Kompas.com - 29/06/2018, 20:59 WIB
Ilustrasi pesawat rebelcircus.comIlustrasi pesawat

AMBON, KOMPAS.com - Hujan lebat dan cuaca buruk yang melanda Kota Ambon menyebabkan sejumlah pesawat batal mendarat di Bandara Pattimura Ambon, Jumat (29/6/2018).

Selain batal mendarat, sejumlah penerbangan dari Bandara Pattimura menuju bandara lainnya terpaksa ditunda. 

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Pattimura Ambon, Amirudin Florensius mengatakan, cuaca buruk menyebabkan sejumlah penerbangan ditunda dan batal mendarat di Bandara Pattimura Ambon.

“Demi keselamatan penerbangan, maka sejumlah maskapai membatalkan mendarat di Bandara Pattimura begitupun sebaliknya," kata Amirudin di Bandara Pattimura Ambon, Jumat (29/6/2018).

Baca juga: Istirahat Makan Siang, 50 Pekerja Selamat dari Insiden Pesawat Jatuh

Dia menjelaskan, ada tiga maskapai penerbangan yang batal mendarat di Bandara Pattimura.

Ketiganya yakni pesawat Garuda Indonesia tujuan Makassar-Ambon dengan nomor penerbangan GA 640, Garuda Indonesia tujuan Kaimana-Ambon dengan nomor penerbangan GA 7633, dan pesawat Wings Air IW 1515 tujuan Saumlaki-Ambon.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Maskapai Garuda Indonesia GA 640 yang batal mendarat kembali ke Makassar. Sedangkan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 7633 berbalik arah ke Ternate," ucapnya.

"Dan pesawat Wings Air IW 1515 tujuan Saumlaki-Ambon mengalihkan pendaratan ke Sorong,” ungkapnya.

Sedangkan pesawat yang menunda penerbangan dari Bandara Pattimura Ambon yakni pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 7646 tujuan Ambon-Langgur dan pesawat Wings Air IW 1508 tujuan Ambon-Langgur.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X