudah siap, SDM siap untuk hari Minggu nanti. Nanti malam kami lakukan sosialisasi kepada warga setempat," tambah dia.

Pemungutan suara ulang Pilkada Jombang di TPS 1 Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, dilakukan akibat adanya kelebihan kertas suara saat Penghitungan suara Pemilihan Bupati - Wakil Bupati Jombang.

Di TPS 1, Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto, tercatat ada 497 orang yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dalam Pilkada untuk Pilgub Jawa Timur dan Pilbup Jombang pada Rabu (27/6/2018), tercatat ada 308 orang yang menggunakan hak pilih dan 189 lainnya tidak hadir.

Hasil penghitungan surat suara untuk pemilihan gubernur Jatim, jumlah surat suara yang terpakai adalah 308 dan sebanyak 189 suara tidak terpakai.

Namun, selisih kelebihan surat suara ditemukan saat penghitungan untuk hasil coblosan Pemilihan Bupati Jombang. Dalam penghitungan, terdapat kelebihan 25 surat suara.

Berdasarkan penghitungan Pilkada Jombang, pasangan Mundjidah Wahab-Sumrambah mendapatkan 148 suara, pasangan Nyono Suharli Wihandoko 115 suara, dan pasangan Syafi'in-Choirul Anam 36 Suara.

Dari penghitungan tersebut diketahui ada 34 Suara tidak sah. Total surat suara yang digunakan untuk Pilbup Jombang sebanyak 333 suara. Padahal, jumlah pemilih yang hadir sebanyak 308 orang. Meski sudah dilakukan penghitungan ulang, jumlah surat suara yang terpakai tetap 333.

Temuan itu akhirnya disikapi Panwascam Jogoroto. Panitia Pengawas Pemilu merekomendasikan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Jogoroto dilakukan pemungutan suara ulang.

"Rekomendasi dari Pengawas Pemilu agar dilakukan pemungutan suara ulang. Berdasarkan koordinasi dengan PPK Jogoroto, Minggu 1 Juli 2018 kita lakukan pemungutan suara ulang," ujar M. Fatoni.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Uang Study Tour, Ayah Bunuh Siswi SMP yang Tewas di Drainase Sekolah

Gara-gara Uang Study Tour, Ayah Bunuh Siswi SMP yang Tewas di Drainase Sekolah

Regional
Diduga Korsleting Listrik, Dua Ruangan SMA 1 Pangkah Tegal Dilalap Api

Diduga Korsleting Listrik, Dua Ruangan SMA 1 Pangkah Tegal Dilalap Api

Regional
Wapres Ma'ruf Amin Ingin Indonesia Jadi Produsen Ekonomi Halal Terbesar di Dunia

Wapres Ma'ruf Amin Ingin Indonesia Jadi Produsen Ekonomi Halal Terbesar di Dunia

Regional
Driver Ojol Asal Sragen yang Kena Peluru Nyasar Polisi Dioperasi, Kondisinya Membaik

Driver Ojol Asal Sragen yang Kena Peluru Nyasar Polisi Dioperasi, Kondisinya Membaik

Regional
Polisi Cari Pemasok Kartu Ponsel untuk 'Gojek Tuyul' di Malang

Polisi Cari Pemasok Kartu Ponsel untuk "Gojek Tuyul" di Malang

Regional
Tak Ada Gempa Susulan Usai Gempa 6,0 Guncang Maluku, Apa Penyebabnya?

Tak Ada Gempa Susulan Usai Gempa 6,0 Guncang Maluku, Apa Penyebabnya?

Regional
Dedi Mulyadi Usulkan Omnibus Law untuk Atasi Banjir DKI, Jabar dan Banten

Dedi Mulyadi Usulkan Omnibus Law untuk Atasi Banjir DKI, Jabar dan Banten

Regional
Warga 84 Desa di Sumenep Kurang Tertarik Jadi Penyelenggara Pilkada

Warga 84 Desa di Sumenep Kurang Tertarik Jadi Penyelenggara Pilkada

Regional
Gojek Tuyul Pemilik 41 Akun Diduga Memiliki Jaringan

Gojek Tuyul Pemilik 41 Akun Diduga Memiliki Jaringan

Regional
3 Tersangka Susur Sungai Sempor Digunduli, Dinas Pendidikan Sleman: Mereka Tidak Ditekan

3 Tersangka Susur Sungai Sempor Digunduli, Dinas Pendidikan Sleman: Mereka Tidak Ditekan

Regional
Kalau Sudah Definitif, Isdianto Wajib Dicalonkan sebagai Gubernur

Kalau Sudah Definitif, Isdianto Wajib Dicalonkan sebagai Gubernur

Regional
Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah

Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah

Regional
Tak Sadar Diberi Uang Palsu, Kakek Penjual Rujak Ini Sempat Bolak Balik Antar Pesanan Pelaku

Tak Sadar Diberi Uang Palsu, Kakek Penjual Rujak Ini Sempat Bolak Balik Antar Pesanan Pelaku

Regional
Seorang Pemuda di Lamongan Ditemukan Tewas di Sungai

Seorang Pemuda di Lamongan Ditemukan Tewas di Sungai

Regional
Iming-iming Nilai Bagus, Oknum Guru SMA Cabuli Siswinya Sendiri

Iming-iming Nilai Bagus, Oknum Guru SMA Cabuli Siswinya Sendiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X