Kompas.com - 29/06/2018, 12:56 WIB
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto (tengah), Kapolsek Senapelan Kompol Agung Triadi (kanan) dan Kasubag Humas Ipda Budhia memperlihatkan barang bukti sabu dan ekstasi saat ekspos, Jumat (29/6/2018). KOMPAS.com/IDON TANJUNGKapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto (tengah), Kapolsek Senapelan Kompol Agung Triadi (kanan) dan Kasubag Humas Ipda Budhia memperlihatkan barang bukti sabu dan ekstasi saat ekspos, Jumat (29/6/2018).
Penulis Aprillia Ika
|

PEKANBARU, KOMPAS.com - Dua orang mahasiswa tingkat akhir di salah satu universitas di Pekanbaru, Riau, ditangkap polisi karena diduga mengedarkan narkotika.

Buktinya, dari tangan pelaku polisi menyita 2,1 kilogram sabu-sabu dan 573 pil ekstasi siap edar.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto mengatakan, dua orang mahasiswa ditangkap bersama satu orang pengangguran.

"Dua mahasiswa berinisial AK warga Dumai dan DP warga Bengkalis. Keduanya semester 10. Sedangkan satu pengangguran berinisial DM warga Pekanbaru," kata Santo pada Wartawan saat eskpos di Mapolsek Senapelan, Pekanbaru, Jumat (29/6/2018).

Baca juga: Tangkap 3 Pengedar Narkoba, Polisi Amankan Sabu Senilai Rp 21 Miliar

Dia menjelaskan, ketiga tersangka ditangkap dalam sehari pada Jumat (23/6/2018) lalu oleh Polsek Senapelan yang dibekap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pekanbaru. Penangkapan dipimpin langsung Kapolresta Pekanbaru.

Penangkapan pertama dilakukan terhadap tersangka AK dan DI di kos-kosan di Jalan Arifin Ahmad, Kecamatan Marpoyan Damai. Sedangkan DM ditangkap di Jalan Pembangunan, Kecamatan Sukajadi.

"Penangkapan pertama, petugas menyita 10 butir pil ekstasi. Setelah dikembangkan, didapat barang bukti 2,1 kilogram sabu-sabu dan 573 butir pil ekstasi," papar Santo.

Menurut pengakuan ketiga pelaku, barang bukti dikirim dari wilayah Bengkalis, Riau. Kemudian, barang haram tersebut akan diedarkan di wilayah Kota Pekanbaru.

Baca juga: Dua Warga Aceh Utara Tertangkap Bawa 1,5 Kg Sabu di Bandara Kualanamu

"Ketiga tersangka merupakan jaringan pengedar dan kurir narkoba. Mereka juga mengaku diupah untuk mengantarkan barang kepada pemesan," sebut Santo.

Para pelaku mengaku sudah dua kali menjadi kurir narkoba. Pertama mereka diupah Rp7 juta. Sedangkan untuk yang kedua kalinya mereka belum mendapatkan upah, tapi sudah ditangkap polisi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.